Sponsors Link

Daftar Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Setelah Operasi Katarak

Sponsors Link

Menurut data terakhir yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan penyakit katarak di Indonesia diderita oleh sekitar 210000 jiwa jumlah ini kurang lebih 0,1% dari penduduk Indonesia yang berjumlah sekitar 250 juta Jiwa. Penyakit katarak umumnya diderita oleh orang dewasa dengan rentang usia 40 tahun ke atas. Namun saat ini penyakita mata katarak bisa saja diderita orang berusia muda bahkan katarak bisa terjadi juga pada anak-anak untuk itu orang tua diharapkan mengetahui juga ciri-ciri katarak bayi baru lahir  sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat jika buah hatinya memiliki indikasi tersebut.

ads

Katarak sendiri merupakan penyakit mata yang paling besar kontribusinya dalam menyebabkan kebutaan. Mata katarak ini ini ditandai dengan penglihatan mata semakin keruh dari waktu waktu ke waktu, sensitive terhadap cahaya, dan beberapa indikasi lainnya yang intinya menganggu pandangan.

Penyakit katarak bisa juga akibat dari retinopati diabetik. Di mana orang yang memiliki penyakit diabetes akan sangat mungkin terkena penyakit mata katarak. Hubungan katarak dengan penyakit diabetes millitus sangat erat, bahkan penderita diabetes memiliki risiko dua kali lipat terkena penyakit katarak dibanding orang yang tidak memiliki penyakit diabetes.

Jika penyakit mata katarak ini sudah parah maka solusi yang harus dilakukan oleh penderita katarak adalah operasi mata. Sebab lensa mata yang sudah keruh sudah tidak lagi diobati, sehingga jalan satu-satunya adalah dengan mengganti lensa mata, agar penglihatan kembali normal.

Operasi katarak adalah merupakan prosedur untuk penggantian lensa mata buatan atau intraokuler, dengan tujuan untuk mengembalikan penglihatan yang sudah tidak jelas. Tidakan tersebut harus melalui persiapan operasi katarak agar prosesnya dapat berjalan dengan lancar dan tanpa efek samping operasi katarak.

Fakta Setelah Operasi Katarak

Ternyata operasi katarak ini tidak serta merta membuat mata langsung bisa berfungsi dengan normal pasca oparasi. Setelah melakukan operasi katarak perlu diikuti dengan upaya perawatan serius dan kehati-hatian, agar kesehatan mata setelah operasi kembali pulih dan dapat melihat dengan normal.

Upaya menjaga kesehatan mata katarak setelah masa operasi salah satunya adalah dengan menghindari makanan yang bisa menyebabkan mata tak kunjung sembuh setelah operasi. Penderita mata katarak harus meninggalkan makanan yang dipantang agar perawatan pasca operasi dapat berjalan dengan baik sehingga mata dapat normal seperti sedia kala.

Berikut ini beberapa makanan yang tidak boleh dimakan setelah operasi katarak, agar anda bisa lebih wasapada:

Margarin dan minyak sayur

Margarin dan minyak sayur ini merupakan makanan yang harus dihindari pasca operasi katarak alasannya adalah karena minyak sayur ini merupakan makanan yang memiliki lemak jenuh ganda, yang mudah teroksidasi oleh tubuh. Jika penderita operasi katarak banyak mengkonsumsi margarin dan minyak sayur maka kolesterol dalam darah akan naik dan bisa membahayakan penglihatan pasca operasi katarak. Margarin dan minyak goreng ini banyak terdapat dalam makan yang cara mematangkannya dengan di goreng.

Goreng-gorengan, atau makanan yang digoreng

Makanan yang digoreng menjadi prioritas makanan yang harus dihindari oleh penderita katarak yang telah menjalani operasi mata. Hal ini disebabkan karena minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng bahan makanan tersebut memiliki lemak jenuh kolesterol yang tinggi. Dimana kolesterol jahat akan menumpuk dan membentuk plak di pembuluh darah termasuk pembuluh darah yang menuju mata. Jika setelah operasi seseorang masih gemar mengkonsumsi goreng-gorengan bukan suatu hal yang tidak mungkin mata akan kembali terkena katarak, apalagi jika penderita tersebut merupakan orang yang memang sangat beresiko terhadap penyakit mata katarak seperti penderita diabetes yang sudah parah.

Makanan dengan kadar gula tinggi

Sudah menjadi rahasia umum jika penderita diabetes memiliki resiko terkena penyakit mata katarak lebih tinggi dibanding orang yang tanpa diabetes. Berbanding lurus dengan kadar gula dalam darah dari penyakit diabetes yang kemudian menjadi penyebab terkena penyakit katarak atau komplikasi diabetes dengan mata katarak. Jika seseorang telah menjalani operasi katarak maka diharuskan untuk meninggalkan makanan yang mengandung kadar gula tinggi. Sebab kadar gula yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah tinggi atau menimbulkan hipertensi hingga kadar trigliserida yang melonjak naik. Dua masalah kesehatan ini sangat berpengaruh pada sistem kardiovaskuler termasuk pada mata.

Sponsors Link

Minuman bersoda

Minuman bersoda ini mengandung ortofosfat yaitu sejenis zat cara mencegah penyerapan kalsium. Sehingga jika seorang banyak minum minuman bersoda maka kemungkinan tulangnya akan keropos atau lebih tinggi memiliki risiko terkena osteoporosis dibanding orang yang tidak meminum minuman bersoda bahkan bisa merugikan kesehatan mata.

Minuman berkafein

Minuman berkafein ini memiliki zat perangsang yang bisa mempengaruhi otak untuk tetap terjaga. Zat stimulan yang ada pada kopi misalnya bisa menyebabkan rasa gelisah cemas dan tidak bisa tidur. Dengan mengkonsumsi kafein memiliki efek samping terhadap keseahatan mata. Sedangkan mata penderita katarak yang baru saja operasi masih rentan terhadap gangguan yang disebabkan oleh zat pemicu seperti kafein.

Demikian penjelasan jenis makanan yang dilarang untuk penderita katarak semoga bisa diterapkan untuk pasca operasi katarak. Semoga bermanfaat.

, , , ,