Sponsors Link

Mata Kuning pada Bayi Umur 1 Minggu: Penyebab dan Cara Mengobati

Sponsors Link

Penyakit kuning adalah penyakit yang jamak menyerang bayi baru lahir. Tanda-tanda utama, yang paling mudah terlihat pada bayi kuning yaitu kulit dan bagian putih mata anak Anda berwarna kuning. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, dan biasanya akan segera pulih sendiri dalam hitungan minggu.

ads

Meski demikian, jika dalam beberapa minggu tidak ada perubahan, maka kondisi ini dapat membahayakan anak Anda. Tanda lain yang jamak terlihat pada bayi dengan mata kuning adalah urine berwarna kuning pekat. Padahal, sejatinya air seni bayi baru lahir tidak berwarna. Selain itu feses bayi berwarna pucat, serta telapak tangan dan kaki bayi yang terlihat sedikit menguning.

Baca juga:

Jika bayi Anda berkulit putih, tekan hidung dan dadanya. Jika terlihat warna kekuningan, bisa saja dia mengalami penyakit kuning. Atau jika bayi Anda berkulit gelap, penyakit kuning pada bayi umur seminggu dapat terlihat pada putih di bagian mata dan gusinya.

Berikut gejala lebih jauh dari penyakit kuning pada bayi baru lahir :

  • Putih pada mata menjadi berwarna kekuningan
  • Kencing bayi yang menjadi berwarna kuning pekat
  • Feses yang jadi sedikit lebih pucat
  • Telapak tangan dan kaki bayi yang terlihat menguning

Penyebab Mata Kuning pada Bayi Umur 1 Minggu

Apa saja yang menjadi penyebab mata kuning pada bayi baru lahir? Berikut ulasannya:

1. Menderita penyakit kuning

penyakit kuning pada bayiIni adalah penyebab yang paling mungkin terjadi. Mata kuning pada bayi baru lahir bisa disebabkan karena ia sedang mengalami penyakit kuning. Saat bayi baru lahir, penyakit kuning merupakan kondisi yang sangat wajar terjadi. Ini disebabkan oleh karena adanya pemecahan darah merah yang terjadi saat bayi baru saja dilahirkan didunia. Seiring berjalannya waktu mata kuning bayi akan kembali normal.

Perlu diketahui, setiap orang mempunyai bilirubin yang tersimpan dalam sel darah merah di tubuhnya. Secara normal, setelah tiga atau empat bulan sel darah merah akan mati dan pecah, sehingga menjadi bilirubin. Kemudian bilirubin itu diproses oleh hati untuk kemudian dibuang bersama dengan feses. Saat bayi masih berada dalam kandungan, bilirubin akan dikeluarkan melalui plasenta, yang kemudian diproses dan dibuang melalui peredaran darah ibu. Hati ibu yang memproses dan membuangnya melalui feses.

Namun saat bayi lahir, maka hati bayi yang melakukannya sendiri. Apabila fungsi hati belum sempurna, semisal lahir terlalu cepat dari waktu yang seharusnya, atau hati belum berkembang sempurna, maka bilirubin yang tersisa sejak dalam kandungan dapat meningkat. Hati bayi mungkin saja akan kewalahan dalam memproses bilirubin, sehingga bilirubin dapat menumpuk di kulit dan berbagai lapisan mukosa, dan juga tertinggal pada mata.

Namun Anda tidak perlu khawatir lebih dulu. Sebagian kasus mata kuning yang terjadi pada bayi 1 minggu adalah proses yang normal. Hal ini terjadi karena bilirubin pada bayi yang baru lahir dapat diproduksi dua kali lebih besar dibandingkan orang dewasa, disebabkan umur eritrosit yang lebih pendek dibanding umur eritrosit orang dewasa.

Secara umum, kuning pada bayi dibagi dua, yaitu kuning karena proses normal dan penyakit kuning. Penyakit kuning pada bayi dapat dilihat dari kulit, mukosa membran, dan bagian putih mata. Bisa juga dilihat dari air seni yang berwarna seperti kuning kecoklatan. Warna kuning paling awal terlihat pertama di wajah dan mata, kemudian bila makin parah akan muncul pula di daerah dada dan perut, lalu terakhir ke kaki.

