Sponsors Link

16 Gejala Kanker Mata Stadium Awal dan Cara Mengobatinya

Sponsors Link

kanker mataKanker pada mata adalah pertumbuhan abnormal sebuah sel kanker di daerah mata. Kanker pada mata ini dapat beresiko pada kebutaan, komplikasi ke anggota tubuh lain, atau yang paling parah dapat menyebabkan kematian.

ads

Kanker pada mata adalah penyakit yang berbahaya dan tergolong tidak biasa, sehingga penanganan sejak dini sebelum sel kanker bertambah parah adalah sangat krusial untuk dilakukan.

Namun sayangnya, tanda-tanda awal pada kanker pada mata sulit untuk diketahui. Seorang pengidap kanker pada mata biasanya baru menyadari keberadaan penyakitnya saat kanker pada mata sudah memasuki kondisi yang parah atau sudah masuk stadium lanjut. Baca juga: Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya.

Yang cenderung tidak disadari adalah apabila penyakit kanker pada mata sudah memasuki stadium lanjut, perkembangan sel kankernya jauh lebih cepat dibandingkan stadium awal. Kondisi ini sudah pasti akan membutuhkan upaya ekstra dalam penanganan dan Pengobatan. Apalagi bila di stadium awal, ciri-ciri kanker pada mata tidak berbeda dengan ciri-ciri sakit mata pada umumnya.

Secara umum ada 2 jenis kanker pada mata, yaitu melanoma dan retinoblastoma. Melanoma adalah kanker yang terjadi akibat pigmentasi yang abnormal pada mata, dan kanker pada mata retinoblastoma, yaitu pertumbuhan retina yang membesar terus menerus setelah bayi/anak keluar dari rahim.

Gejala Kanker Mata

Pada kasus melanoma, sebagian besar melanoma akan tumbuh di bagian dalam mata yang cenderung tidak kasat mata, sehingga sulit terdeteksi. Kanker melanoma ini pun juga jarang menimbulkan gejala signifikan. Jika ada indikasi yang muncul, biasanya:

  • Muncul bintik hitam di iris mata.
  • Hipersensitif terhadap cahaya
  • Sering melihat bintik-bintik atau garis yang menghalangi pandangan.
  • Pandangan mengabur atau menghilangnya kemampuan penglihatan.
  • Bentuk pupil atau jaringan di sekitar mata yang berubah.
  • Salah satu mata terlihat membengkak atau membesar.
  • Benjolan pada kelopak yang makin membesar.
  • Ada gumpalan di sklera atau bagian putih mata.

Jika Anda mengalami lebih dari tiga gejala kanker pada mata di atas, sebaiknya periksakanlah kondisi mata Anda ke dokter. Baca juga: Tumor Mata.

Pendeteksian dini akan sangat meningkatkan kemungkinan kans sembuh Anda. Kanker pada mata apabila tidak ditangani secara serius dan cepat akan sangat berpotensi memicu komplikasi parah seperti glaukoma, kebutaan, serta penyebaran kanker ke bagian lain tubuh. Resiko terakhir tentu saja adalah kematian. Ciri-ciri gejala kanker mata yang lain dan juga sering dialami oleh penderitanya adalah sebagai berikut:

1. Pupil yang berwarna putih

Saat seseorang mulai mengalami mengalami kanker pada mata, pupil matanya akan menjadi terlihat berwarna putih, seolah seperti saat mata orang tersebut terkena pemotretan dengan kamera yang menggunakan lampu flash. Hal ini disebabkan oleh jaringan yang terletak di belakang mata menjadi sangat sensitif terhadap cahaya,  sehingga pupil mata jadi berwarna putih. Gejala ini merupakan salah satu ciri dari adanya penyakit kanker di mata.

2. Mata menjadi juling

Mata juling adalah suatu kondisi di mana otot mata yang terhubung dengan syaraf otak tidak berfungsi dengan akurat, sehingga muncul perbedaan gerakan di bola mata. Seringkali orang menganggap remeh kondisi semacam ini, padahal apabila tidak ditangani dengan cepat, maka akan menimbulkan penyakit kanker di mata.

3. Mata terasa nyeri

Sering merasa nyeri di mata juga merupakan salah satu gejala awal kanker pada mata. Apalagi bila rasa sakit tersebut berlangsung dengan lama dan merambat hingga sampai ke kepala. Sebaiknya segera lakukan pendiagnosaan oleh dokter ahli untuk mengetahui ada tidaknya penyakit kanker di mata Anda.

