Sponsors Link

Herpes Mata : Penyebab – Gejala – Pengobatan – Pencegahan

Sponsors Link
herpes mata

Penyakit herpes menjadi salah satu jenis penyakit yang berhubungan dengan aktifitas seksual yang bebas. Namun penyakit ini juga tidak selalu dikaitkan dengan hubungan seksual yang bebas. Ada kalanya penyakit yang disebabkan oleh virus HSV 1 atau herpes simplex menyerang pada bagian mata. Khusus untuk bagian mata maka sering disebut dengan penyakit herpes simplek keratitis atau herpes okular. Penyakit ini sangat berbahaya karena bisa menjadi penyebab kebutaan mata permanen.

ads

Penyakit ini bisa menyerang bagian kornea yang bisa membuat mata kehilangkan penglihatan. Berikut ini akan kami jelaskan mengenai herpes mata seperti penyebab, gejala, pengobatan dan pencegahan.

Herpes mata menjadi salah satu dari jenis jenis penyakit mata yang bisa terjadi pada semua orang. Penyakit ini disebabkan oleh virus HSV-1 yang bisa menyerang semua bagian mata seperti kornea, kelopak mata luar dan dalam, retina dan bagian konjungtiva. Sehingga penyakit menyerang mata secara keseluruhan sampai ke bagian lapisan pelindung putih mata.

Orang yang terkena herpes mata bisa menularkan ke lingkungan sekitar lewat kontak langsung melalui liur atau kulit. Misalnya ketika Anda bersalaman atau bersentuhan pipi dengan penderita herpes mata. Virus yang tinggal di tangan, sekitar area mata dan bagian lain yang menyentuh area langsung akan menyebabkan penularan dengan cepat.

Sayangnya virus yang masuk ke dalam tubuh memang tidak bisa dihilangkan secara langsung. Virus akan tertinggal dalam tubuh kemudian ketika kekebalan tubuh lemah maka bisa penyakit akan muncul lagi. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang yang menderita penyakit imunitas termasuk HIV/AIDS dan orang dengan kondisi rentan seperti sedang kemoterapi.

Penyebab utama dari herpes mata adalah infeksi virus HSV tipe 1 yang menyerang bagian mata. Penyakit mata yang disebabkan oleh virus ini bisa menyerang semua bagian mata mulai dari area mata dalam sampai luar. Penyakit ini tidak akan menular lewat hubungan seksual tapi justru akibat kontak langsung dari kulit atau lewat cairan tubuh. Orang yang menderita penyakit seperti HIV/AIDS sangat rentan dengan kondisi ini.

Gejala Herpes Mata

  1. Mata merah. Pada saat awal virus menyerang maka akan menyebabkan mata merah mulai dari merah yang ringan sampai berat. Pada awal gejala biasanya menjadi penyebab mata merah tapi tidak sakit sehingga memang sering diabaikan.
  2. Mata bengkak dan nyeri. Pada saat gejala lanjutan maka biasanya mata menjadi merah, gatal, nyeri, bengkak dan muncul iritasi. Kondisi ini sering menyebabkan mata tidak nyaman termasuk peka terhadap cahaya.
  3. Keluar kotoran mata. Sama seperti jenis penyakit mata lain yang disebabkan oleh virus, maka mata mengeluarkan kotoran terus menerus. Kotoran akan memenuhi sudut dan kelopak mata sampai mata sulit untuk terbuka.
  4. Penglihatan kabur. Ketika virus sudah menyerang bagian kornea dan retina maka bisa menyebabkan penglihatan kabur. Kondisi ini sangat berbahaya karena virus sudah merusak bagian mata yang berfungsi untuk menangkap bayangan dan cahata sehingga mata sulit untuk melihat dengan jelas.
  5. Blepharitis. Gejala yang lebih buruk adalah terjadinya peradangan pada bagian kelopak mata atau blefaritis. Kondisi ini juga yang menyebabkan mata sulit untuk melihat dengan jelas.
  6. Menyerang satu mata atau keduanya. Semua gejala tersebut harus diwaspadai karena terkadang hanya menyerang satu mata saja baru menyebar ke mata kedua. Kondisi ini sangat berbahaya sehingga membutuhkan perawatan darurat.

Diagnosis

Pemeriksaan herpes mata semuanya dilakukan oleh dokter spesialis mata yang berpraktek mandiri atau di rumah sakit. Dengan prosedur seperti:

  1. Dokter akan melakukan wawancara untuk bertanya kepada pasien mengenai kondisi mata dan apa yang dirasakan.
  2. Dokter melakukan pemeriksaan fisik mata termasuk struktur bagian luar dan dalam mata. Pemeriksaan ini akan membuat dokter mengetahui kondisi medis pada bagian bola dan kelopak mata.
  3. Pemeriksaan cairan mata di laboratorium dilakukan ketika dokter curiga penyakit akibat virus.
  4. Tes darah juga dilakukan jika dokter curiga disebabkan oleh penyakit komplikasi.

Pengobatan

1. Perawatan untuk keratitis epitel

Jika terkena keratisis epitel maka biasanya infeksi akan hilang atau sembuh sendiri jika menyerang bagian kornea. Dokter akan memberikan obat tetes mata yang berfungsi untuk mengatasi virus pada kornea baik dengan obat oral atau obat tetes mata. Jenis obat yang diberikan termasuk seperti asiklovir yang lebih aman dan tidak menyebabkan efek samping. Selain itu jika kotoran mata sangat banyak maka dokter akan membersihkan dengan prosedur debridement. Pasien mungkin sedikit tidak nyaman tapi efeknya sangat baik untuk membantu penglihatan mata tetap normal.

Sponsors Link

2. Perawatan untuk keratitis stroma

Keratitis stroma basanya menyerang bagian kornea dalam yang bisa menyebabkan pertumbuhan jaringan parut pada kornea. Bagian inilah yang sering menyebabkan kebutaan pada kasus herpes mata. Obat mata yang diberikan melalui antivirus oral dan tetes, obat tetes mata anti inflamasi dan steroid.

3. Krim atau salep

Jika herpes mata cukup ringan maka biasanya dokter memberikan obat tetes mata berupa krim atau salep anti virus termasuk seperti trifluridine dan ganciclovir. Terkadang dokter juga memberikan obat untuk diminum dan suntikan seperti valacyclovir dan acyclovir.

4. Kortikosteroid

Jika ternyata herpes mata menyebabkan komplikasi maka dokter akan memberikan kortikosteroid untuk mencegah mata peka terhadap cahaya. Juga obat untuk mengatasi fotopobia seperti krim scopolamine 0.25% dan atropine 1% yang bisa digunakan untuk tiga kali sehari.

Pencegahan

  1. Menjaga kebersihan.  Hal paling penting untuk menjaga agar tidak terkena heper mata adalah dengan menjaga kebersihan. Pastikan Anda selalu mencuci tangan setelah berada di tempat umum atau bersentuhan dengan orang lain. Anda juga bisa menggunakan cairan antiseptik berbentuk gel.
  2. Jangan terbiasa mengucek mata. Kebiasaan mengucek mata bisa menyebabkan penularan penyakit seperti herpes mata. Jadi hilangkan kebiasaan ini. Jika mata gatal gunakan tisu atau kain yang bersih untuk menyentuh mata.

Itulah beberapa keterangan mengenai herpes mata seperti penyebab, gejala, pengobatan dan pencegahan. Karena penyakit ini bisa menyebabkan kebutaan maka hindari pemicu dan jaga kebersihan mata Anda.

, , , ,
Oleh :