Sponsors Link

Penyebab Mata Merah Pasca Operasi Pterygium

Sponsors Link

Pterygium merupakan suatu kondisi dimana lemak atau selaput tumbuh di sekitar bola mata, yang dalam beberapa kasus terparah lemak tersebut dapat meluas menutupi kornea mata yang kemudian dapat menghilangkan penglihatan. Operasi pengangkatan Pterygium dilakukan untuk menghilangkan jaringan abnormal dari kornea dan sclera (putih mata).

ads

Teknik bedah yang dilakukan dengan meninggalkan lubang kosong di konjungtiva atau permukaan mata saat jenis penyakit mata Pterygium diangkat. Dan hal tersebut menyebabkan pertumbuhan Pterygium yang tinggi. Namun beberapa orang yang melakukan operasi tersebut kerap kali mengalami mata merah. Lantas, apa penyebab mata merah pasca operasi pterygium seperti efek samping operasi katarak? Berikut pembahasannya.

Diagnosis Pterygium

Pterygium adalah pertumbuhan jaringan perut dan pembuluh darah di permukaan mata yang kita kenal sebagai kornea mata. Biasanya permukaan luar mata yang jernih dan halus, namun bila dirusak oleh paparan sinar UV yang berlebih, pertumbuhannya dapat meluas ke kornea yang menyebabkan mata menjadi iritasi, memerah, dan akhirnya berujung pada gangguan penglihatan.

Teknik operasi yang dilakukan diantaranya:

  1. Reseksi sederhana, merupakan teknik paling mudah, jaringan Pterygium dipotong lalu konjungtiva disekelilingnya dijahit. Teknik ini berisiko terjadi kekambuhan sekitar 80% – 95%. Hati-hati bila kondisi diikuti dengan mata berbayang bintik hitam.
  2. Teknik graf konjungtiva-limbal, merupakan teknik terbaru dimana angka kekambuhan sekitar 2% – 5% teknik ini mengambil konjungtiva sehat di bagian atas untuk menambal bekas Pterygium yang telah dipotong. Teknik inilah yang paling direkomendasikan.
  3. Teknik McReynold, Teknik ini digunakan pada pasien yang sudah tua, dimana kepala Pterygium akan disisipkan di bawah konjungtiva sehat bagian inferior untuk mencegah terjadinya kekambuhan dan konjungtiva superior tetap dipertahankan guna apabila pasien tersebut memerlukan operasi katarak atau glaucoma.

Efek Samping Operasi Pterygium

Semua prosedur pembedahan dalam operasi dikaitkan dengan beberapa risiko atau efek samping  yang tidak menjamin bahwa hasilnya akan selalu berhasil. Diantaranya efek samping operasi Pterygium yaitu:

  1. Timbul rasa nyeri
  2. Iritasi dan kekeringan pada mata
  3. Infeksi
  4. Bagian Pterygium yang dipotong meninggalkan bekas merah yang cukup lama
  5. Pendarahan
  6. Mata memerah
  7. Penglihatan ganda
  8. Perforasi (pecah) bola mata

Bila Pterygium yang terjadi tergolong ringan, umumnya dokter akan memberikan obat tetes mata untuk mengurangi keluhan dan melakukan evaluasi perkembangan Pterygium. Setelah operasi Pterygium biasanya dokter akan memberikan jenis tablet dan ada beberapa jenis obat tetes mata yang akan sering diteteskan pada mata Anda untuk pemulihan, kemudian dokter juga akan memberikan resep tambahan apabila mata Anda dempet setiap bangun tidur dan obat tersebut juga pasti akan berbentuk tetes. Bila pengobatan tidak berhasil dan Pterygium sangat mengganggu, prosedur operasi dapat disarankan dari dokter.

Bila Anda memiliki keluhan setelah menjalankan prosedur operasi Pterygium. Salah satunya mata yang memerah setelah menjalani operasi, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan penanganan yang tepat terkait hal tersebut. Bila Anda ingin meminta pendapat atau diobati oleh dokter, Anda juga dapat menyampaikan pendapat Anda pada dokter, karena itu adalah hak Anda sebagai pasien. Ini bukan merupakan  penyakit mata yang menular  namun bisa membahayakan.

Jika Anda sudah melakukan operasi, alangkah baiknya untuk tetap mencegah adanya Pterygium di area mata Anda. Berikut Cara Mencegah Pterygium.

  1. Menggunakan kaca mata hitam atau topi yang lebar saat melakukan aktivitas.
  2. Menggunakan obat tetes mata khusus, hal ini penting terutama jika mata merah pasca operasi Pterygium, maka dapat diteteskan obat tetes mata khusus..
  3. Memeriksa mata secara rutin ke dokter mata untuk mengetahui perkembangan atau gejala lain pada mata.

Demikian informasi yang kami berikan. Di samping itu sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan untuk menjaga kesehatan mata tetap dalam keadaan sehat sepanjang waktu. Semoga bermanfaat!

, , ,