Sponsors Link

Mata Silau : Gejala – Penyebab – Perawatan -Pencegahan

Sponsors Link

Salah satu gangguan mata yang umum dialami oleh semua orang adalah mata silau. Masalah ini bisa terjadi pada bayi sampai orang lanjut usia. Mata silau akan membuat mata tidak melihat dengan cara yang benar sehingga objek di depan mata baik itu dengan jarak dekat atau jauh sering tidak terlihat. Umumnya mata silau tidak sampai menjadi penyebab kebutaan mata, tapi kondisi ini memang sangat mengganggu. Termasuk ketika Anda mengalami mata silau saat berkendara maka bisa menyebabkan efek fatal seperti kecelakaan yang tidak terduga. Agar lebih jelas maka simak penjelasan dibawah ini mengenai mata silau dengan pengertian, gejala, penyebab, perawatan dan pencegahan.

ads

Mata silau atau memiliki istilah medis halo mata akan membuat mata seperti melihat cahaya yang sangat terang yang menerangi sumber cahaya yang lain. Kondisi ini bisa terjadi ketika cahaya yang masuk ke dalam mata lebih besar daripada batas yang bisa diterima oleh mata. Ketika Anda mengalami mata silau maka akan sulit untuk melihat dengan jelas termasuk silau karena terkena cahaya matahari, cahaya lampu kendaraan dan jenis cahaya yang lain. Meskipun mata silau hanya terjadi dalam waktu sekejap tapi ternyata efeknya sangat buruk seperti kondisi mata tidak bisa melihat dengan benar dan penglihatan ganda dan kabur.

Gejala

Mata silau sebenarnya bisa terjadi secara langsung dan kondisi ini sering diabaikan oleh siapa saja. Namun dari gejalanya kondisi mata silau bisa diawali dengan kondisi seperti:

  1. Silau yang tidak nyaman. Masalah ini akan menyebabkan mata terkena cahaya yang sangat cerah sehingga sekejap tidak bisa melihat dengan baik.
  2. Silau mengelilingi mata. Kondisi silau yang terlihat seperti mengelilingi mata biasanya terjadi karena penyakit mata tertentu seperti katarak. Jika terjadi pada penderita katarak maka terjadi karena tidak semua cahaya bisa masuk ke dalam mata. Sementara kondisi silau ini juga sering terjadi ketika mata terkena cahaya dari lampu kendaraan dalam arah yang berlawanan.
  3. Silau yang membuat buta. Penderita penyakit mata fotopobia bisa mengalami kondisi silau ini. Hal ini terjadi ketika retina mengalami kerusakan yang akan membuat mata menjadi sangat sensitif. Namun biasanya kondisi buta pada penderita fotopobia hanya bersifat sementara saja.  

Penyebab

Seperti dalam penjelasan di atas bahwa silau bisa terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata lebih besar daripada yang bisa diterima oleh mata. Namun penyebab ini dianggap hal yang sangat normal dan wajar. Hanya saja ada beberapa penyebab silau mata karena kondisi tertentu seperti:

  1. Katarak. Penyakit katarak akan menyebabkan lensa mata menjadi keruh sehingga tidak bisa ditembus oleh cahaya. Kondisi ini akan membuat penderita tidak bisa melihat dengan jelas. Akhirnya jumlah cahaya yang diterima oleh mata dalam jumlah banyak hanya mengenai bagian tertentu sehingga menyebabkan silau.
  2. Gangguan retina. Retina adalah organ mata seperti selaput yang sangat tipis yang berperan penting untuk mengendalikan fungsi mata. Jika cahaya yang masuk ke dalam mata ternyata tidak fokus atau kurang tepat maka akan menyebabkan mata silau. Kondisi ini juga akan menjadi penyebab mata sakit saat berkedip.
  3. Menjalani LASIK. Orang yang baru saja menjalani prosedur lasik biasanya juga akan mengalami mata silau. Karena itu sebelum prosedur dan setelah prosedur sebaiknya mengurangi penggunaan sumber cahaya seperti lensa komputer atau ponsel.
  4. Penyakit gangguan mata. Gangguan mata seperti rabun jauh, rabun dekat, presbiopi dan astigmatisma juga akan membuat mata lebih silau ketika terkena cahaya.
  5. Penyakit tertentu. Gangguan penyakit tertentu juga bisa menyebabkan mata menjadi silau dan tidak nyaman seperti katarak, migren, glaukoma, sakit kepala, kanker mata, retinopati diabetik, retinitis pigmentosa dan neuritis optik.

Perawatan

Biasanya mata silau memang diabaikan atau diterima sebagai kondisi yang sangat normal. Terlebih mata silau juga dialami oleh banyak orang. Namun ada beberapa langkah perawatan yang perlu dilakukan segera seperti dibawah ini:

  1. Konsultasi ke dokter spesialis mata. Perawatan ini harus segera dilakukan jika merasa mata silau sudah tidak nyaman, terlalu sering, penglihatan menurun dan reaksi yang tidak nyaman. Dokter akan menganalisa penyebab mata silau termasuk jika ada penyakit lain yang memicu mata silau berdasarkan gejala.
  2. Perawatan dengan kacatamata. Ketika dokter menemukan bahwa penyebab mata silau karena gangguan mata seperti rabun jauh, rabun dekat dan silindris maka biasanya akan diberi resep kacamata.
  3. Jika penyebabnya karena katarak maka dokter akan menyarankan untuk operasi katarak sesuai kondisi dan penyebabnya.
  4. Lensa anti silau. Penggunaan kacamata dengan lensa anti silau juga bisa digunakan termasuk untuk mencegah masalah silau jika terkena cahaya matahari saat keluar rumah.
Sponsors Link

Pencegahan

  1. Biasakan menggunakan kacamata hitam atau kacamata anti silau ketika keluar rumah terutama saat matahari terik. Kebiasaan ini juga sangat baik untuk melindungi mata dari sinar UV yang bisa merusak organ mata.
  2. Gunakan kacamata pelindung khusus jika pekerjaan Anda cukup berbahaya untuk mata seperti mengelas, memotong dengan gergaji dan instalasi listrik.
  3. Lakukan pemeriksaan teratur jika Anda sudah menderita gangguan mata seperti rabun jauh, rabun dekat, dan gangguan mata yang lain.
  4. Biasakan untuk mengonsumsi makanan yang bisa menjaga makula mata seperti sumber vitamin A dan vitamin C.
  5. Hilangkan kebiasaan merokok yang bisa sangat berbahaya untuk mata.
  6. Jaga agar berat badan seimbang sehingga jauh dari gejala diabetes.
  7. Pertimbangkan hanya mengonsumsi sumber lemak sehat dan bukan kolesterol untuk menjaga pembuluh darah ke mata.
  8. Lakukan pemeriksaan mata secara teratur ke dokter mata sehingga tahu kondisi mata dengan cepat.

Efek Samping Mata Silau

  • Mata menjadi tidak nyaman. Mata silau biasanya akan membuat mata tidak nyaman saat terkena cahaya yang berlebihan. Anda mungkin harus menghindari pandangan dan menyipitkan mata agar mata tidak perih dan berair.
  • Cacat sementara dan permanen. Terlalu sering terkena cahaya silau juga bisa menyebabkan cacat mata sementara dan permanen. Kondisi ini bisa terjadi karena mata sudah tidak bisa melihat dengan baik.

Inilah informasi mata silau dengan pengertian, gejala, penyebab, perawatan dan pencegahan. Kondisi inilah yang akhirnya memaksa mata menjadi tidak nyaman sehingga perlu dirawat segera.

, , ,



Oleh :