Sponsors Link

22 Ciri-ciri Mata Belekan dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Belek adalah kotoran mata yang terbentuk dari mengerasnya campuran antara cairan lengket yang keluar dari kelenjar yang terdapat pada kelopak mata dengan air mata, kemudian cairan hasil campuran itu membersihkan mata dari kotoran dan bakteri. Sedangkan belekan merupakan suatu infeksi mata yang disebabkan debu, kotoran, luka, iritasi maupun bakteri sehingga menyebabkan mata merah dan terjadi peradangan.

ads

Baca juga:

Orang yang terkena belekan tentu tidak nyaman saat menatap orang lain maupun saat sedang melakukan aktivitasnya. Selain menganggu, belekan juga menurunkan kepercayaan diri seseorang. Lalu apa ciri-ciri mata belekan? Berikut ini pembahasan mengenai ciri-ciri mata yang terkena belekan dilihat dari kotoran mata atau belek yang dikeluarkan:

1. Belek berupa cairan yang encer

Pernahkah Anda mengalami mata merah yang diikuti dengan munculnya kotoran mata berupa cairan yang encer? Keadaan seperti itu terjadi karena peradangan yang disebabkan oleh virus. Selain itu juga biasanya akan muncul gejala pembengkakan pada kelopak mata dan flu. Bahkan juga dapat menyebabkan penglihatan menjadi tidak jelas karena terpengaruhinya kornea mata.

2. Belek berupa lendir kekuningan beserta benjolan di kelopak mata

Benjolan kecil pada mata lebih dikenal masyarakat dengan nama bintitan. Jika saat Anda mengalami mata bintitan kemudian muncul kotoran mata berupa lendir kuning, jangan khawatir! Kotoran mata berupa lendir itu sama seperti benjolan yang muncul, disebabkan oleh tersumbatnya kelenjar kelopak mata karena terinfeksi bukan justru menandai munculnya penyakit baru.

3. Belek berbentuk bola berlendir berwarna putih atau kuning

Waspadalah jika belek Anda seperti lendir yang berwarna kuning atau putih karena kotoran mata seperti itu merupakan tanda dari terinfeksinya sistem drainase air mata. Infeksi ini terkadang diikuti dengan munculnya keluhan berupa rasa sakit di bagian wajah dan pembengkakan di bagian tulang hidung.

4. Belek tebal dan kering

Jangan abaikan belek kering yang menumpuk tebal di kelopak mata Anda. Sekilas hal itu nampak biasa, tapi ternyata belek kering yang terus menerus timbul dan menumpuk tebal di mata tersebut disebabkan oleh bakteri pada kulit Anda. Bakteri tersebut tidak hanya menimbulkan kotoran mata, tetapi juga dapat berpeluang menyebabkan peradangan pada kelopak dan bulu mata Anda.

5. Belek berupa lendir berbusa warna kuning

Pernah mendengar disfungsi kelenjar meibom? Disfungsi kelenjar meibom atau Meibomian Gland Dysfunction (MGD) adalah ketidaknormalan kronis dan difus pada kelenjar meibom yang menyebabkan perubahan film air mata dan gejala iritasi mata. Disfungsi kelenjar tersebutlah yang menyebabkan munculnya kotoran mata yang berupa lendir berwarna kuning kehijauan seperti nanah.

6. Belek berupa lendir putih berair dan lengket

Tidak hanya kotoran mata berwarna kuning yang harus Anda waspadai, tetapi juga kotoran mata berupa lendir putih berair dan lengket. Keadaan kotoran mata seperti ini disebabkan oleh alergi yang menyebabkan mata jadi memproduksi kotoran dan partikel lain sehingga terbentuklah kotoran berupa lendir putih yang lengket dibagian bawah kedua mata Anda. Penyebab alergi ini beragam, mungkin karena bulu, debu, bahan kimia, make-up, obat tetes mata, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sponsors Link

7. Belek yang tak berhenti keluar

Belek itu hal yang wajar karena mata adalah organ yang sangat sensitif yang dimana jika air mata membersihkan kotoran yang ada pada mata maka muncullah kotoran mata tersebut. Tetapi kotoran mata umumnya muncul ketika kita sedang tertidur, jika kotoran mata Anda muncul terus menerus sekalipun sudah dibersihkan, sebaiknya Anda mewaspadai hal ini. Kotoran mata yang terus menerus muncul diikuti dengan rasa gatal dan mara yang merah disebabkan oleh bakteri atau alergi terhadap kotoran dan polusi. Jadi jagalah selalu kebersihan ruangan rumah Anda.

