Sponsors Link

5 Akibat Mata Silinder Tidak Memakai Kacamata Yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Setiap orang tentunya memiliki harapan agar kondisi kesehatan dan organ yang dimilikinya selalu dalam keadaan yang baik dan terjaga. Kondisi tersebut mengharuskan semua orang yang menginginkan kesehatannya terjaga perlu memperhatikan berbagai hal seperti menjaga pola makan yang baik serta berperilaku dengan gaya hidup sehat dan menghindari berbagai macam hal yang dapat menyebabkan datangnya berbagai macam permasalahan kesehatan dengan berbagai konsekuensinya.

ads

Salah satu organ penting tubuh yang perlu dijaga kesehatannya adalah mata dengan bagian bagian mata dan fungsinya. Mata merupakan organ tubuh yang memiliki fungsi penting sebagai indera penglihatan. Berbagai macam permasalahan ataupun kelainan pada mata tentu dapat menyebabkan fungsi tersebut terganggu atau pada kondisi yang sangat ekstrem dapat hilang segala fungsi penglihatannya. Salah satu kondisi permasalahan atau jenis jenis penyakit mata yang perlu diperhatikan dan dihindari adalah keadaan yang disebut sebagai mata silinder.

Mata silinder merupakan bentuk kelainan pada mata yang biasa disebut dalam istilah medis penyakit mata astigmatisma yaitu keadaan permasalahan mata yang terjadi karena kornea atau bagian lensa mata di dalam bola mata tidak dalam bentuk melengkung dengan sempurna. Kondisi mata silinder perlu diatasi dengan menggunakan kaca mata khusus yang disesuaikan dengan tingkat keparahan mata silinder tersebut. Dalam artikel di bawah ini dijelaskan mengenai efek yang dapat muncul akibat mata silinder tidak memakai kacamata.

  1. Penglihatan menjadi kabur

Bentuk akibat mata silinder tidak memakai kacamata yang pertama adalah menyebabkan penglihatan ganda dan kabur. Kondisi penglihatan yang kabur tersebut terjadi karena memang cahaya yang masuk ke dalam mata akan mengalami pembiasan sehingga tidak tepat jatuh pada retina. Kacamata silinder yang dipakai oleh para penderita mata silinder dapat menjadikan pembiasan cahaya tidak terjadi sehingga dapat jatuh tepat pada retina. Karena fungsinya tersebut maka para penderita mata silinder tentu akan menjadi kabur penglihatannya tanpa menggunakan kacamata.

  1. Munculnya gejala mata silinder

Selain penglihatan yang kabur, akibat mata silinder tidak memakai kacamata lain adalah munculnya beberapa gejala yang sifatnya sangat menganggu. Beberapa gejala mata silinder tersebut diantaranya seperti mata yang mudah lelah dan cepat mengantuk, serta kepala yang pusing. Kondisi kesemua gejala tersebut tentu berakibat pada terganggunaya aktivitas yang dilakukan oleh para penderita mata silinder serta menyebabkan penurunan kesehatan yang meskipun tidak berarti tepat saja cukup menganggu.

  1. Penglihatan tidak jelas

Hal lainnya yang juga dapat terjadi ketika seorang penderita mata silinder tidak menggunakan kacamata adalah penglihatan yang tidak jelas. Penglihatan tidak jelas tersebut seperti ada banyakan pada objek yang dilihat akibat kondisi pembiasan pada cahaya sebagai akibat dari kondisi kornea yang tidak normal pada penderita mata silinder tersebut.

  1. Rasa panas pada mata

Keadaan lain yang juga dapat muncul sebagai suatu gejala akibat kondisi mata silinder yang tidak memakai kacamata sebagai upaya pengatasnnya adalah rasa panas di daerah mata. Rasa panas yang muncul pada mata tersebut dapat menyebabkan munculnya beberapa gangguan lain seperti kesulitan dalam tidur, konsentrasinya buyar, serta hal hal lainnya.

  1. Memperparah kondisi mata silinder

Keadaan mata silinder tidak akan semakin parah ketika dengan segera dapat dideteksi serta mendapatkan penanganan yang tepat salah satunya menggunakan kacamata silinder. Ketika seseorang yang mengalami mata silinder tidak diatasi dengan baik dan tidak menggunakan kacamata silinder bagi secara tidak teratur maupun tidak sama sekali tentu dapat menimbulkan akibat yakni memperparah kondisi mata yang silinder serta menjadikan resiko kesulitan penanganan dan pengobatannya semakin besar.

Itulah beberapa resiko atau akibat mata silinder tidak memakai kacamata silinder dalam setiap aktivitasnya. Secara umum sebenarnya tidak ada kondisi yang membahayakan kesehatan ketika panderita mata silinder tidak menggunakan kacamata namun tetap saja memang akan menyebabkan munculnya gejala yang menganggu serta kemampuan penglihatan menjadi berkurang. Seseorang penderita mata silinder tidak dapat menggunakan kacamata biasanya disebabkan oleh beberapa hal yang salah satunya karena kemalasan dan ketidakbiasaan penggunaan kacamata sebelumnya.

Selain penderita mata silinder harus pakai kacamata, beberapa gejala dan akibat yang muncul dari kondisi bahaya mata silinder dapat dikurangi maupun dicegah kemunculannya dengan beberapa cara. Beberapa cara yang dapat dilakukan tersebut diantaranya seperti memperbanyak konsumsi buah dan sayuran dengan kandungan vitamin A untuk menjaga kesehatan mata, memberikan waktu istirahat pada mata yang lebih, mengkonsumsi suplemen makanan khusus mata yang dapat didapatkan melalui resep dari dokter maupun membelinya secara langsung di apotek, serta menghindari untuk menatap layar baik TV, gadget, PC, dan laptop terlalu lama.

Bagi penderita mata silinder yang tidak menginginkan menggunakan kacamata ada cara lain yang dapat dilakukan dalam mengatasi mata silinder yakni melalui penggunaan lensa kontak yang lebih tidak menganggu dibandingkan kacamata serta melalukan operasi lasik. Operasi lasik merupakan bentuk tindakan medis yang dilakukan untuk memperbaiki bentuk kornea menggunakan laser yang memang menjadi salah satu bentuk pengobatan pada mata silinder.

, , ,