Sponsors Link

Cara Mengobati Mata Berdarah di Bagian Putih

Sponsors Link

Pendarahan pada mata di bagian putih atau sklera sesungguhnya adalah hal yang umum terjadi. Gangguan ini biasa disebut sebagai pendarahan subkonjungtiva. Sebab pada sklera mata manusia terdapat jaringan subkonjungtiva dan bagian itulah yang luka dan mengeluarkan darah ketika bagian putih mata Anda dipenuhi bercak darah. Konjungtiva adalah lapisan terluar pelindung bola mata. Di dalamnya, terdapat saraf dan pembuluh darah yang tipis dan rapuh.

ads

Pendarahan subkonjungtiva bisa disebabkan oleh banyak hal seperti trauma fisik, iritasi, sampai karena batuk atau bersin yang berlebihan. Kegiatan inilah yang pada akhirnya membuat pembuluh darah di dalam konjungtiva pecah dan menimbulkan bercak merah.

Tidak serupa dengan sikatrik kornea yang memerlukan proses penyembuhan yang lama, pengobatan pendarahan subkonjungtiva umumnya tidak begitu rumit. Sebab, pendarahan pada mata berdarah di bagian putih tidak jauh berbeda dengan memar di dalam bagian kulit manusia. Kurang dari 2 minggu, bercak berwarna merah di bagian putih mata akan berubah menjadi oranye, kuning, lalu menghilang.

Kendati demikian, Anda tidak diperkenankan untuk diam saja ketika mendapati adanya pendarahan subkonjungtiva. Tentu, Anda harus segera mencari pertolongan. Jika pendarahan yang terjadi tidak begitu parah yakni hanya muncul bercak pada bagian putih mata, maka cara mengobati mata berdarah di bagian putih bisa dilakukan dengan cara berikut.

  • Pendarahan subkonjungtiva yang disebabkan oleh iritasi ringan bisa diatasi hanya dengan penggunaan air mata buatan (artifisial teras), atau
  • Kompreslah mata Anda dengan handuk yang sebelumnya sudah direndam dalam air dingin. Menilik pada fakta bahwa pendarahan subkonjungtiva bukanlah merupakan gangguan yang parah, maka dua cara mengobati mata berdarah di bagian putih tersebut akan cukup ampuh.

Namun, lain cerita jika pendarahan yang terjadi pada bagian putih mata Anda disertai dengan keluhan lain. Keluhan yang mungkin terjadi adalah rasa gatal, perih, hingga membuat pandangan terganggu atau kabur.  Pendarahan subkonjungtiva yang demikian bisa jadi disebabkan oleh hal yang lebih serius seperti cidera parah karena mata luka kena kuku ataupun infeksi parah. Anda harus segera memeriksakan diri pada dokter mata.

Pemeriksaan secara intensif dengan dokter mata bisa memberikan Anda gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang terjadi pada bola mata Anda. Jika dokter menemukan indikasi lain seperti penyebab bola mata terasa nyeri karena trauma parah, maka dokter akan mempertimbangkan kemungkinan penyebab lain pada mata Anda. Sebagai pasien, Anda sebaiknya tidak hanya diam saja melainkan memberikan pertanyaan untuk memperjelas kondisi tersebut. Beberapa pertanyaan yang bisa Anda utarakan adalah sebagai berikut:

  • Apa yang menyebabkan terjadinya pendarahan subkonjungtiva pada mata saya?
  • Bagaimana saya menghentikan pendarahan yang terjadi?
  • Apakah ciri-ciri pembuluh darah mata pecah muncul dan bisa memicu kerusakan pada mata saya?
  • Apakah pendarahan konjungtiva bisa menyebabkan saya tidak bisa melihat secara permanen?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut cukup untuk membuat gambaran yang jelas mengenai penyebab, pengobatan, serta risiko yang terjadi karena munculnya pendarahan subkonjungtiva pada mata Anda. Ada beberapa tindak dan cara mengobati mata berdarah di bagian putih yang barangkali akan dokter ambil, yakni sebagai berikut.

  • Dokter akan memberikan resep air mata buatan (artifisial tears) untuk Anda gunakan demi membuat mata Anda lembab dan bersih dari kemungkinan penyebab iritasi mata merah.
  • Selain itu, dokter bisa pula memberikan Anda resep asam askorbat (vitamin C) sebnayak 500 mg untuk dua kali pemakaian setia hari.
  • Dokter akan menghindar penggunaan aspirin dan ibuprofen karena tidak memiliki kaitan dengan gejala dan upaya penyembuhannya.
  • Jika pendarahan terjadi secara tidak normal atau menetes, maka tindakan medis yang lebih intensif akan segera dilakukan karena mengindikasikan adanya kerusakan pada organ mata Anda.

Kendati demikian, pendarahan pada bagian putih mata atau pendarahan subkonjungtiva merupakan gangguan mata yang umum dan tidak terhitung sebagai gangguan parah. Sekali pun, Anda mendapati secara visual pendarahan ini sangat mengerikan dan mengganggu. Biasanya tanpa perawatan yang khusus terutama pada pendarahan ringan, maka keluhan munculnya bercak darah pada bagian putih mata Anda akan menghilang kurang dari 2 minggu.

Pencegahan tentu akan lebih bermakna untuk menghindarkan Anda dari berbagai kecemasan yang berlebihan. Jika Anda sudah pulih dari pendarahan subkonjungtiva, lakukanlah beberapa hal berikut agar pendarahan mata berdarah pada bagian putih tidak lagi terjadi.

  • Lindungi mata Anda dari kemungkinan terjadinya trauma fisik meliputi; hilangkan kebiasaan mengucek mata Anda dengan keras atau tindakan lain yang bisa memberi tekanan pada bola mata Anda seperti batuk dan bersin yang berlebihan serta gunakan kaca mata pelindung ketika Anda melakukan beberapa jenis kegiatan berat.
  • Jaga kebersihan mata Anda dengan menghindari tempat yang penuh polutan serta gunakanlah obat tetes mata atau air mata buatan jika Anda merasakan ada keluhan perih karena iritasi.
  • Atur pola makan sehat sebab beberapa pendarahan konjungtiva berhubungan erat dengan kondisi gula darah dan tekanan darah Anda.

Dengan begitu, Anda akan terhindari dari menderita pendarahan subkonjungtiva. Namun, jika pendarahan sudah terjadi, tetaplah untuk berpikir positif karena pendarahan subkonjungtiva bukan merupakan gangguan yang parah. Lantas, carilah cara mengobati mata berdarah di bagian putih Anda sesuai dengan direksi yang telah disebutkan sebelumnya.

, , , ,



Oleh :
Kategori : Pengobatan