Sponsors Link

Mata Bintitan Bernanah: Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasi  

Sponsors Link

Salah satu gangguan mata yang sering dialami oleh hampir setiap orang adalah bintitan. Bintitan merupakan sebuah gangguan mata dengan munculnya bintil atau benjolan berukuran kecil yang tumbuh di bagian kelopak mata. Bintil atau benjolan kecil tersebut dapat muncul pada kelopak mata bagian atas maupun kelopak mata bagian bawah.

ads

Bintitan pada umumnya tidak terasa sakit, hanya saja cukup mengganggu penglihatan karena ukuran dan letaknya yang menutupi sebagian mata kita. Selain itu, bintitan juga dapat merusak penampilan, karena kita harus terlihat dengan kelopak mata yang seperti bengkak atau sembab. Bintil yang muncul hampir sama dengan jerawat, hanya berbeda tempat munculnya. Jadi, sebagaimana jerawat yang dapat pecah dan terkadang sampai mengeluarkan nanah, begitupun juga dengan bintil pada bintitan.

Bintil tersebut dapat pecah dan mengeluarkan nanah. Bintitan yang tidak mengeluarkan nanah penangannya cukup mudah, yakni anda dapat tinggal mengompresnya dengan air hangat. Tetapi bagaimana jika bintitan tersebut sampai mengeluarkan nanah? Perlukah kita khawatir? Apakah hal tersebut berbahaya? Bagaimana mengatasinya? Nah, untuk menjawab itu smeua mari kita simak penjelasan mengenai bintitan bernanah yang telah kami rangkum dari beberapa sumber.

Penyebab Mata Bintitan Hingga Bernanah

Pada umumnya, penyebab dari bintitan adalah penyumbatan yang terjadi pada kelenjar yang terletak di kelopak mata. Kelenjar tersebut adalah kelenjar yang berperan dalam memproduksi cairan pada mata dan terletak di sekeliling tepian kelopak mata. Penyumbatan  pada saluran kelenjar tersebut kemudian menyebabkan peradangan. Ketika benda-benda kecil asing seperti debu, kotoran, bahkan make-up menempel pada bagian kelompak mata dan tidak dibersihkan, benda-benda itu dapat menyumbat kelenjar yang terletak pada kelopak mata dan terjadilah peradangan. Jadi tidak selalu bakteri yang menyebabkan munculnya bintitan. Meskipun tak sampai ada infeksi bakteri, peradangan pada kelopak mata ini tetap bisa terjadi.

Debu, kotoran dan make up semacam eyeliner adalah benda-benda yang mudah menmpel di wajah terutama pada bagian kelopak mata. Terlebih kelopak mata adalah salah satu bagian pelindung mata dari segala benda-benda asing agar tidak masuk dan melukai mata. Kebiasaan buruk menggosok atau mengucek mata dengan tangan yang kotor dan tidak menghapus make-up dengan bersih dapat menjadi salah satu penyebab dari menempelnya benda-benda asing tersebut yang kemudian menginfeksi mata.

Kuman yang ada di telapak tangan dengan mudahnya juga dapat menginfeksi kelopak mata. Sedangkan bintitan yang terjadi karena infeksi bakteri disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Oleh karena itu, disarankan untuk membersihakan bagian kelopak mata secara berkala agar debu, kotoran, bekas makeup yang berasal dari berbagai macam bahan kimia dapat terhapus bersih dan tidak menumpuk. Selain itu, ketika sedang mengalami bintitan, pengguna lensa kontak disarankan untuk tidak menggunakan lensa kontaknya terlebih dahulu selama masa penyembuhan.

Jika bintitan disebabkan oleh

Gejala Bintitan Bernanah

Bintitan yang bernanah disebabkan oleh penyumbatan disertai dengan infeksi bakteri pada kelenjar kelopak mata. Bakteri yang terperangkap di dalam kelenjar menyebabkan infeksi sehingga muncul lah peradangan. Munculnya bintil kecil yang kemerahan adalah salah satu gejala peradangan tersebut. Semakin lama bintil tersebut akan semakin memerah dan pada beberapa kasus bintil tersebut bahkan mengeluarkan nanah. Terbentuknya nanah dipicu oleh keberadaan bakteri staphilococcus yang masuk ke dalam kelenjar kelopak mata. Meskipun tidak menimbulkan rasa sakit, tetap saja bintitan sebaiknya diperiksakan karena mengganggu penglihatan dan menimbulkan perasaan tidak nyaman. Selain itu, pemeriksaan ke dokter bertujuan agar penderita segera mendapatkan obat yang sesuai untuk mempercepat pengempesan bintil dan penyembuhan.

