Sponsors Link

Glaukoma Pada Anak – Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Glaukoma merupakan salah satu  jenis penyakit mata  yang akan mengganggu penglihatan. Kondisi ini akan ditandai dengan adanya kerusakan pada saraf optik, biasanya akan disebabkan karena tekanan dalam mata. Kondisi glaukoma bisa menyerang siapa saja, tidak terkecuali anak-anak. Berikut adalah pembahasan mengenai glaukoma pada anak.

ads

Penyebab Glaukoma Pada Anak

Penyebab terjadinya  Penyakit Mata pada Anak yaitu glaukoma adalah karena peningkatan tekanan dalam mata atau dinamakan juga tekanan intraoukular. Tekanan ini bisa disebabkan karena produksi cairan mata yang terlalu berlebihan atau bisa saja karena adanya halangan pada saluran pembuangan cairan mata.

Tekanan yang terjadi pada mata akan merusak serabut jaringan saraf atau saraf retina yang menjadi lapisan pada bagian di belakangan mata, serta saraf optic yang menjadi penghubung mata ke bagian otak. Sampai saat ini belum bisa dipastikan dengan jelas mengapa produksi cairan mata keluar berlebihan dan adanya sumbatan pada saluran pembuangan tersebut.

Selain adanya tekanan pada mata, resiko terbesar terjadinya glaukoma pada anak-anak adalah karena factor keturunan sebagai  Penyakit Mata yang Menular secara tidak langsung. Karena pada kondisi tertentu, jika ternyata anggota keluarganya ada yang mengalami glaukoma maka kemungkinan resikonya akan 6 kali lebih besar.

Gejala Glaukoma Pada Anak

Berikut ini adalah beberapa gejala glaukoma yang bisa terjadi pada anak:

  1. Mata terasa nyeri
  2. Kepala terasa sakit
  3. Mata seperti melihat adanya bayangan lingkaran pada sekeliling cahaya
  4. Mata memerah
  5. Mual dan juga muntah
  6. Jika terjadi pada bayi, maka akan terlihat mata seperti berkabut
  7. Penglihatan akan semakin menyempit sampai akhirnya tidak bisa melihat objek sama sekali.

Cara Mengatasi Glaukoma

Jika glaukoma terjadi pada anak tentu saja itu akan menyebabkan anak mengalami gangguan pada penglihatan. Berdasarkan gejala diatas sudah jelas bahwa pada akhirnya anak akan benar-benar tidak bisa melihat objek. Lalu bagaimana cara mengatasi glaukoma pada anak? Berikut pembahasannya.

  • Menggunakan obat tetes mata

Salah satu cara mengatasi glaukoma dengan tujuan mengurangi gejalanya adalah dengan menggunakan obat sakit mata di apotik. Jika Anda merasa bahwa mata anak Anda mengalami gangguan, cobalah untuk membawanya ke dokter dan meminta saran obat tetes apa yang akan cocok dengan kondisi anak. Pastikan juga penggunaanya sesuai dengan petunjuk agar bisa menghindari kerusakan yang terjadi pada saraf optik yang semakin buruk.

  • Menggunakan obat oral

Penggunaan obat oral juga akan membantu anak untuk mengurangi gejala glaukoma. Beberapa jenis obat oral yang biasanya akan diresepkan dalam bentuk anhydrase inhibitor karbonat, tujuannya adalah untuk bisa mengurangi tekanan yang terjadi pada mata. Namun akan ada efek samping saat penggunaan obat ini, seperti sering buang air kecil dan sakit perut.

Sponsors Link

  • Melakukan operasi

Prosedur operasi akan dilakukan ketika mata tidak bisa lagi mentolerir penggunaan obat yang sudah dokter resepkan. Jika ternyata mata anak memang diharuskan operasi maka biasanya akan ada efek komplikasi seperti peradangan, pendarahan, infeksi dan juga kehilangan penglihatan.

Operasi juga akan mengakibatkan perkembangan katarak, namun biasanya komplikasi tersebut bisa diobati dengan efektif. Prosedur operasi yang dilakukan biasanya berupa prosedur laser, drainase implant dan operasi penyaringan.

Itulah pembahasan mengenai glaukoma pada anak yang sangat perlu diwaspadai. Glaukoma pada anak akan sangat menonjol dengan gejala adanya kabut pada mata, sehingga jika Anda melihat seperti ada kabut di mata anak segeralah periksakan mata anak ke dokter agar bisa mendapatkan perawatan yang tepat. Karena bukan tidak mungkin jika gejalanya sudah parah maka glaukoma bisa menjadi penyebab kebutaan mata.

, ,