Sponsors Link

Penyakit Mata Hifema : Penyebab – Gejala – Pengobatan

Sponsors Link

Mata menjadi indra yang sangat penting untuk semua orang. Tanpa mata yang sehat maka kita tidak bisa melihat dengan jelas. Berbagai gangguan mata bisa menyebabkan ancaman yang sangat serius untuk penglihatan, terutama ketika penyakit tersebut tidak diobati.

ads

Salah satu kondisi yang menyerang mata dan sangat berbahaya misalnya ketika terjadi pendarahan pada mata. Munculnya ciri-ciri pembuluh darah mata pecah ini bisa menjadi hal yang sangat berbahaya. Kondisi ini juga akan menunjukkan pendarahan pada bagian depan mata atau juga disebut hifema. Hifema pasti akan membuat penderita merasa panik karena darah yang terlihat terus menerus pada mata. Kondisi ini juga pasti akan membuat mata menjadi tidak nyaman dan bahkan penglihatan kabur. Berikut akan kami jelaskan mengenai penyakit mata hifema seperti penyebab, gejala dan pengobatan agar lebih paham.

Pengertian Hifema

Hifema termasuk salah satu jenis jenis penyakit mata yang akan menyebabkan munculnya darah pada bagian bilik mata area depan atau antara bagian kornea dan iris mata. Pendarahan yang sangat jelas ini akan langsung terlihat oleh orang lain atau dokter yang memeriksa. Darah yang keluar pada dasarnya tidak terlalu banyak tapi semakin banyak darah yang menumpuk maka akan memicu penglihatan ganda dan kabur sehingga memang sangat tidak nyaman.

Jika tidak segera dirawat maka tahap awal hifema akan menyebabkan darah keluar dari mata dan bercampur dengan cairan mata yang bening. Kondisi dasar yang memicu munculnya hifema adalah ketika pembuluh darah pada bagian depan mata mengalami perobekan karena  benturan atau trauma pada mata yang sangat keras. Misalnya jika mata Anda terkena pukulan tangan, bola, benda tumpul, jatuh dan akibat kondisi trauma yang lain.

Penyebab

  1. Terjadi benturan atau cedera yang sangat parah untuk mata. Kondisi ini sangat sering terjadi dalam pertandingan olahraga misalnya mata terkena bola, shuttlecock dan berbagai alat lain dalam olahraga.
  2. Gangguan pembuluh darah. Masalah pembuluh darah yang menyebabkan iris mata menjadi tidak normal akan membuat kondisi mata mengalami pendarahan.
  3. Herpes. Herpes adalah salah satu penyakit yang disebabkan virus dan membuat tubuh terkena bintik-bintik merah yang berisi air. Herpes bisa menyebar sampai mata sehingga menyebabkan pendarahan pada bagian kornea mata. Hal ini juga sering terjadi akibat efek cacar air pada mata.
  4. Hemofilia. Hemofilia atau masalah gangguan sistem pembekuan darah juga bisa memicu hifema. Kondisi ini sering terjadi ketika mata terkena trauma sampai memicu pendarahan dalam dan akhirnya menjadi hifema.
  5. Penyakit anemia sel sabit. Penyakit anemia sel sabit juga akan menyebabkan pendarahan ketika banyak sel darah merah yang rusak dan hancur, namun kondisi ini terjadi pada pembuluh darah di bagian mata.
  6. Efek operasi mata. Hifema juga bisa terjadi karena efek operasi pada mata misalnya setelah operasi katarak, operasi lasik dan prosedur laser pada mata.
  7. Hifema spontan. Ini menjadi kondisi yang sangat spontan dimana pembuluh darah pecah karena kanker mata atau penyakit mata uveitis.
  8. Kerusakan sel mata. Kerusakan pada sel-sel mata juga akan menyebabkan hifema yang akan membuat pandangan mata kabur, ganda dan mata terasa nyeri dari waktu ke waktu.
  9. Gangguan pada neoplasma. Ini adalah gangguan yang akan menyebabkan kerusakan jaringan mata sehingga muncul jaringan abnormal pada mata secara berlebihan.
  10. Efek penggunaan lensa kontak. Orang yang terbiasa menggunakan lensa kontak juga akan terkena hifema dan terkadang juga dipengaruhi oleh efek samping obat tetes mata dan berbagai kosmetik yang mengenai bagian dalam mata.

Gejala

  1. Mata sakit terutama saat mata sedang aktif misalnya saat berkedip dan disertai dengan keluarnya cairan bening dan darah tipis dari mata.
  2. Pandangan mata kabur. Setelah muncul darah pada lapisan luar mata maka pandangan mata akan kabur atau semua objek terlihat ganda sehingga penderita sulit melihat dengan jelas untuk jarak pendek dan jauh.
  3. Orang lain bisa melihat darah dari mata penderita. Hal ini karena darah selalu muncul dan menumpuk pada bagian kornea dan iris mata.
  4. Glaukoma. Hifema juga bisa terjadi pada penderita glaukoma dimana terjadi penumpukan kadar gula yang berlebihan pada mata penderita diabetes.
  5. Bola mata keruh. Hifema juga akan menyebabkan bola mata menjadi keruh, merah dan bagian putih mata cenderung tidak jernih atau bening.
    Sponsors Link

  6. Kelopak mata bengkak. Hifema juga akan menyebabkan kelopak mata menjadi bengkak karena terjadi peradangan pada bagian dalam mata.
  7. Pupil mata terlihat lebih besar dan pandangan mata kabur. Kondisi ini disebabkan karena pupil mata mengalami pelebaran akibat trauma yang menyerang bagian dalam mata.
  8. Sensitif terhadap cahaya. Penderita juga akan mengalami rasa sensitif ketika melihat cahaya dan akhirnya mata menjadi sangat silau dan nyeri saat melihat cahaya. Termasuk ketika mata terkena cahaya matahari dan cahaya lampu.

Diagnosa Hifema

  1. Pemeriksaan mata dengan melakukan wawancara dengan penderita oleh dokter spesialis mata.
  2. Pemeriksaan mata dengan menggunakan slit lamp dan pemeriksaan menggunakan CT Scan mata jika diperlukan.

Pengobatan

  1. Perawatan sesuai kondisi dan usia penderita. Jika hifema sangat ringan biasanya akan sembuh sendiri dengan perawatan ringan di rumah selama kurang lebih 7 hari. Jika masih belum sembuh maka diperlukan perawatan lanjutan di rumah sakit.
  2. Obat pereda sakit. Biasanya jika hifema menyebabkan rasa sakit yang cukup parah maka bisa mengonsumsi obat pereda sakit seperti paracetamol dan ini diperlukan resep dokter. Penderita sebaiknya tidak minum obat yang termasuk aspirin dan obat anti inflamasi seperti naproxen atau ibuprofen karena menyebabkan pendarahan yang lebih parah.
  3. Obat tetes mata kortikosteroid. Obat ini diresepkan oleh dokter untuk mengatasi peradangan, nyeri, dan mencegah hifema agar tidak lebih parah.
  4. Perawatan di rumah sakit. Selain itu juga diperlukan perawatan di rumah sakit terutama untuk anak-anak dan lanjut usia karena tekanan yang terjadi pada bola mata bisa memicu pendarahan saat sel darah merah pada mata diproduksi berlebihan.

Itulah semua keterangan tentang penyakit mata hifema seperti penyebab, gejala dan pengobatan. Kondisi mata hifema perlu mendapatkan perawatan intensif agar kondisi mata tidak terkena cacat permanen.

, , ,



Oleh :