Sponsors Link

Heterochromia : Penyebab – Diagnosis – Perawatan

Sponsors Link
Heterochromia

Bagian-bagian mata dan fungsinya pada dasarnya harus sama untuk semua orang. Termasuk untuk bagian iris mata yang menunjukkan warna pada mata. Setiap orang di seluruh dunia bisa memiliki warna iris yang berbeda. Orang Indonesia cenderung memiliki iris warna hitam, kemudian dari ras Amerika Afrika bisa memiliki iris warna hijau, abu, coklat dan warna lain.

ads

Kedua iris mata seharusnya memiliki warna yang sama. Namun ada beberapa orang yang menderita heterochromia dimana warna dua iris mata berbeda. Kasus ini sangat langka dan bahkan hanya terjadi pada 11 orang dari setiap 1.000 orang. Karena itu kami akan mengungkap mengenai kondisi heterochromia seperti pengertian, penyebab, diagnosis dan perawatan.

Heterochromia adalah kondisi dimana seseorang memiliki satu iris pada mata memiliki warna yang berbeda dari iris yang lain. Iris sendiri adalah bagian dari jaringan mata yang mengelilingi pupil dan memberikan warna. Ada beberapa warna iris mata seperti hitam, hijau, abu, coklat, biru dan warna lain.

Heterochromia terkadang menjadi gejala kanker mata yang harus diwaspadai kecuali jika terjadi sejak lahir. Warna iris mata kita terbuat dari pigmen yang diwariskan dari orang tua atau garis keturunan. Jika iris mata berwarna coklat maka itu artinya iris kaya dengan melanin, jika biru maka artinya kurang melanin. Gen yang membentuk warna iris mata seharusnya membentuk konstelasi penuh tapi ada gen tertentu yang menyumbangkan warna lain sehingga menjadi heterochromia.

Penyebab

Jika perubahan warna iris mata memang sudah terjadi sejak lahir maka kondisi ini bisa disebut murni. Namun jika ternyata terjadi secara mendadak maka heterochromia bisa karena penyakit tertentu. Berikut ini penyebab heterochromia yang harus diwaspadai.

  1. Trauma mata. Trauma mata menyebabkan perubahan warna mata akibat pukulan benda tumpul, paparan bahan kimia, cedera saat beraktivitas, terkena logam dan partikel keras atau kecelakaan.
  2. Glaukoma. Penyakit glaukoma menjadi salah satu penyebab heterochromia akibat banyaknya cairan yang menumpuk pada iris mata yang membuat perubahan warna dari waktu ke waktu. Kondisi penyakit ini menyebabkan kebutaan namun perawatan dini yang tepat bisa mencegah kebutaan.
  3. Efek obat. Orang yang sedang minum obat tertentu juga bisa mengalami heterochromia yang terkadang bersifat sementara atau waktu yang lebih lama. Misalnya obat untuk penyakit glaukoma dan penurun tekanan pada mata.
  4. Neuroblastoma. Kanker mata jenis neuroblastoma adalah kanker mata yang sering terjadi pada anak-anak dibawah 10 tahun. Pertumbuhan tumor mata akan menyebabkan tekanan pada saraf di bagian leher dan dada. Akibatnya anak akan memiliki mata yang sayu dan terkulai sehingga pupil ikut mengecil dan menyebabkan heterochromia.
  5. Kanker mata. Penyakit kanker mata juga bisa menyebabkan kadar melanoma pada mata berubah sehingga pigmen yang memberi warna iris mata menurun atau meningkat. Kondisi ini sering menyebabkan iris berubah menjadi gelap.
  6. Sindrom Waardenburg. Ini adalah kondisi kelainan genetik yang disebabkan karena dominasi autosom yang membuat perubahan warna pada kulit, mata dan rambut. Kondisi ini hampir sama dengan Piebaldisme  namun penderita tidak mengalami tuli. Kemudian gejala hanya ditemukan bercak warna yang berbeda pada bagian kepala, alis, mata dan bulu mata.
  7. Sindrom Horner. Kondisi ini terjadi ketika cedera lahir otak bagian intrauterin yang menyebabkan sistem saraf berbeda antara satu mata ke mata yang lain. Biasanya pupil kiri menjadi lebih kecil dan terkulai sehingga warna iris lebih cerah.
  8. Penyakit Hirschsprung. Jenis penyakit yang menyerang gangguan usus ini sering menyebabkan iris mata kekurangan pigmen sehingga satu mata tidak sama dengan yang lain.
  9. Sindrom Parry-Romberg. Atau juga disebut dengan atrofi hemifacial progresif, dimana penyakit menyebabkan kerusakan kulit dan jaringan lunak yang menyerang setengah bagian wajah saja.