Sponsors Link

4. Mata selalu merah

Seperti apabila mata terkena iritasi saat bepergian di luar dan terkena debu, mata akan menjadi mudah sekali memerah. Sama pula halnya dengan gejala kanker pada mata, hanya saja yang membedakan adalah kemerahan di mata pada penderita kanker pada mata akan terjadi tiba-tiba tanpa terkena debu. Mata merah yang terjadi mendadak ini bisa saja menandakan adanya kanker di dalam mata. Baca juga: Penyebab Iritasi Mata Merah.

5. Penglihatan menjadi terganggu

Orang yang mengidap kanker di matanya, penglihatannya cenderung akan selalu terganggu. Hal ini tentunya akan sangat menjengkelkan apalagi jika seseorang tersebut sedang beraktivitas.

6. Iris pada kedua mata memiliki warna yang berbeda

Iris adalah salah satu bagian pupil mata yang menghasilkan dan memprodukssi warna pada saat melihat sesuatu. Kondisi ini bisa jadi sangat berbahaya apabila warna yang dihasilkan di kedua mata tersebut menjadi berbeda. Bisa jadi, ini merupakan suatu gejala dari adanya kanker di mata Anda.

7. Mengalami kebutaan

Apabila seseorang mengalami kanker pada mata yang parah, secara perlahan penglihatannya akan mengabur, dan sedikit demi sedikit akan mengalami kebutaan. Baca juga: Penyebab Kebutaan Mata.

8. Adanya bintik hitam pada iris mata

Iris di mata termasuk sering menjadi tempat munculnya gejala awal kanker pada mata. Selain munculnya bintik hitam di iris, kemunculan bintik hitam di sklera mata, atau bagian putih di mata, bisa jadi merupakan sebuah gejala kanker pada mata Anda. Baca juga: Bintik Hitam di Mata.

Sponsors Link

9. Sering merasa silau

Seseorang yang mengalami kanker pada mata cenderung menjadi mudah merasa silau. Hal ini seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, yaitu bahwa kanker pada mata menyebabkan seseorang menjadi terlalu sensitif terhadap cahaya. Kondisi yang terlalu sensitif ini akan mengakibatkan penglihatan menjadi sering merasa silau saat terpapar cahaya.

10. Bentuk pupil atau jaringan sekitar mata jadi berubah

Salah satu ciri lainnya dari gejala kanker mata adalah bentuk pupil yang menjadi berubah. Perubahan ini biasanya lebih cepat disadari saat pupil terpapar cahaya, namun secara sekilas perubahan mata ini tidak terlalu terlihat.

11. Adanya pembengkakan pada salah satu mata

Apabila mata seseorang terkena kanker, gejalanya yang mudah terlihat adalah munculnya pembengkakan di salah satu mata. Pembengkakan ini berbentuk gumpalan darah merah yang kecil di bagian sklera, atau bisa juga ukuran mata yang jadi besar sehingga terlihat seperti melotot.

12. Adanya benjolan di mata

Adanya benjolan di kelopak mata dan bola mata terlihat membesar. Benjolan di kelopak mata juga bisa menjadi salah satu gejala kanker mata. Baca juga: Tanda-tanda Sakit Mata.

13. Sakit Kepala

Gejala lainnya adalah kepala yang ikut terasa pusing atau sakit saat mata sedang lelah. Kelelahan mata ini bisa terjadi karena terlalu lama terkena paparan sinar di gadget atau laptop. Apabila sebelumnya tidak mudah terkena sakit kepala, namun sekarang mudah merasa sakit, bisa jadi ini merupakan salah satu gejala kanker mata.

14. Keluar Air Mata

Kondisi lainnya yang kerap dialami adalah air mata yang menetes atau mengalir saat tidak sedang menangis, ataupun sedang tidak terkena iritasi. Kondisi ini secara tidak langsung mirip dengan apabila mata terkena kemasukan debu, namun si penderita tidak merasakan perih atau apapun.

ads

15. Gangguan Gerakan Mata

Apabila terkena kanker, hal lainnya yang kerap kali terjadi adalah koordinasi gerakan mata dengan otak jadi terganggu. Selain itu gerakan mata akan terlihat aneh atau tak wajar oleh orang lain. Selain itu kita sendiri selaku pemilik kanker akan sulit mengkoordinasi antara otak dengan otot pengendali gerakan mata.

