Sponsors Link

Bintik Hitam di Mata: Penyebab, Bahaya dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

bagian mataSecara normal, manusia terlahir dengan sklera mata yang putih bersih. Sklera, atau bagian putih di mata, memiliki fungsi untuk menjadi dinding pendukung bagi bola mata. Sklera ini menjadi penyokong bagi kornea, iris, dan pupil untuk dapat melihat ke berbagai titik. Sklera juga dilengkapi dengan konjungtiva, yaitu selaput lendir yang memberikan pelumas pada mata secara terus menerus.

ads

Meskipun fungsi optikal atau fungsi penerimaan cahaya terjadi di kornea, namun bukan berarti sklera menjadi tidak berarti. Sklera pun memiliki fungsi khusus dan perlu dijaga pula, agar mata tetap berfungsi optimal. Bahkan sklera mata yang putih dan bersih akan meningkatkan penampilan Anda. Baca juga: Bagian-Bagian Mata.

Akan tetapi, kadang-kadang ada beberapa tanda-tanda khusus dari sklera yang terkadang diabaikan. Salah satu contohnya adalah muncul bintik hitam kecil di mata. Bintik hitam kecil ini dapat berarti wajar atau normal, namun pada beberapa kasus, bintik hitam pada mata menjadi suatu tanda khusus. Ada apa dengan bintik hitam di mata? Apa yang menyebabkan munculnya bintik hitam tersebut?

Artikel kali ini akan membahas tentang bintik hitam pada mata. Sekaligus mengetahui tentang kenapa bintik hitam ini muncul, dan akibat yang dihasilkan. Seperti yang sudah disebutkan, bintik hitam pada mata ada berbagai jenis. Bintik hitam ini dapat menyimpan suatu pertanda khusus, yang apabila diabaikan, dapat menjadi sebuah masalah.

Baca juga:

Penyebab Bintik Hitam di Mata

Sebelumnya, berikut ini beberapa penyebab adanya bintik hitam di sklera yang harus kita ketahui:

1. Tanda Lahir dan Tahi Lalat

Terkadang di tubuh manusia terjadi penumpukan sel kulit. Sel kulit yang menumpuk ini menimbulkan bintik hitam, yang oleh orang Indonesia kerap disebut dengan tahi lalat. Tahi lalat ini tak hanya muncul di kulit, namun juga di mata. Memang jarang ada orang yang memiliki tahi lalat di mata, namun hal ini bukan sesuatu yang aneh atau berbahaya.

Tahi lalat di mata merupakan bawaan lahir, dan selama tahi lalat ini tidak membesar, maka sebenarnya tidak ada masalah. Namun apabila tahi lalat atau tanda lahir ini kemudian mengganggu penglihatan, seperti misalnya menutupi kornea, maka ada baiknya Anda segera melakukan pemeriksaan, karena di sini ada kemungkinan bintik hitam pada mata tersebut dapat membesar. Ditakutkan, apabila bintik hitam pada mata ini dibiarkan secara secara terus menerus, maka dikhawatirkan akan membesar. pada beberapa kasus hal ini dapat menyebabkan kebutaan.

2. Infeksi

Salah satu penyebab munculnya bintik hitam di bagian putih mata adalah akibat dari bola mata terkena infeksi. Sesungguhnya Mata adalah organ yang lembut dan sensitif. Terkena benda asing pada bola mata akan menyebabkan mata terkena infeksi. Banyak hal yang bisa menyebabkan mata muncul bintik hitam, salah satu penyebabnya adalah terkena infeksi dan atau terbentur. Selain itu, mata terkena pukulan atau terkena benda keras juga dapat menyebabkan bagian putih mata terdapat bintik hitam.

Bintik hitam yang terjadi di bagian putih mata ini adalah akibat dari adanya penggumpalan darah. Cedera di bagian mata ini bisa berakibat fatal. Selain bisa memberi pengaruh kinerja fungsi mata Anda, cedera itu juga akan membuat pandangan menjadi terganggu. Jika cedera itu membuat munculnya pendarahan di dalam bagian mata, cedera itu akan membuat mata menjadi mengalami penggumpalan darah. Penggumpalan darah yang terjadi di dalam mata, lama kelamaan akan membuat gumpalan darah itu berubah menjadi menghitam.

