Sponsors Link

9 Penyebab Mata Kanan Bawah Kedutan Terus Menerus dan Pengatasannya

Sponsors Link

Terjadinya mata kedutan seringkali dikaitkan dengan berbagai mitos yang berkembang di masyarakat. Bahkan arti kedutan pun berbeda sesuai mata kanan atau mata kiri. Bahkan posisi atas dan bawah mata memiliki arti yang berbeda pula. Pernahkah Anda mengalami mata kanan bawah kedutan terus menerus? Kondisi tersebut sering diartikan sebagai pertanda buruk. Namun, apakah penyebab dan bagaimana cara mengatasinya secara medis?

ads

Mata kedutan adalah hal umum yang sering dialami oleh masyarakat. Meski sering dianggap memiliki pertanda khusus, terjadinya kedutan terus menerus rupanya memiliki penjelasan medis. Kedutan mata atau Blepharospasm adalah kejang berulang yang terjadi pada kelopak mata atas atau pun bawah. Baik mata kanan atau kiri, atas atau bawah, semua memiliki penyebab yang umum. Berikut adalah beberapa penyebab mata kedutan terus menerus.

1. Stres

Stres adalah salah satu penyebab umum terjadinya kedutan. Banyaknya aktivitas dan memikirkan suatu hal yang berlebihan dapat menimbulkan stres, sehingga membuat otot menjadi tegang. Tubuh dapat menangkap adanya sinyal stres yang kemudian merangsang saraf untuk menimbulkan reaksi yang tak menentu. Pada kasus ini, kedutan akan mereda bila stres yang Anda alami telah mereda pula.

2. Kelelahan

Salah satu penyebab mata kedutan adalah kelelahan. Aktivitas yang tinggi namun tidak diimbangi dengan istirahat yang cukup akan menyebabkan mata Anda sering mengalami kedutan. Kondisi tubuh yang lelah akan menyebabkan jumlah neurotransmitter yang diproduksi oleh otak Anda menjadi tak beraturan. Akibatnya, perintah yang diterima oleh saraf mata Anda juga menjadi terganggu.

3. Penggunaan Gadget Berlebihan

Mata kedutan juga bisa disebabkan oleh penggunaan komputer, laptop, ponsel, dan gadget lain yang berlebihan. Pengaruh gadget terhadap kesehatan mata akan menyebabkan mata Anda menjadi lelah dan kering. Terlalu fokus terhadap satu titik dapat menyebabkan mata menjadi stres dan tegang. Mata yang tegang akibat terlalu lelah memicu terjadinya kejang pada kelopak mata.

4. Konsumsi Alkohol, Rokok, dan Kafein Berlebihan

Ternyata mengonsumsi alkohol, rokok, dan kafein dapat menyebabkan mata kedutan. Alkohol dan kafein dapat menyebabkan tekanan darah menjadi meningkat. Meningkatnya tekanan pada pembuluh darah ini lah yang membuat kelopak mata mengalami kejang atau kedutan. Sedangkan kandungan nikotin pada rokok dapat mengganggu sistem neurotransmitter otak yang bertugas mengirimkan informasi pada sel saraf. Gangguan ini lah yang menyebabkan terjadinya kekacauan perintah yang diterima otot kelopak mata sehingga menyebabkan kedutan.

5. Iritasi Kelopak Mata

Iritasi pada kelopak mata juga menjadi penyumbang penyebab terjadinya kedutan. Baik iritasi pada bagian permukaan maupun bagian dalam kelopak mata, keduanya dapat menyebabkan kedutan. Hal ini disebabkan oleh kondisi otot kelopak mata yang mengalami gangguan.

6. Alergi

Alergi pada mata biasanya ditandai dengan kondisi mata yang berarir, gatal, dan bengkak. Alergi menambah panjang daftar penyebab kedutan pada mata. Kondisi mata yang alergi akan memicu pengeluaran histamin pada kelopak dan air mata. Pengeluaran zat histamin ini lah yang disebut-sebut dapat menyebabkan kejang pada kelopak mata.

7. Angin

Penyebab lain terjadinya kedutan adalah angin. Tekanan angin yang terlalu tinggi membuat kelopak mata harus bekerja keras dalam melindungi mata. Akibatnya mata menjadi tegang. Kondisi ini lah yang dapat menyebabkan kelopak mata menjadi kejang atau mengalami kedutan.

8. Indikasi Gangguan Mata

Terjadinya kedutan pada mata bisa jadi merupakan indikasi terjadinya gangguan mata lain. Gangguan mata yang ditandai dengan terjadinya kedutan salah satunya adalah peradangan pada mata, antara lain blefaritis (radang kelopak mata), Konjungtivitis (radang keonjungtiva), dan penyakit mata uveitis (radang lapisan tengah dinding mata). Selain indikasi peradangan, kedutan bisa jadi merupakan gejala terjadinya Entropion atau masuknya kelopak mata ke bagian dalam mata. Kasus ini biasanya terjadi pada kelopak mata bagian bawah. Kedutan bisa pula merupakan indikasi tumbuhnya bulu mata ke dalam mata atau biasa disebut Trikiasis. Trikiasis adalah tumbuhnya bulu mata ke dalam mata hingga menyentuh konjungtiva atau kornea.

