Sponsors Link

Dakriosistitis : Penyebab – Gejala – Pengobatan – Pencegahan

Sponsors Link

Dakriosistitis merupakan sebuah penyakit infeksi atau kondisi peradangan pada kantung nasolacrimal atau kantung air mata. Ketika kantung air mata tersumbat sehingga tidak dapat mengalirkan air mata. Hal ini yang dapat memicu terjadinya dakriosistitis.

ads

Kantung air mata mudah terinfeksi dan mengalami peradangan. Kantung air mata dilapisi oleh membran mukosa yang dekat dengan 2 permukaan yaitu konjungtiva dan mukosa hidung. Lapisan tersebut sering menjadi tempat bakteri untuk kolonisasi.

Dakriosistitis dapat dijumpai pada semua rentang usia. Manifestasi dari dakriosistitis dapat berupa infeksi akut atau kronis. Akut dakriosistitis memiliki tanda khas seperti rasa nyeri yang tiba-tiba dan kemerahan pada bagian sudut mata. Dakriosistitis kronis ditandai dengan adanya air mata yang berlebihan dan adanya infeksi di kantung air mata.

Di Amerika Serikat, data menunjukan bahwa angka insiden dakriosistitis lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria. Jika dilihat dari rentang kelompok usia, lebih banyak terjadi pada bayi dan dewasa dengan usia lebih dari 40 tahun. Namun, di Indonesia masih belum ada data epidemiologis yang pasti dari angka insidensi dakriosistitis.

Bagaimana Dakriosistitis Dapat Terjadi?

Penyebab utama dari dakriosistitis karena adanya infeksi dari kuman pada bagian kantung mata. Infeksi pada biasanya akan membuat saluran kantung air mata tersumbat. Selain adanya infeksi pada kantung air mata berikut penyebab lain yang dapat menyumbat saluran kantung air mata:

  • Adanya luka pada mata atau hidung, seperti adanya patah tulang hidung
  • Adanya polip pada hidung
  • Adanya peradangan pada sinus hidung
  • Pasca operasi hidung atau sinus
  • Adanya benda asing pada saluran air mata
  • Adanya kanker

Dakriosistitis dominan terjadi pada sudut mata dekat dengan hidung. Berdasarkan letak anatomis mata, saluran kantung mata membentuk sudut yang lebih besar pada sisi yang jauh dari hidung dibandingkan dengan sudut mata yang dekat dengan hidung.

Selain penyebab diatas, terdapat beberapa faktor resiko yang dapat menyebabkan dakriosistitis seperti:

  • Septum deviasi
  • Rhinitis
  • hipertropi turbin inferior

Dakriosistitis akut ditandai dengan adanya rasa nyeri secara tiba-tiba, kemerahan dan bengkak pada bagian disekitar kantung air mata. Pada bagian medial canthus mata akan terasa nyeri dengan banyak mengeluarkan air mata. Secara rinci gejala yang timbul dari dakriosistitis akut seperti berikut:

  • Mata berair
  • Bengkak pada sudut mata yang dekat dengan hidung
  • Mata kemerahan
  • Terdapat nanah atau mukus pada sudut mata
  • Demam

Kondisi lain seperti konjungtivitis dan selulitis sering terjadi bersamaan dengan timbulnya dakriosistitis akut. Terjadinya selulitis diakibatkan karena pecahnya dinding kantung mata dan meluas ke jaringan sekitar. Hal ini akan menyebabkan peradangan, pergerakan bola mata yang terhambat, pupil abnormal, dan penurunan ketajaman penglihatan.

Dakriosistitis kronis dapat terjadi karena adanya sobekan akibat terhalangnya aliran air mata karena adanya penumpukan debu dan sel. Gejala pada dakriosistitis terkadang tidak disertai dengan bengkak.Pada dakriosistitis bawaan atau dakriosistitis kongenital biasanya timbul karena bulu mata yang teranyam dan konjungtivitis. Pada pemeriksaan mata, dokter akan mendiagnosis berdasarkan gejala yang timbul serta hasil dari pemeriksaan mata. Terkadang, penggunaan CT-Scan dapat membantu dokter melihat adanya sumbatan pada saluran kantung air mata.

Penanganan dari dakriosistitis dapat diberikan secara medikamentosa (obat-obatan) dan operasi. Operasi akan dilakukan pada dakriosistitis setelah peradangan dan infeksi pada mata menurun. Pengobatan utama dari dakriosistitis akut dan kronis adalah menggunakan antibiotik. Jika gejala dakriosistitis akut disertai dengan sesulitis pada mata perlu dibawa ke rumah sakit. Penggunaan antibiotik bertujuan untuk membunuh bakteri yang menginfeksi pada bagian kantung air mata.

Sponsors Link

Antibiotik yang diberikan diberikan secara oral (lewat mulut). Namun jika infeksi terlalu berat tenaga medis akan memberikan antibiotik melewati pembuluh darah (intravena). Dokter akan meresepkan juga antibiotik tetes mata atau salep. Penanganan operasi dengan dacryocysorhinostomy (DCR). Operasi ini bertujuan untuk menghilangkan sumbatan dengan membentuk saluran baru yang dibentuk dengan menghilangkan tulang yang didekat saluran yang tersumbat. Hal ini akan memberikan air mata mengalir dari kantung air mata ke hidung.

Pencegahan yang Dapat Dilakukan

Pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari dakriosistits adalah dengan mencegah infeksi terjadi pada mata. Jika anda atau anak anda sering mendapat infeksi pada mata terutama pada bagian saluran kantung, penyebaran infeksi dapat dicegah dengan mengeringkan kantong air mata.

Cuci tangan anda, kemudian pegang handuk atau waslap basah dengan suhu yang hangat di atas kantung air mata. Dengan hati-hati letakan jari pada sudut mata dekat hidung. Cairan atau nanah yang tersumbat pada saluran air mata haruslah keluar melewati hidung. Setelah itu, pegang dan kompres kembali di atas kantung mata dengan handuk dan waslap basah dan hangat. Selain itu rajin untuk memeriksakan mata anda ke dokter dapat membantu mencegah dan mengetahui lebih awal jika terdapat infeksi pada mata.

Komplikasi yang Dapat Ditimbulkan

Komplikasi pada dakriosistitis akut biasanya jika tidak diobati dengan cukup cepat dan benar akan menjadi kronis. Pada bayi dengan dakriosistitis kongenital, infeksi dapat menyebar ke dalam rongga mata. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi yang dapat mengancam jiwa seperti,

  • Abses pada otak

Abses merupakan kumpulan nanah yang berkumpul pada selaput meningen sehingga dapat menyebabkan meningitis pada otak dan sumsum tulang belakang

  • Sepsis

Sepsis merupakan respon peradangan yang sistemik atau seluruh tubuh akibat dari adanya bakteri atau kuman yang berada di pembuluh darah dan beredar ke seluruh tubuh. Sepsis sangatlah berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat dapat menyebabkan kematian.

Itulah penjelasan mengenai dakriosistitis. Jaga selalu kesehatan Anda dan semoga artikel ini bermanfaat.

, , ,