Baca juga:

Sponsors Link

3. Kanker Mata

Kanker juga dapat menyerang mata. Salah satu tanda yang mudah terlihat adalah apabila mata Anda muncul bintik hitam, padahal sebelumnya sklera mata Anda tidak punya bintik hitam. Periksakan mata Anda, apabila selain bintik hitam di sklera ada gejala lain seperti berikut ini:

  • Terjadi masalah dengan penglihatan (pandangan mulai menjadi kabur atau tiba-tiba tidak bisa melihat)
  • Seperti ada bintik-bintik atau bercak melayang di pandangan Anda (floaters)
  • Pupil atau bagian hitam di mata membesar atau mengecil
  • Posisi bola mata agak janggal, berbeda dari biasanya
  • Mata terlihat seperti melotot
  • Mata bergerak dengan cara yang janggal, berbeda dari biasanya
  • Menjadi sensitif terhadap cahaya, mudah merasa silau dan mudah pusing apabila melihat gambar bergerak cepat
  • Mata membengkak dan kemerahan yang parah
  • Mata terasa sakit
  • Mata berair secara tiba-tiba
  • Mata sulit fokus pada satu obyek, padahal sebelumnya bisa

Kanker mata sendiri ada tiga macam: intraokular primer, intraokular sekunder, dan kanker orbit. Faktor resiko pada ketiga kanker ini berbeda-beda, dan memiliki gejala yang berbeda pula.

Sebagian besar kasus kanker mata terjadi di dalam bola mata, yang gejala stadium awalnya seringkali tidak terdeteksi. Permasalahan baru mulai terasa apabila melanoma sudah mulai membesar. Namun, apabila terjadi di bagian luar, akan muncul beberapa gejala yang mudah terlihat, salah satunya adalah muncul bintik hitam di sklera mata.

Untuk proses diagnosis awal untuk kanker mata, pada umumnya akan dilakukan langsung oleh dokter ahli mata. Selain menanyakan gejala-gejala yang pernah Anda alami, terdapat pula beberapa pemeriksaan yang lebih mendetail yang mungkin dianjurkan. Proses-proses pemeriksaan mata tersebut meliputi:

  • Pemeriksaan kondisi mata, seperti periksa menggunakan optalmoskopi dan biomikroskopi.
  • USG mata.
  • Angiogram untuk memeriksa pembuluh darah di dalam bola mata.
  • Prosedur pengambilan sampel jaringan untuk kemudian diperiksa di laboratorium.
ads

Jika Anda ternyata terbukti mengidap kanker mata, dokter akan menyarankan sejumlah tes lanjutan untuk memeriksa penyebaran kanker. Pemeriksaan semacam tes darah, CT dan MRI scan, dan juga USG perut merupakan beberapa contoh tes yang mungkin akan dianjurkan.

Jenis pengobatan yang dianjurkan oleh dokter akan ditentukan berdasar jenis kanker mata yang muncul, besaran tumor, dan tingkat penyebaran kanker di tubuh. Usia dan kondisi kesehatan pasien secara umum juga akan berpengaruh besar dalam pembuatan keputusan ini. Namun, langkah pengobatan yang utama dilakukan pada kanker mata adalah:

  • Kemoterapi
  • Radioterapi
  • Terapi laser, salah satunya adalah menggunakan sinar infra merah
  • Operasi pengangkatan tumor dan sebagian jaringan sehat di sekitarnya. Pada kasus serius, dilakukan pengangkatan seluruh bola mata.

Bahaya Bintik Hitam di Mata

Tadi telah disebutkan mengenai kemunculan titik hitam di mata. Titik hitam ini terjadi disebabkan oleh berbagai macam hal, dan memiliki makna berbeda-beda. Penjabarannya akan dijelaskan sebagai berikut:

