Sponsors Link

Alergi Mata pada Anak: Jenis, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Sponsors Link

Ada banyak ragam penyakit mata yang dapat mengganggu kesehatan mata anak-anak dan berdasarkan sifatnya ada dua macam penyakit mata, yaitu: penyakit mata menular dan tidak menular. Saat penyakit mata dipicu oleh iritasi karena bakteri dan virus pada umumnya bersifat menular sedangkan yang dipicu oleh alergi maka pada umumnya bersifat tidak menular.

ads

Baca juga:

Alergi yang terjadi pada mata merupakan akibat dari reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap zat asing yang berasal dari luar mata. Ada beberapa pemicu munculnya alergi pada mata, antara lain: debu rumah, tungau, zat kimia, serbuk sari, dan bulu binatang. Berikut ini jenis alergi yang bisa menyerang anak-anak:

1. Konjungtivitis Alergi

Konjungtivitis alergi adalah reaksi alergi berupa mata yang memerah karena tungau debu, bulu hewan, dan serbuk sari yang menyebabkan peradangan pada konjungtiva. Konjungtiva adalah mukosa permukaan bola mata yang berfungsi sebagai pertahanan dari antigen dan mikroorganisme dari luar mata. Alergi ini bisa menyerang orang dewasa dan anak-anak, tetapi kebiasaan buruk anak-anak mengucek mata dengan tangan kotor atau bermain di tempat dengan produksi debu yang banyak dapat berpotensi lebih tinggi untuk mengidap alergi.

2. Konjungtivitis Vernalis

Konjungtivitis vernalis adalah peradangan kronis pada konjungtiva yang disebabkan oleh alergi. Penyakit ini sering menyerang anak laki-laki dibandingkan perempuan. Penyakit ini pada umumnya menyerang anak-anak berumur 10 tahun yang memiliki eksem, asma, atau alergi musiman. Pada umumnya penyakit ini tidak hanya menyerang penderitanya satu kali, dia bisa menyerang secara berulang-ulang jadi dibutuhkan pengobatan jangka panjang. Dan pada umumnya penyakit ini biasanya akan hilang saat si penderita sudah mulai dewasa.

3. Konjungtivitis Papiler Raksasa

Konjungtivitis papiler raksasa adalah alergi mata yang muncul karena ketidak cocokan mata dengan lensa kontak. Alergi jenis ini khususnya menyerang anak-anak sekolah yang mungkin menggantikan penggunaan kaca mata dengan lensa mata. Waspadalah jika saat penggunaan lensa kontak anak Anda mengalami produksi kotoran mata dan air mata yang banyak, mata terasa gatal, apalagi jika sampai muncul pembengkakan pada mata, sebaiknya hentikan penggunaan lensa kontak dan ganti dengan menggunakan kaca mata.

4. Kontak Dermatokonjungtivitis

Kontak dermatokonjungtivitis adalah suatu alergi yang disebabkan karena obat tetes mata. Selain disebabkan oleh obat tetes mata kontak dermatokonjungtivitis juga disebabkan oleh penggunaan kosmetik, tetapi sedikit tidak memungkinkan jika alergi ini menyerang anak-anak karena penggunaan kosmetik. Jika anak Anda sedang mengalami perawatan dengan menggunakan obat tetes mata pastikan untuk menggunakan obat tetes sesuai dengan yang dianjurkan oleh dokter jangan menggunakan obat tetes mata yang sembarangan.

5. Bacterial Conjunctivitis (mata merah)

Bacterial conjunctivitis adalah penyakit mata menular dengan ciri-ciri konjungtiva berwarna merah dan mengalami peradangan yang disebabkan oleh virus atau bakteri dan alergi terhadap zat kimia seperti polusi udara, asap, dan uap yang sering menyerang anak-anak.

Baca juga:

Sponsors Link

Penyebab Alergi Mata pada Anak 

Pada pembahasan sebelumnya sudah disampaikan ada beberapa hal yang dapat menyebabkan alergi mata pada anak-anak, diantaranya:

  1. Tungau debu rumah
  2. Serbuk sari
  3. Bulu binatang
  4. Makanan
  5. Zat kimia (seperti: polusi udara, asap rokok, uap, dll)
  6. Obat tetes mata
  7. Penggunaan lensa kontak

Baca juga: Manfaat Wortel untuk Mata Minus.