16. Tampak seperti Mata Kucing

Ada pula sebagian orang penderita gejala kanker pada mata yang matanya mengalami gejala mata kucing. Seperti yang Anda sudah tahu, mata kucing mampu memantulkan cahaya. Hal tersebut juga terjadi pada mata yang mengalami gejala kanker.

Seperti kanker lainnya, kanker pada mata pun dapat disebabkan oleh adanya pertumbuhan tidak terkendali dari sel-sel yang mengalami bermutasi. Namun, penyebab di balik proses mutasi yang terjadi secara abnormal tersebut belum diketahui dengan pasti. Baca juga: Makanan untuk Menjaga Kesehatan Mata.

Faktor Penyebab Kanker Mata

Para pakar menduga-duga bahwa ada sejumlah hal yang bisa menjadi kemungkinan memicu kemunculan munculnya kanker di mata. Beberapa diantaranya adalah:

  • Paparan sinar matahari dan ultraviolet yang berlebih
  • Faktor usia. Risiko kanker pada mata melanoma akan meningkat bersama dengan semakin bertambahnya usia
  • Warna mata. Orang dengan warna mata terang (misanya, biru, hijau, atau abu-abu) punya kans risiko kanker pada mata yang lebih besar.
  • Kelainan kulit turunan. Orang dengan ras kaukasian dan punya tahi lalat dengan jumlah banyak di berbagai tempat punya resiko mengalami melanoma di mata. 

Diagnosis Kanker pada Mata

Proses pendiagnosaan awal kanker pada mata umumnya dilakukan oleh dokter spesialis mata. Selain dengan cara menanyakan gejala-gejala yang sudah Anda alami, ada juga beberapa metode diagnosa lebih mendetail yang mungkin akan dianjurkan. Proses pemeriksaan tersebut biasanya meliputi:

  • Penggunaan optalmoskopi dan biomikroskopi.
  • USG khusus mata.
  • Angiogram, untuk memeriksa besaran dan gerakan pembuluh darah di dalam dan sekitar tumor.

Apabila Anda terbukti mengalami kanker pada mata, dokter akan menyarankan sejumlah tes lanjutan untuk memeriksa penyebaran kanker. Tes darah, CT dan MRI scan, serta USG perut adalah beberapa contoh tes yang direkomendasikan.

Baca juga:

Pengobatan Kanker pada Mata

Jenis penanganan yang akan direkomendasikan oleh dokter akan ditentukan sesuai dengan tingkat keparahan kanker mata yang muncul, ukuran, dan sampai sejauh mana tingkat penyebarannya. Usia dan kesehatan pasien secara keseluruhan juga berpengaruh dalam pengambilan keputusan tentang langkah apa yang mesti diambil. Secara garis besar, langkah pengobatan yang paling utama pada kanker mata adalah:

  • Kemoterapi, atau penggunaan bahan kimia untuk membunuh kanker. Kemoterapi dilakukan dengan meminum pil, dan juga disuntikkan melalui pembuluh darah pada waktu-waktu tertentu.
  • Radioterapi. Penggunaan gelombang radio untuk mematikan sel kanker.
  • Terapi laser. Terapi ini membekukan dan mematikan sel kanker di area tertentu.
  • Pengangkatan tumor dan jaringan sehat di sekitar mata, atau apabila sudah parah maka akan dilakukan pengangkatan seluruh bola mata. Ini dilakukan apabila sel kanker belum menyebar ke anggota tubuh yang lain.

Kombinasi proses-proses tersebut juga terkadang dilakukan untuk hasil yang maksimal. Demikian tadi sejumlah gejala kanker mata, proses pendiagnosaan, dan cara menanganinya. Secara garis besar, gejala kanker pada mata sulit dideteksi apabila masih dalam stadium awal. Untuk itu rutin memeriksa mata, terutama apabila Anda rutin terpapar sinar ultraviolet dan punya hubungan kerabat dengan orang yang mengalami kanker mata, akan sangat meningkatkan kemungkinan terhindar dari kanker mata. Selain itu, rutin mengkonsumsi makanan dengan antioksidan akan melindungi Anda dari radikal bebas, yang secara tidak langsung akan menghindari Anda terkena penyakit kanker, dan salah satunya adalah kanker mata.

, , , ,