Sponsors Link

5 Macam-Macam Obat Tetes Mata dengan Fungsi dan Kandungannya

Sponsors Link

Pada umumnya, kita begitu hati-hati ketika berhadapan dengan obat mata. Kandungan obat mata cukup berpengaruh terhadap keberlangsungan dan kesehatan mata. Jika salah memilih, akibat fatal bisa terjadi, entah itu mata rusak ataupun mata buta.

ads

Secara garis besar, obat mata hadir karena pengaruh dari luar dan dalam. Misalnya, gangguan dari luar berupa terkena sengatan matahari, TV, komputer, sinar X, debu, zat kimia, percikan api, dan sebagainya. Sedangkan gangguan dari dalam, misalnya kekurangan vitamin A yang menyebabkan rabun senja.

Karena itu, hadirlah macam-macam obat tetes mata yang bisa mengurangi dan mengobati efek gangguan tersebut. Obat tetes mata ini ditakar sesuai dosis yang dianjurkan, tergantung kasus gangguan yang terjadi pada mata. Pengobatan dalam dosis besar atau berlebihan justru mengganggu penglihatan, bahkan mengurangi kemampuan mata untuk melihat warna. Berikut ini adalah macam-macam obat tetes mata berdasarkan fungsi atau kegunaannya.

1. Untuk menjaga kebersihan

Bagi pengguna lensa kontak, obat tetes mata sangat berperan dalam cara merawat lensa kontak, juga menjaga kehigienisannya. Lensa kontak yang higienis, akan mengurangi resiko mata merah, bengkak, atau masalah-masalah lainnya. Ada pula obat tetes mata yang berfungsi untuk mencuci mata, agar mata terlihat bersih.

2. Untuk melindungi mata dari infeksi atau kelenjar mata kering

Terpapar sinar matahari dan debu membuat mata kering, bahkan infeksi. Sehingga, hal itu membuat kelenjar air mata turut kering. Untuk itu, mata gatal, mata kering, bisa diatasi dengan obat tetes mata.

3. Untuk melawan peradangan

Radang mata perlu obat tetes mata yang memiliki dosis tertentu. Radang mata cenderung membuat mata bengkak atau inflamasi. Obat tetes matanya pun dijual terbatas, karena hanya dapat dibeli melalui resep dokter.

4. Untuk mengobati gangguan metabolisme mata

Mata yang mengalami efek gangguan metabolisme, seperti katarak, membutuhkan operasi sebagai langkah penyembuhannya. Sedangkan pemberian obat tetes mata sebagai pendukung agar mata lebih cepat pulih. Tentunya, obat ini membutuhkan resep dokter pula.

5. Untuk mendiagnosis mata

Pemeriksaan atau diagnosis mata membutuhkan obat tetes mata yang bisa memperbesar atau memperkecil pupil. Obat mata ini harus dibuat dengan cermat dan sesuai dosis yang dianjurkan. Lalu, apa saja kandungan yang dibutuhkan untuk menyembuhkan mata? Berikut ini adalah macam-macam obat tetes mata berdasarkan kandungannya.

  • Boric acid

Boric acid dikenal sebagai boorwater. Kandungan obat tetes mata ini dikenal sebagai obat cuci mata untuk membersihkan mata dari debu dan kotoran. Obat ini dijual bebas dalam botol kecil ukuran 5 ml, 10 ml, dan 15 ml. Penggunaannya, cukup diberi beberapa tetes saja.

  • Larutan EDTA dan Larutan garam isotonis

Larutan EDTA dan larutan garam isotonis banyak dijumpai di cairan pembersih lensa kontak. Larutan EDTA (etilen diamin tetra asetat) 0,1 persen berfungsi untuk mencuci lensa kontak dan mengikat zat kapur. Sedangkan larutan garam isotonis yang mengandung kloroheksadin glukonat berfungsi sebagai antiseptik. Larutan garam isotonis ini juga berfungsi sebagai pembersih lendir pada lensa kontak, dengan catatan mengandung senyawa tambahan enzim lipase, protease, dan pronase.

  • Zat kemoterapeutik

Zat kemoterapeutik dijumpai pada obat tetes mata untuk melindungi infeksi. Obat mata dengan zat ini terdapat pada golongan antibiotik, sulfonamida, idoksuridin, dan sebagainya. Obat ini khusus dibuat dalam salep untuk sakit mata yang steril dan obat tetes, serta harus disertai resep dokter.

Sponsors Link

  • Zat HPMC (hidroksipropil-metilselulosa)

Zat HPMC terkandung dalam obat cairan air mata. Zat ini berfungsi sebagai obat air mata buatan. Obat dengan kandungan zat HPMC harus disertai resep dokter, dan biasa digunakan pada mala hari. Ada pula obat tetes air mata buatan tanpa zat HPMC, namun bentuknya sebagai obat antiseptik yang dikenal sebagai obat povidone. Obat ini juga perlu resep dokter.

  • Hormon steroida kortikosteron

Kandungan hormon steroida kortikosteron berguna untuk obat tetes mata peradangan atau inflamasi mata. Kandungan obat ini biasa dijumpai berbentuk salep, obat tetes dalam botol biasa. Hormon ini tidak larut dalam air, sehingga warnanya agak keruh dan berbentuk koloid. Kandungan ini juga tidak boleh dipakai untuk mata luka, karena akan sulit sembuh. Selain itu, obat dengan kandungan ini harus ditebus dengan resep dokter.

  • Timolol atau asetazolamida

Kandungan ini biasa dijumpai di obat tetes mata untuk menyembuhkan gangguan metabolisme, misalnya katarak dan glukoma. Kandungan obat ini berfungsi untuk menurunkan tekanan bola mata, mengurangi produksi cairan mata, dan wajib ditebus dengan resep dokter.

  • Atopin atau pilokarpin

Atopin atau pilokarpin adalah nama generik obat tetes mata untuk keperluan pemeriksaan mata. Obat ini berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil pupil mata. Obat ini pun harus dibuat cermat, berdaya tahan terbatas, dan harus ditebus dengan resep dokter.

Itulah macam-macam obat tetes mata berdasarkan fungsi dan kandungan obat. Perlu diketahui, obat tetes mata terbatas dan perlu dijaga kesterilannya, agar mata kita tidak terkena infeksi kuman atau virus.

, , ,



Oleh :
Kategori : Pengobatan