  1. Bintik hitam yang disebabkan oleh adanya tanda lahir tidak berbahaya dan wajar saja. Pada mayoritas orang, tanda lahir di mata ini tidak berubah melebar atau menjadi ganas. Tanda lahir di mata ini tidak perlu dihilangkan. Meski demikian, pengangkatannya bisa dilakukan melalui operasi pengangkatan.
  2. Bintik hitam yang disebabkan tanda lahir ini tidak berbahaya, selama tidak berada di bagian kornea mata. Tahi lalat yang muncul di sklera tidak mengganggu fungsi penglihatan. Namun apabila berada di kornea, kemungkinan tahi lalat ini akan membesar dan menyebabkan kebutaan. Oleh karena itu, dokter mungkin akan menyarankan untuk mengangkat tahi lalat tersebut melalui jalur operasi. Baca juga: Penyebab Kebutaan Mata.
  3. Bintik hitam karena infeksi akan fatal, terutama jika infeksi itu berpotensi merusak jaringan mata dan juga merusak syaraf mata. Anda perlu perhatikan juga beberapa faktor yang menjadi penyebab infeksi, salah satunya yaitu dengan cara mewaspadai bahaya lensa kontak untuk mata, atau softlens, yang sering diabaikan oleh masyarakat terutama bagi kalangan remaja. Anda juga harus memahami dan mengurangi kebiasaan buruk yang menyebabkan mata iritasi dan infeksi, salah satunya adalah kebiasaan mengucek mata dengan tangan yang kotor. Sesungguhnya mata yang kemasukan debu tidak boleh dikucek, karena justru akan merusak selaput pelindung mata Anda.
  4. Penggumpalan darah yang menyebabkan munculnya bintik hitam di mata akan berbahaya, sebab penggumpalan darah yang terjadi di mata akan menjadi penyebab tersumbatnya aliran darah yang menuju ke mata. Akan sangat dibutuhkan tindakan medis yang serius dan juga pengecekan aliran darah terhadap orang yang mengalami penggumpalan darah yang ada di mata. Salah satu tanda yang mudah dideteksi oleh orang dengan penggumpalan darah di mata serius adalah apabila mengalami floaters. Baca juga: Cara Mengobati Floaters pada Mata.
  5. Titik hitam di mata dapat menjadi pertanda penyakit yang bervariasi, mulai dari yang ringan sampai ke yang berat. Penyakit mata yang berat contohnya adalah kanker mata, yaitu  di mana di dalam mata tumbuh sel yang tidak normal sampai-sampai merusak jaringan sel normal. Apabila sel kanker itu tidak tumbuh di jalur penglihatan, maka induk kanker tersebut bisa diangkat. Namun sayangnya apabila tumbuh di jalur penglihatan, maka bisa berpotensi mengalami kebutaan. Pada kasus bintik hitam yang menjadi pertanda kanker, akan dibutuhkan uji patalogi anatomis. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa ganas pertumbuhan sel kanker yang ada pada mata tersebut.
  6. Tumor jinak tidak seberbahaya tumor ganas, asalkan tumor itu masih berada pada bentuk yang kecil dan tidak tumbuh di jalur penglihatan. Namun operasi pengangkatan tetap perlu dilakukan pada tahapan ini.

Nah, demikian tadi beberapa jenis bintik hitam di bagian sklera atau putih mata yang wajib Anda waspadai.

Baca juga:

Mata adalah organ yang vital namun rapuh. Jadi sudah sebaiknya kita memperhatikan kesehatan mata kita dari hal-hal yang mungkin akan membahayakan dan membawa kerusakan pada mata. Hindari kebiasaan buruk seperti merokok dan memakan makanan-makanan yang mengandung bahan kimia yang tidak sehat. Selain itu secara rutin perhatikan konsumsi antioksidan dalam tubuh, demi menjaga agar tubuh tetap selalu terlindung dari radikal bebas.

Hindari juga melihat langsung ke pancaran sinar ultraviolet yang berpotensi dapat memberi kerusakan pada mata. Apabila Anda menyadari adanya bintik hitam di bagian sklera mata, walaupun tidak terasa adanya gangguan pada penglihatan, tetaplah lakukan pemeriksaan pada dokter.

Pemeriksaan pada dokter dapat menjadi solusi paling tepat untuk menjaga kesehatan mata Anda dari bintik hitam di mata. Dokter dapat memberikan solusi paling tepat dalam menangani bintik hitam yang muncul di sklera atau putih mata Anda, apakah perlu dilakukan pengangkatan ataukah cukup dengan melakukan terapi tertentu.

Disarankan bagi Anda yang ingin terhindar dari bintik hitam di mata untuk mengkonsumsi makanan dengan vitamin A dan antioksidan yang tinggi, seperti contohnya adalah wortel dan apel.

, , , , , ,