Sponsors Link

Eksoftalmus : Penyebab – Gejala – Pengobatan

Sponsors Link

Kondisi mata yang sehat pasti akan terlihat dari tampilan fisik mata itu sendiri. Sementara mata dengan gangguan seperti rabun jauh, rabun dekat atau astigmatisma juga akan memiliki ciri sendiri. Usaha untuk menjaga kesehatan mata termasuk tampilan fisik mata memang harus dilakukan sejak awal. Ini untuk mencegah terkena beberapa jenis-jenis penyakit mata.

ads

Selama ini jika Anda melihat fisik mata yang agak berbeda, misalnya agak keluar atau tidak biasanya, maka itu juga termasuk jenis penyakit. Salah satu jenis penyakit mata yang akan membuat bagian bola mata tampak keluar adalah eksoftalmus. Jadi memang mata akan terlihat seperti akan keluar namun tidak. Berikut akan kami berikan uraian mengenai eksoftlamus seperti penyebab, gejala dan pengobatan.

Eksoftalmus adalah salah satu kondisi yang akan menyebabkan bola mata keluar atau terlihat menonjol dari area mata yang normal. Kondisi ini paling sering terlihat pada orang yang menderita gangguan tiroid seperti hipertiroid, dimana pengaruh hormon menyebabkan mata keluar atau eksoftalmus. Kata eksoftalmus sendiri berasal dari Yunani yang berarti mata keluar menonjol. Kondisi ini bisa terjadi pada satu atau dua mata sekaligus dan terkadang disimpulkan menjadi  penyebab kebutaan mata.

Banyak orang yang menganggap bahwa eksoftalmus sama seperti proptosis. Tapi ternyata dua kondisi penyakit ini sangat berbeda dan penyebabnya juga tidak sama. Terkadang eksoftlamus bisa terjadi karena pengaruh hormon atau kelenjar tiroid yang tidak normal. Jika terjadi pada anak biasanya karena ada pengaruh dari kanker mata atau neuroblastoma. Sementara ini juga sering terlihat pada penderita leukimia.

Penyebab

1. Penyakit kelenjar gondok

Penyakit mata bengkak pada anak sebaiknya memang tidak langsung dicurigai sebagai gangguan eksoftlamus. Salah satu penyebab yang paling sering terjadi pada orang dewasa adalah ketika mengalami masalah ganggguan kelenjar tiroid. Penyakit yang paling banyak membuat mata menonjol seperti Grave Disease. Ketika kelenjar tiroid membengkak maka bola mata akan terdorong ke depan sehingga otot mata juga mengalami dorongan yang cukup kuat, sampai mata terlihat menonjol.

2. Terjadi masalah pada pembuluh darah

Masalah pembuluh darah seperti thrombosis sinus kavernosus ternyata juga akan menyebabkan mata menonjol ke depan. Gangguan ini bisa terjadi ketika ada masalah yang menyebabkan penggumpalan daran pada bagian pembuluh darah dalam otak dan juga area belakang mata. Sementara pembuluh darah ini akan menyalurkan darah dari wajah dan kepala untuk kembali ke jantung.

3. Pertumbuhan tumor dalam rongga mata

Tumor orbita adalah jenis tumor yang akan membuat bola mata menonjol ke depan. Penonjolan ini akan mulai terlihat dari kelopak mata dan terkadang sampai ke permukaan bola mata yang ada di dalam atau diluar. Orang yang terkena tumor ini akan menunjukkan beberapa gejala seperti bola mata menonjol keluar, arah bola mata menjadi tidak lurus, penglihatan ganda dan kabur, dan bisa terjadi pendarahan jika sudah cukup parah.

4. Terjadi pendarahan di belakang mata

Pendarahan pada bagian belakang mata juga akan menyebabkan dampak serius pada kondisi bola mata. Hal ini bisa menyebabkan kedua mata menonjol namun terjadi secara perlahan. Ada berbagai macam penyebab pendarahan di belakang mata seperti benturan yang keras, kecelakaan, penyakit retina, dan pecahnya pembuluh darah pada mata.

5. Neuroblastoma

Neuroblastoma adalah jenis kanker yang menyerang pada bagian neuroblast terutama pada anak-anak. Anak-anak yang mengalami kanker ini akan menderita bola mata yang menonjol dan membutuhkan perawatan yang sangat tepat baik dengan tindakan kemoterapi atau radioterapi.

Sponsors Link

Gejala

1. Mata menonjol

Biasanya penderita akan memiliki bola mata yang tampak lebih menonjol dari biasanya. Kondisi ini bisa terjadi karena tekanan dalam rongga mata sampai menyebabkan mata menonjol seperti akan keluar. Kondisi ini biasanya sudah mempengaruhi sistem saraf optik sehingga bisa menyebabkan gangguan penglihatan.

2. Bengkak pada kelopak mata

Kemudian bagian dari kelopak mata juga akan bengkak dan menjadi tidak nyaman. Kondisi ini berbeda dengan blefaritis yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Jika bagian chemosis konjungtiva sudah menjadi merah dan mata tampak melotot maka ini bisa menjadi pertanda eksoftalmus.

3. Pandangan mata ganda atau kabur

Penderita biasanya juga akan mengalami penglihatan ganda dimana mata melihat objek menjadi dua dan tampak kabur. Kondisi ini berhubungan dengan otot – otot ekstraokular yang bekerja dengan tekanan sampai penyebabkan peradangan. Tekanan ini juga bisa dipicu oleh tumor.

4. Mata merah

Kondisi penyakit ini juga akan menyebabkan mata merah dimana sering dipicu oleh masalah menutupnya bola mata yang tidak penuh sehingga ada bagian mata yang menjadi kering dan terkena peradangan.

Sponsors Link

5. Pandangan mata kabur

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan mata menonjol dan pandangan mata kabur, seperti: adanya bagian saraf optik yang terkena pengaruh dari penyakit seperti kanker mata, adanya pertumbuhan lesi pada makula dan efek peradangan pada keratopati.

Meskipun eksoftalmus akan menyebabkan mata menonjol namun penyakit ini tidak bisa dilihat dari ciri fisik mata saja. Karena itu dokter akan menegakkan diagnosa ini dengan sebuah alat yang dinamakan eksoftalmometer. Alat ini akan berguna untuk mengukur tonjolan yang terlihat. Kemudian diagnosa akan ditegakkan lagi dengan pemeriksaan menggunakan CT Scan dan MRI.

Pengobatan

  1. Jika penyebabnya adalah tumor maka perawatan dilakukan dengan mengambil tumor melalui operasi.
  2. Jika penyebabnya akibat penyakit Graves maka perawatan dilakukan untuk mengendalikan tiroid agar tidak terlalu aktif.
  3. Perawatan juga dilakukan dengan membuat bagian depan mata lembab sehingga kelopak mata bisa tertutup sempurna dan tidak ada bagian mata yang kering.
  4. Jika disebabkan oleh hipretrofi otot maka bisa ditangani dengan operasi untuk mengecilkan volume otot mata.
  5. Obat antiinflamasi bisa diberikan untuk mengurangi risiko pembengkakan.

Itulah keterangan mengenai eksoftlamus seperti penyebab, gejala dan pengobatan. Sampai saat ini perawatan untuk eksoftlamus memang harus dilakukan sesuai penyebabnya, jadi penyakit ini tidak berdiri sendiri.

, , ,
Oleh :