9. Indikasi Penyakit Saraf dan Otak

Berhati-hati lah bila kedutan terus menerus pada mata Anda sering dan sudah terjadi dalam jangka waktu lama. Bisa jadi kedutan pada mata Anda merupakan indikasi terjadinya gangguan saraf dan otak yang lebih serius. Salah satu penyakit yang memiliki gejala kedutan adalah penyakit Parkinson yang menyebabkan bagian tubuh bergetar, kaku otot hingga kesulitan bicara, dan gangguan keseimbangan. Kedutan bisa pula menjadi indikasi terjadinya penyakit Bell’s Palsy atau kelumpuhan pada salah satu bagian wajah. Hal ini biasanya ditandai dengan kedutan terus menerus pada kelopak mata yang kemudian menyebar ke salah satu bagian wajah. Penyakit lain yang ditandai dengan terjadinya kedutan adalah Distonia yang menyebabkan terjadinya kejang otot secara tiba-tiba, sehingga anggota tubuh akan terpelintir ke posisi yang tidak nyaman. Kedutan juga bisa merupakan efek samping dari konsumsi obat-obatan tertentu.

Sponsors Link

Penyebab mata kedutan memang beragam, akan tetapi kondisi tersebut dapat ditangani dengan beberapa cara. Berikut adalah rekomendasi cara menangani kedutan terus menerus.

1. Istirahat yang Cukup

Kedutan mayoritas terjadi karena kondisi tubuh yang stres dan lelah. Oleh sebab itu, diperlukan istirahat yang cukup untuk mengembalikan performa tubuh Anda. Tidak memikirkan sesuatu dengan berlebihan juga akan mengendalikan emosi Anda dan mengurangi rasa cemas sehingga tidak mudah merasa stres.

2. Pola Hidup Sehat

Menjalani hidup yang sehat dapat mengatasi terjadinya kedutan pada mata Anda. Menghindari rokok dan alkohol, serta mengurangi konsumsi kafein akan membuat tubuh Anda menjadi lebih sehat. Memenuhi kebutuhan nutrisi harian juga mampu menjaga kesehatan Anda secara umum. Melakukan olahraga dan relaksasi juga mampu mengurangi stres yang menjadi penyebab utama terjadinya kedutan pada mata.

3. Melakukan Pijatan Sekitar Mata

Pijatan pada sekitar mata dapat membantu Anda mengatasi mata lelah dan tegang. Pijatan lembut pada kelopak mata dapat membuat otot yang tegang menjadi lebih rileks dan sirkulasi darah menjadi lancar, sehingga mampu mengatasi kejang pada otot mata atau kedutan.

4. Membatasi Penggunaan Gadget

Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan mata menjadi kering dan lelah. Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya kedutan. Batasi penggunaan gadget harian Anda, serta lakukan istirahat pada mata bagi Anda yang memang mengandalkan gadget dalam bekerja.

5. Melakukan Senam Mata

Senam mata rupanya mampu mengatasi kedutan. Kejang yang disebabkan oleh kondisi otot kelopak mata yang tegang dapat berkurang dengan cara melakukan senam sederhana pada mata. Cukup kedipkan mata Anda secara bersama-sama, lalu bergantian kanan dan kiri, kemudian putar bola mata Anda. Senam sederhana ini akan membuat otot yang tegang menjadi lemas kembali. Selain itu, bola mata yang kering juga akan kembali lembab.

6. Konsultasi Medis

Langkah tepat untuk mengatasi kedutan yang terus menerus adalah dengan melakukan konsultasi pada dokter. Seperti yang sudah kita ketahui, meski sering dianggap sepele, rupanya kedutan dapat menjadi indikasi terjadinya gangguan lain yang lebih serius. Oleh sebab itu konsultasi pada dokter sangat dianjurkan. Pada kasus kedutan kronis, biasanya akan dilakukan injeksi botulinum toxin atau botox untuk meringankan kedutan. Jika perlu, akan dilakukan pula miektomi atau operasi untuk mengambil beberapa saraf dan otot pada kelopak mata.

Baik mata kanan bawah kedutan terus menerus, maupun mata lain yang mengalami kedutan, memiliki penyebab dan cara mengatasi secara medis yang umum. Untuk menjaga kesehatan mata, selain melakukan pola hidup sehat, jangan lupa untuk melakukan cek kesehatan mata secara teratur ke dokter.

Demikian ulasan mengenai beberapa penyebab dan cara mengatasi mata kedutan. Semoga bermanfaat, dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan mata Anda.

, , ,