Tipe Heterochromia

  1. Heterochromia lengkap. Tipe ini akan menyebabkan satu mata memiliki warna yang berbeda dengan mata yang satunya, akibat perbedaan pigmen lengkap yang menyerang pada satu bagian mata.
  2. Heterochromia parsial. Merupakan perbedaan warna mata yang terjadi pada satu mata, sehingga dalam satu mata bisa memiliki beberapa warna mata. Kondisi ini bisa terjadi secara sentral dan sektoral dimana sentral hanya menyerang pada bagian tengah mata. Jika termasuk sektoral maka perbedaan warna terlihat pada satu area saja.

Diagnosis

  1. Pemeriksaan oleh dokter spesialis mata dengan menggunakan alat slit lamp dimana dokter akan mengkonfirmasi jika terjadi heterochromia.
  2. Pencatatan medis bisa dilakukan sejak lahir terutama jika terjadi kelainan pada warna mata dan ada riwayat kelainan genetik.
Sponsors Link

Perawatan

Sampai saat ini perawatan penuh yang dilakukan untuk heterochromia masih belum bisa dilakukan. Dan bahkan belum pernah tercatat secara medis. Hanya saja perawatan bisa dilakukan sesuai dengan penyebab dan faktor risiko yang menyebabkan heterochromia. Dokter mata bisa merekomendasikan untuk menggunakan lensa mata jika ternyata warna satu mata tampak lebih terang atau gelap. Namun perawatan ini dilakukan dalam pandangan kosmetika saja.

Prognosis

Sampai saat ini orang-orang yang lahir dengan kondisi heterochromia terbukti memiliki prognosis yang sangat baik dan bisa menjalani hidup dengan normal. Meskipun selalu ada keluhan visual namun biasanya cukup ringan dan tidak berhubungan dengan penyakit mata tertentu. Namun pada penderita heterochromia yang disebabkan karena penyakit yang menyerang mata seperti kanker atau tumor bisa menyebabkan kebutaan dan kehilangan penglihatan.

Daftar Selebritis Penderita Heterochromia

Kondisi heterochromia bisa terjadi pada beberapa orang, diantaranya adalah para selebritis. Berikut ini selebritis yang menderita heterochromia dan mereka tetap menjalani hidup dengan normal.

  1. Alice Eve. Artis cantik ini memiliki iris mata kiri biru dan iris kanan berwarna hijau. Cacat ini justru membuat artis terlihat lebih cantik.
  2. Virginia Madsen yang terlahir dengan warna iris hijau dan satunya berwarna coklat.
  3. Mila Kunis yang terlihat cantik dengan warna hijau pada iris kiri dan kanan berwarna coklat.
  4. Kate Bosworth yang membuat sang artis terlihat menawan karena satu iris matanya berwarna biru hazel.
  5. Benedict Cumberbatch menjadi salah satu contoh orang yang menderita heterochromia sectoral dimana satu mata terlihat memiliki warna iris yang berbeda sesuai dengan cahaya yang mengenai mata. Terkadang warna mata terlihat berwarna hijau dan terkadang juga biru.

Itulah informasi mengenai heterochromia seperti pengertian, penyebab, diagnosis dan perawatan. Juga dilengkapi dengan daftar selebritis terkenal yang memang sudah menderita kelainan langka ini sejak lahir.

, , ,



Oleh :