8. Belek mata menumpuk beserta demam tinggi

Kotoran mata bisa muncul pada siapa saja, tidak terkecuali pada bayi. Tapi jangan mengabaikan kotoran mata yang menumpuk disertai dengan demam tinggi. Kotoran tersebut mungkin saja disebabkan oleh infeksi yang didapati dari ibu yang mengidap penyakit gonorhea atau herpes genital. Bayi terinfeksi kuman saat lahir, tepatnya ketika bayi bersentuhan dengan dinding vagina.

9. Belek yang menumpuk pada kelopak mata

Pernahkah anak Anda mengalami penumpukan kotoran mata yang berlebihan di bagian kelopak mata? Ternyata penumpukan kelopak mata tidak hanya disebabkan oleh bakteri atau virus, tetapi juga oleh tersumbatnya puncta. Ketika puncta tersumbat maka produksi air mata otomatis akan menjadi lebih banyak sehingga menyebabkan tumpukan belek pada kelopak mata.

10. Belek beserta bengkak pada kelopak mata

Ada banyak faktor yang menyebabkan munculnya kotoran mata yang harus Anda waspadai. Salah satu kotoran mata yang harus Anda waspadai adalah kotoran mata warna kuning yang muncul bersamaan dengan kelopak mata yang membengkak, jika Anda mengalami hal semacam itu maka kemungkinan besar munculnya kotoran mata Anda tersebut disebabkan oleh bakteri yang menyebabkan peradangan hingga terjadi pembengkakan pada kelopak mata.

Sponsors Link

Cara Mengatasi Penyakit Mata Belekan

Setelah mengetahui ciri-ciri mata belekan, selanjutnya apa yang harus Anda lakukan bila terkena belekan? Berikut ini hal-hal yang perlu Anda lakukan untuk mengatasinya:

  1. Kompres mata menggunakan air hangat dan kain yang bersih. Mengompres mata dapat mengecilkan pembengkakan yang timbul bersamaan dengan munculnya kotoran mata, dan mencairkan kotoran mata yang mengering.
  2. Hentikan sementara penggunaan lensa kontak, karena lensa kontak dapat menghalangi oksigen yang udara yang dibutuhkan kornea. Saat kotoran mata diproduksi lebih banyak akan terjadi gejala radang pada mata yang dapat merambat ke kornea. Jadi akan jauh lebih baik untuk menghentikan penggunaan lensa kontak, supaya kornea mata bisa mendapatkan oksigen.
  3. Bersihkan mata air rebusan daun sirih. Rebus air sirih, lalu dinginkan. Saring air rebusan daun sirih dan gunakan untuk membersihkan mata yang memproduksi kotoran lebih banyak.
  4. Gunakan obat tetes mata yang direkomendasikan dokter. Pastikan untuk membersihkan mata terlebih dahulu, karena obat tetes mata hanya dapat bekerja maksimal pada mata yang bersih dari kotoran.
  5. Gunakan salep mata yang direkomendasikan dokter. Penggunaan salep yaitu dengan memasukkan salep dari sisi dalam ke sisi luar kelopak bawah mata atau letakkan salep pada bagian pinggir kelopak mata, kemudian salep yang meleleh akan masuk ke dalam mata dengan sendirinya.

Baca juga: Manfaat Wortel untuk Mata MinusCara Merilekskan Mata.

Cara Mencegah Penyakit Mata Belekan

Sebelum Anda mengobati mata belekan, tentu lebih baik bila Anda mencegahnya agar tidak sampai terkena belekan. Berikut ini hal-hal untuk mencegah terjadinya belekan yang harus Anda lakukan:

  1. Jaga kebersihan lingkungan rumah, terutama kamar tidur. Gantilah sprei kasur dan bantal secara teratur, untuk menghindari munculnya virus dan bakteri yang dapat menyebabkan munculnya kotoran-kotoran mata yang tidak wajar.
  2. Jaga kebersihan alat-alat yang berhubungan dengan mata, seperti handuk muka, lensa kontak, dll.
  3. Setiap anggota keluarga sebaiknya memiliki handuk tersendiri, untuk menghindari penyebaran virus atau bakteri.
  4. Hindari kebiasaan menggosok mata dengan kuat untuk menghindari iritasi, terutama dengan tangan yang kotor.
  5. Terutama pada bayi dan anak-anak, perhatikan apakah mata anak-anak mengeluarkan cairan, jika iya sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.
  6. Jika sakit mata yang dialami sudah sembuh, pastikan untuk merendam sprei tempat tidur dan bantal menggunakan air panas, untuk memastikan kuman yang tersisa mati.
  7. Hindari hal-hal yang dapat menimbulkan alergi pada mata Anda, seperti: bulu, debu, bahan kimia, make-up, obat tetes mata, dll.

Demikian informasi mengenai ciri-ciri mata belekan, cara mengatasi dan mencegahnya agar Anda bisa lebih waspada dalam menjaga kesehatan mata Anda. Semoga bermanfaat.

, , , , , , ,
Oleh :