Sponsors Link

Pada umumnya, gejala bintilan adalah:

  1. Munculnya benjolan kecil yang berwarna kemerahan atau biasa disebut dengan bintil pada kelopak mata, bawah ataupun atas.
  2. Terkadang mata menjadi berair
  3. Bagian disekitar bintil menjadi sedikit bengkak dan terkadang terasa sedikit nyeri.
  4. Di sekitar kelopak mata kotoran mata jadi lebih sering muncul. Hal ini dikarenakan adanya benda-benda asing yang mengotori mata.

Cara Mengatasi Bintitan Bernanah

Pada dasarnya bintitan tidak terlalu berbahaya hingga membutuhkan  tindakan medis. Namun ketika benjolan yang terdapat pada kelopak mata tidak kunjung mengempis padahal rasa sakit sudah lama tidak timbul maka kondisi ini disebut dengan chalazion dan bisa saja membutuhkan tindakan medis semacam operasi yang dilakukan oleh dokter spesialis mata. Selain itu, berikut ini rangkuman dari salah satu sumber mengenai cara mengatasi bintitan:

  1. Mengompres bagian yang bengkak pada kelopak mata dengan air hangat.
  2. Untuk yang sering menggunakan kontak lensa, baiknya simpan kontak lensa anda terlebih dahulu untuk beberapa saat hingga bintitan anda sembuh sepenuhnya. Hal itu dimaksudkan agar tidak menimbulkan peradangan atau infeksi yang berlanjut.
  3. Menggunakan pelindung seperti kaca mata untuk meminimalisir masuknya benda-benda asing yang akan memperparah bintitan. Hal ini juga sekaligus menjaga kebersihan mata.
  4. Jika bintitan menimbulkan rasa nyeri, anda bisa mencoba meredakan nyeri tersebut dengan mengonsumsi obat pereda nyeri. Tetapi ingat, hanya jika diperlukan. Jangan terlalu sering mengonsumsi obat ini. 
    Sponsors Link

  5. Anda bisa mengompres kelopak mata yang mengalami bintitan dengan kantung plastik berisi air hangat atau handuk yang sudah direndam dengan air hangat sebelumnya selama 10-15 menit sebanyak empat hingga enam kali sehari. Pengompresan ini akan mempercepat terbentuknya nanah dengan ditandai munculnya bintik keputihan di atas benjolan kecil pada kelopak mata. Jika benjolan pecah dan mengeluarkan nanah, biasanya setelah itu benjolan tersebut akan mengempis dan bintitan pun hilang. Jika benjolan yang tidak kunjung pecah, maka dokter biasanya akan mengambil tindakan menyayat benjolan tersebut agar nanah atau isinya dapat keluar sampai bersih.

Namun jika bintil terlanjur pecah atau pecah dengan sendirinya, maka anda harus mencegah penyebaran infeksi dan menjaganya agar tidak muncul lagi. Berikut ini cara-caranya dirangkum dari salah satu sumber.

  1. Cuci tangan dengan sabun hingga tangan benar-benar bersih,
  2. Rendam kapas atau kassa yang masih steril di dalam air hangat.
  3. Keluarkan nanah hingga habis dengan cara memijit bintil atau benjolan kecil dengan lembut menggunakan kapas yang sudah direndam dalam air hangat. Jika sudah habis, nanah yang keluar akan berganti dengan darah.
  4. Bersihkan mata menggunakan air hangat setelah bintil benar-benar mengempis
  5. Cuci tangan hingga bersih dengan sabun.

Sekian pembahasan mengenai mata bintitan hingga bernanah mulai dari penyebab, gejala dan penanganannya. Semoga bermanfaat.

, , , ,