Sponsors Link

Penyebab Benjolan di Dalam Kelopak Mata Tapi Tidak Sakit dan Pengatasan

Sponsors Link

Sebagian orang mungkin pernah mengeluhkan gangguan mata yang tidak kunjung sembuh. Diantara dari mereka yang mengalaminya mengeluhkan bahwa matanya terasa gatal, berair dan timbul benjolan kecil. Namun sebagian banyak orang masih tidak memahami apa yang mereka alami sebenarnya, mereka hanya mengerti dengan istilah bintitan.

ads

Kenapa ada benjolan keras di kelopak mata dan ada juga benjolan di dalam kelopak mata tapi tidak sakit? Perlu diketahui bahwa tidak semua yang berbentuk benjolan dan memerah adalah bintitan. Ada beberapa jenis-jenis penyakit mata yang juga menyerang kelopak mata dan belum banyak orang ketahui, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Kalazion

Penyakit mata chalazion adalah peradangan pada kelopak mata yang bersifat kronik. Penyebab terjadinya kalazion adalah adanya penyumbatan cairan kelenjar meibom, sehingga vaoran yang menumpuk akan membentuk benjolan yang berisi cairan.

Kalazion dialami baik wanita maupun pria. Namun, dibandingkan dengan anak-anak, biasanya kalazion ini dialami oleh orang dewasa. Kalazion menimbulkan benjolan, dan benjolan ini ketika diraba terasa keras atau lunak namun tidak ada rasa nyeri.

Kalazion biasa terjadi selama beberapa minggu. Umumnya penyakit ini dapat sembuh tanpa penanganan khusus. Benjolannya akan hilang dengan sendirinya. Namun, bisa diobati dengan memberi antibiotik dan pengangkatan benjolan.

  1. Hordeolum

Hordeolum adalah peradangan yang terjadi pada kelenjar meibom dan zeiss pada kelopak mata akibat terjadinya infeksi bakteri. Infeksi bakteri yang mengenai kelopak mata dapat membuat mata membengkak dan timbul benjolan kecil di area kelopak mata. Hordeolum dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Hordeolum eksternal : yaitu hordeolum yang terjadi di kelopak mata bagian luar
  • Hordeolum internal : yaitu hordeolum yang terjadi di kelopak mata bagian dalam

Hordeolum bersifat akut, jadi penyakit ini akan sembuh dalam 3 sampai 10 hari apabila menggunakan pengobatan yang tepat. Namun, hordeolum ini sebenarnya tidak memerlukan pengobatan khusus, dan bisa diobati sederhana dirumah.

Hordeolum biasanya akan menimbulkan benjolan pada kelopak mata yang terasa nyeri dan panas. Terkadang hordeolum juga menyebabkan mata menjadi merah dan mata terasa mengganjal sehingga mengganggu penglihatan si penderitanya.

  1. Alergi

Benjolan pada kelopak mata juga bisa disebabkan oleh alergi. Alergi dapat terjadi pada sesuatu seperti debu, kotoran bahkan udara panas, dingin dan angin. Hal ini membuat aktifnya sel-sel yang melindungi tubuh sehingga menimbulkan pembengkakan.

  1. Abses

Abses bisa saja terjadi di daerah mata. Abses disebabkan oleh adanya infeksi virus dan bakteri. Bagi seseorang yang menderita benjolan di kelopak mata, mungkin pernah mengalami dan merasakan gejala-gejala berikut ini:

  • Adanya benjolan di kelopak mata
  • Adanya pembengkakan di bagian dalam kelopak mata
  • Kelopak mata Nampak kemerahan
  • Ada yang terasa nyeri ketika berkedip dan ada yang tidak
  • Rasa tidak nyaman ketika berkedip
  • Mata terasa gatal
  • Pandangan terhalang oleh benjolan yang timbul
  • Mata berair
  • Tidak nyaman karena merasa ada yang mengganjal di mata

Untuk benjolan di dalam kelopak mata tapi tidak sakit, mungkin bisa disebut kalazion. Karena kalazion tidak menimbulkan rasa nyeri pada kelopak mata. Tidak perlu khawatir apabila mengalami kalazion ini, karena kalazion tidak membutuhkan pengobatan khusus. Meski tidak perlu dikhawatirkan tetap kita harus memberikan pengobatan yang tepat.