Bayi kuning dapat normal terjadi, sebagai akibat dari belum matangnya metabolisme bilirubin. Bayi kuning yang normal, antara lain:

  • Terjadi pada hari kedua pasca kelahiran
  • Fase paling kuning terjadi di hari ke 3-5 dan berangsur berkurang setidaknya 7 hari (pada bayi yang lahir cukup bulan) dan tidak lebih dari 14 hari pada bayi prematur
  • Kecepatan kenaikan bilirubin maksimal 5 mg/dL dan kadar bilirubin indirek maksimal 15 mg/dL

Bila tidak memiliki ciri-ciri di atas, dan atau disertai gejala bayi lemas, enggan menyusu, merintih, panas tinggi, kejang-kejang, maka ada kemungkinan kuning pada bayi disebabkan suatu yang abnormal. Sehingga, sebaiknya periksakan segera pada dokter agar mudah dilakukan penanganan. Baca juga: Ciri-Ciri Mata Minus Pada Anak.

Sponsors Link

2. Bayi menderita sirosis hati

Selain diakibatkan karena penyakit kuning, penyebab lain kondisi mata bayi menjadi kuning bisa pula karena adanya sirosis hati. Sirosis hati adalah kondisi adanya jaringan parut yang muncul di hati, akibat kerusakan hati yang dibiarkan cukup lama. Biasanya sirosis akan muncul setelah anak terdiagnosa mengalami penyakit kuning. Baca juga: Alergi Mata pada Anak.

3. Adanya gangguan pencernaan genetik

Pencernaan genetik atau sindrom allagile merupakan salah satu sindrom turunan. Jika saat kecil Anda atau pasangan Anda pernah mendapatkan sindrom ini, maka kemungkinan besar anak Anda juga akan terkena sindrom ini. Salah satu gejala dari sindrom ini adalah membuat mata bayi menjadi terlihat kuning. Baca juga: Vitamin Mata untuk Anak.

4. Bayi yang kekurangan ASI

Mata kuning pada bayi juga bisa disebabkan bayi kekurangan asupan ASI. ASI merupakan makanan pertama dan utama untuk bayi hingga ia berumur 18 bulan, sehingga apabila asupannya kurang, bayi akan sangat mudah terserang penyakit kuning. Baca juga: Bagian-Bagian Mata.

5. Darah yang tidak cocok antara orang tua dan anak

Mata bayi berwarna kuning pada usia 1 minggu bisa pula disebabkan karena tidak cocoknya golongan darah antara ibu dan juga anaknya. Sehingga ini bisa menjadi salah satu dari penyebab adanya bilirubin yang berlebihan yang berada di aliran darah. Misalnya ibu mempunyai golongan darah B, sementara janin mempunyai golongan darah O. Atau golongan darahnya sama, namun ibu memiliki resus yang positif sementara pada anaknya di darahnya terdapat resus yang negatif. Sehingga ketidakcocokan ini membuat bayi menjadi kuning, termasuk matanya.

Sponsors Link

8. Organ hati yang belum sempurna

Organ hati yang belum sempurna juga membuat sklera mata bayi menjadi kuning. Sehingga bayi yang menderita kuning paling sering dikaitkan dengan terganggunya fungsi hati mereka. Hati manusia mempunyai fungsi untuk mengurai bilirubin dan mengeluarkannya bersama dengan kotoran. Namun bagi bayi yang fungsi hatinya masih belum sempurna, maka akan terjadi penumpukan bilirubin dalam tubuh. Penumpukan bilirubin ini terjadi di beberapa bagian tubuh, salah satunya adalah sklera mata dan seluruh tubuhnya menjadi kuning.

9. Bayi terkena atresia bilier

Atresia bilier juga merupakan kondisi yang rentan terjadi pada bayi, terutama pada bayi yang terlahir prematur. Atresia bilier merupakan kondisi ketika organ tubuh bayi yaitu empedu mengalami penyumbatan dan tidak terbentuk sempurna. Salah satu gejala atresia bilier yang terlihat adalah mata bayi menjadi berwarna kuning. Baca juga: Tingkatan Mata Minus.

Atresia bilier tergolong penyakit serius, namun jarang terjadi. Kemungkinan bayi mengalami gangguan ini adalah 1/10.000, serta lebih sering terjadi pada perempuan daripada laki-laki. Penyebab utama bayi mengalami atresia bilier untuk sementara tidak diketahui, dan perawatan hanya sebagian yang berhasil. Untuk perawatan atresia bilier sendiri biasanya dilakukan cangkok hati.