Gejala Alergi Mata pada Anak

Alergi dapat menyerang mata yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap debu, serbuk sari, ataupun bulu binatang. Jagalah kebersihan mata terutama jika anak Anda mengidap penyakit eksema, asma, atau alergi musiman karena anak yang mengidap penyakit tersebut lebih mudah terserang konjungtivitis vernalis. Berikut ini beberapa gejala yang harus orang tua curigai untuk mendeteksi awal munculnya alergi pada mata anak, antara lain:

  • Mata Terasa Gatal

Rasa gatal muncul saat tubuh memproduksi histamin. Histamin berfungsi untuk membantu memerangi penyebab alergi. Rasa gatal terkadang muncul saat mata kontak langsung dengan penyebab alergi, seperti saat mata berkontak langsung dengan serbuk sari di musim semi atau saat mata berkontak langsung dengan debu saat membersihkan rumah.

  • Mata Terlihat Kemerahan

Perubahan warna mata menjadi merah disebabkan oleh misdiagnosis konjungtivitis. Warna cahaya merah yang timbul tidak terlalu terlihat jelas karena pengaruh alergi yang menyerang mata dan kemerahan pada mata ini dapat disembuhkan dengan menggunakan obat tetes mata.

  • Mata Membengkak

Menurut beberapa sumber, penyebab alergi dapat menyebabkan timbulnya kantung mata, contohnya seperti pembengkakan pada kelopak mata bagian bawah. Gejala pembengkakan pada mata ini pada umumnya timbul pada anak-anak yang menggunakan bantuan lensa kontak untuk menggantikan kaca mata.

Sponsors Link

  • Mata Berair

Gejala lain yang sering muncul pada anak-anak yang mengidap alergi pada mata adalah mata cenderung berair, hal itu disebabkan oleh penurunan fungsi mata untuk menanggapi kekeringan pada mata. Alergi dapat memacu produksi cairan putih/bening yang sering menggumpal dan mengering pada sudut mata, sehingga sering dianggap orang sebagai kotoran mata.

Baca juga: Ciri-ciri Mata BelekanCara Merilekskan Mata.

Cara Mengatasi Alergi Mata pada Anak

  1. Hindari kontak langsung antara mata anak dengan sumber alergi.
  2. Jika pasien alergi terhadap tungau/debu didalam rumah gunakan pelindung mata untuk anak terutama saat melakukan kegiatan yang berhubungan langsung dengan debu seperti menyapu.
  3. Jika disebabkan oleh serbuk sari, hindari kemungkinan serbuk sari untuk masuk ke dalam ruangan rumah atau gunakan pelindung mata saat bepergian terutama saat melewati tempat yang memiliki sumber dari serbuk sari.
  4. Jika sumber berasal dari zat kimia maka hindari kontak langsung antara mata dengan zat kimia. Dan jika disebabkan oleh ketidakcocokan saat penggunaan lensa kontak, hentikan terlebih dahulu penggunaan lensa kontak dan ganti dengan kaca mata.
  5. Jaga kebersihan mata anak dengan air bersih hangat.
  6. Secara tradisional gunakan pengobatan dengan menggunakan bantuan bawang putih. Cuci bersih terlebih dahulu muka anak Anda terutama dibagian mata lalu keringkan dengan menggunakan kain bersih. Cuci bersih bawang putih dan potong sedikit dibagian ujungnya.Gosok secara perlahan bagian bawah bawang putih di kelopak mata bawah. Pengobatan ini memang akan menimbulkan efek yang perih dan sedikit gatal. Ulangi pengobatan ini hingga alergi sembuh.
  7. Kompres mata anak jika muncul rasa gatal yang mengganggu, jaga kebiasaan anak untuk menggosok mata terutama jika menggosok dengan tangan yang kotor.
  8. Jika secara tradisional tidak bisa dilakukan, lakukan terlebih dahulu pemeriksaan ke dokter. Kemungkinan akan direkomendasikan obat antihistamin (untuk mengurangi reaksi yang timbul karena alergi) dan anti-inflamasi atau obat tetes mata.

Baca juga: Manfaat Buah Rimbang untuk MataManfaat Buah Bit untuk Mata.

Demikian informasi mengenai alergi mata pada anak, semoga bermanfaat dan jaga selalu kesehatan mata anak Anda.

, , , , , ,
Oleh :