Cara menghilangkan benjolan di dalam kelopak mata, kita dapat menggunakan bahan sederhana di rumah dan dapat dicoba sendiri di rumah, yaitu dengan cara sebagai berikut:

  • Mengompres mata dengan air hangat. Gunakan handuk kecil yang kemudian direndam dengan air hangat, setelah itu diperas dan ditempelkan pada mata yang mengalami benjolan. Lakukan kegiatan ini rutin selama masa pengobatan sampai benjolannya mengecil dan menghilang. Lakukan hal ini sebanyak 3 sampai dengan 4 kali sehari dalam waktu 5 sampai dengan 10 menit. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi rasa tidak nyaman dan rasa mengganjal pada bagian kelopak mata.
Sponsors Link

  • Pijat area kelopak mata dengan lembut untuk perlahan mengeluarkan cairan yang ada dalam benjolan. Namun perlu diperhatikan untuk tidak sembarang memecahkan benjolan pada kelopak mata dikarenakan terjadi iritasi atau infeksi yang justru membahayakan. Pastikan saat melakukan pemijatan di area kelopak mata ini tangan sudah bersih dan steril.
  • Membersihkan kelopak mata dengan mencuci muka setidaknya paling sedikit dua kali sehari untuk menghilangkan minyak dan sel-sel kulit mati yang nantinya dapat menyebabkan cairan tersebut membentuk sebuah benjolan.

Untuk mengurangi benjolan terjadi, anda juga dapat melakukan hal-hal berikut ini:

  • Tidak mencuci mata terlalu sering. Hal ini dikarenakan apabila terlalu sering mencuci mata, maka mata akan memerah dan gatal. Sehingga kita akan terus menggosok mata, hal ini sangat dilarang, karena terus menggosok mata hanya membuat mata semakin merah.
  • Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang mata. Hal ini dikarenakan mata sensitif terhadap kotoran sedikitpun sehingga dalam memegang mata hendaknya tangan kita steril agar tidak membuat mata gatal dan merah.
  • Kompres mata dengan air hangat. Mengompres mata dengan air hangat dapat membantu meredakan bengkak pada mata. Selain itu, mengompres mata dapat melancarkan aliran darah. Lakukan hal ini rutin sehari 3 sampai dengan 4 kali dalam sehari.
  • Menjaga kebersihan. Menjaga kebersihan dapat dilakukan dengan rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang mata. Cuci muka minimal 2 kali dalam sehari.
  • Memberi pengobatan yang tepat pada mata seperti menggunakan salep atau antibiotik. Namun dalam pengobatan jenis ini tetap harus dengan resep dokter.

Sebenarnya sulit dalam menentukan benjolan yang terjadi di kelopak mata tanpa adanya pemeriksaan secara langsung. Untuk itu, baiknya periksakan diri anda ke dokter. Dengan memeriksakan langsung ke dokter kita akan mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat. Dalam kasus berat lainnya mungkin akan diperiksakan oleh dokter mata secara langsung dengan menggunakan alat khusus.

Jadi, mata yang menimbulkan benjolan tidak hanya disebabkan oleh infeksi bakteri saja. Pada kondisi tertentu, hal ini dapat disebabkan oleh penyumbatan kelenjar kelopak mata tanpa adanya infeksi bakteri. Kelenjar yang menyumbat akan terjadi penumpukan dan memicu terjadinya inflamasi pada kelopak mata yang akhirnya menyebabkan benjolan. Dan benjolan yang tidak terasa nyeri biasa disebut dengan chalazion.

, ,