Cara Mengobati Mata Kuning pada Bayi

Lalu, bagaimana caranya menangani mata kuning pada bayi baru lahir? berikut hal-hal yang dapat dilakukan oleh para orang tua pada bayinya:

1. Memberi asupan ASI yang cukup

Untuk penanganan pertama mata kuning pada bayi umur 1 minggu adalah memberinya asupan ASI yang cukup. Apabila ASI dari ibu tidak banyak, maka berikan susu formula sebagai penunjang. Baca juga: Cara Mengobati Sakit Mata dengan Cepat.

ads

2. Memeriksakan ke Dokter

Penanganan kedua adalah dengan membawanya ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Diagnosa sendiri seperti menekan kulit anak atau memeriksa gusinya mungkin dapat Anda lakukan sendiri, namun penanganan terbaik untuk mata kuning pada bayi umur 1 minggu tentulah bisa didapatkan dari dokter. Baca juga: Penyakit Mata Ablasio.

3. Menjemur bayi pada pagi hari

Salah satu penanganan yang biasa dilakukan orang tua pada zaman dulu untuk mata kuning pada bayi umur 1 minggu adalah menjemurnya di pagi hari. Ini adalah kebiasaan yang baik, namun merupakan tindakan yang kurang tepat untuk mengatasi mata kuning. Yang dibutuhkan oleh bayi adalah paparan sinar biru ultraviolet dari matahari, namun saat ini paparan sinar biru sudah tidak sebaik pada zaman dulu.

Paparan sinar biru kini yang terbaik bisa didapatkan melalui rumah sakit dengan alat khusus. Namun bukan berarti Anda tidak boleh menjemur bayi. Kebiasaan ini masih boleh dilakukan karena menjemur bayi akan membuat bayi mendapatkan asupan provitamin D menjadi vitamin D. Lakukan ini pada pukul 7 hingga 8 pagi, dan lamanya hanya 15 menit saja. Lakukan aktivitas ini di lingkungan dengan udara bersih.

Baca juga:

4. Fototerapi

Penanganan paling utama dan yang akan paling disarankan untuk mengatasi mata kuning pada bayi umur 1 minggu yang standar adalah secara medis, yaitu melalui fototerapi. Fototerapi adalah perlakuan terapi yang memancarkan sinar ultraviolet biru pada anak. Ini akan membantu tubuh bayi umur 1 minggu untuk mengolah bilirubin yang menumpuk pada tubuh. Sehingga, hati yang sebelumnya kewalahan mengelola bilirubin yang menumpuk terlalu banyak dapat terbantu oleh pancaran sinar biru ini.

Sinar biru bisa didapatkan di rumah sakit bersalin, atau rumah sakit umum. Untuk melakukan fototerapi biasanya perlu konsultasi dulu pada dokter bayi, agar dapat dilakukan penanganan yang paling tepat. Ini penting, terutama apabila bayi anda sudah berwarna sangat kuning, serta menampakkan gejala bilirubin ensefalopati akut. Penanganan cepat akan membuat bayi anda terhindar dari kernicterus, yang  mengakibatkan kerusakan yang permanen pada otak.

5. Melakukan transfusi imunoglobulin 

Immunoglobulin merupakan fraksi plasma yang bereaksi secara khusus dengan antigen yang merangsang produksinya. Imunoglobulin sendiri adalah kelas antibodi yang jamak ditemukan dalam darah dan juga jaringan cairan. Imunoglobulin diproduksi oleh sel-sel sistem kekebalan tubuh, yang bisa juga disebut limfosit B.Fungsi utama Imunoglobulin sendiri adalah untuk mengikat zat-zat dalam tubuh yang dikenal sebagai antigen asing.

Pengikatan ini krusial dalam menghancurkan mikroba yang mengandung antigen. Imunoglobulin juga memainkan peran penting dalam kaitannya dengan alergi dan reaksi hipersensitivitas. Dalam hal ini, mereka mengikat antigen, yang tidak melulu merupakan ancaman bagi kesehatan, yang juga dapat menimbulkan reaksi inflamasi.

Sangat disarankan untuk tidak melakukan tindakan penanganan sendirian. Anda perlu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mengatasi mata kuning pada bayi umur 1 minggu. Semoga artikel ini bermanfaat.

, , , , , ,