Sponsors Link

3 Ciri-Ciri Mata Katarak Pada Bayi Baru Lahir

Sponsors Link

katarak pada bayiNormalnya seorang bayi seharusnya bisa lahir dengan kondisi mata yang bagus, yang ditandai dengan bola mata yang terlihat bening dan juga tidak bernoda. Namun tidak jarang dalam dunia medis ditemukan beberapa bayi yang ternyata mempunyai masalah pada penglihatannya ketika baru saja di lahirkan yang masuk dalam penyakit mata pada anak.

ads

Ada banyak jenis-jenis penyakit mata yang harus di waspadai. Masalah penglihatan pada bayi yang baru saja lahir salah satunya adalah katarak kongenital atau kondisi lensa mata yang terlihat keruh sejak lahir. Lensa mata pada manusia akan berfungsi untuk bisa membuat fokus cahaya yang masuk ke mata kemudian akan diteruskan ke retina, sehingga dengan begitu mata bisa menangkap objek atau gambar dengan sangat jelas.

Namun sayangnya bagi mereka yang memiliki ganggu penglihatan sejak lahir karena katarak tidak akan bisa menangkap cahaya karena lensa mata yang sangat keruh, akibatnya cahaya malah akan tersebar dan objek yang diterima menjadi tidak jelas.

Penyebab Katarak Kongenital Pada Bayi

Jika katarak yang terjadi pada orang biasanya akan berhubungan karena usia, berbeda dengan katarak kongenital yang bahkan terjadi saat bayi baru lahir di dunia. Yang menjadi penyebabnya adalah bisa karena keturunan, memiliki masalah dengan metabolisme tubuh, terkena infeksi atau karena reaksi obat yang ibu konsumsi.

Salah satu obat yang dapat mengakibatkan terjadinya katarak pada bayi yang baru saja lahir adalah obat antibiotik yang biasa digunakan oleh ibu hamil untuk mengobati infeksi. Sehingga sangat dianjurkan sebaiknya saat sedang mengandung, dilarang mengkonsumsi sembarangan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter.

Katarak jenis ini bahkan bisa saja terjadi saat bayi masih dalam kandungan, karena ibu mempunyai infeksi beberapa penyakit seperti rubella atau campak. Sedangkan katarak kongenital yang disebabkan karena faktor keturunan, proses kelainan akan terjadi ketikan pembentukan protein penting yang bisa mempertahankan transpanransi dari lensa mata yang alami, dan mengakibatkan adanya sebuah noda yang keruh pada bagian lensa matanya.

Ciri-Ciri Katarak Kongenital

Lalu, apa saja ciri-ciri mata katarak pada bayi baru lahir yang bisa terlihat dengan jelas? Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang perlu Anda waspadai.

  • Lensa mata terdapat warna putih

Belum lama ini artis Indonesia yaitu Asri Welas dikabarkan bahwa anaknya yang baru saja lahir mengalami kondisi mata kelainan yaitu terserang katarak. Ciri-ciri yang ditemui awalnya adalah ditemukan bukan bintik hitam di mata melainkan ada warna putih pada bagian kornea mata bayi, atau bagian mata yang memiliki warna hitam. Memang jika tidak diperhatikan dengan jelas Anda tidak bisa melihatnya, namun tentu saja seorang ibu akan merasakan ada yang tidak beres dengan penglihatan anaknya jika ada masalah.

  • Mata bayi yang tidak bisa fokus

Titik putih yang ada pada kornea mata bayi akan menjadi penghalang cahaya untuk masuk dan diterima oleh mata dengan baik. Akibatnya bayi yang mengalami kondisi mata terkena katarak akan sangat sulit sekali fokus saat harus melihat objek. Mereka bahkan tidak bisa melihat dengan jelas objek apa yang sedang dilihat, tangkapan objek oleh mata menjadi sangat kacau dan tidak bisa diartikan dengan jelas. Hati-hatilah karena katarak bisa menjadi penyebab kebutaan mata pada bayi.

Sponsors Link

  • Selalu menabrak objek sekitar

Semakin ibu tidak menyadari, tentu saja kondisi bayi akan semakin parah. Jika saat bayi sudah mulai tumbuh dan bisa merangkak, jika ia memiliki penglihatan yang normal tentu saja saat ia melihat tembok pasti akan menghindar. Namun sayangnya bagi bayi yang memiliki katarak yang bahkan melihat objek pun tidak bisa, mereka malah akan menabrak barang disekitar karena tidak menyadarinya.

Itulah ciri-ciri mata katarak pada bayi yang baru lahir dan sangat perlu Anda waspadai agar bisa mengatasinya dengan cepat jika ternyata anak Anda mengalami kondisi seperti diatas. Katarak bukan  penyakit mata yang menular namun bisa menjadi turunan jika dalam anggota keluarga ada yang memiliki katarak, sehingga ada baiknya Anda terus memeriksakan kondisi kehamilan Anda.

, , , , ,