Sponsors Link

Mata Tidak Bisa Berkedip Sebelah Karena Bell’s Palsy

Sponsors Link

Dua mata yang normal bisa menunjukkan beberapa tanda seperti pandangan mata yang sama-sama jelas, bisa berkedip dengan normal dan tidak ada gejala pandangan mata kabur. Bagian – bagian mata dan fungsinya ini harus berjalan seiring termasuk saat berkedip. Mata berkedip untuk membantu cairan mata merata sehingga mata tidak kering. Frekuensi mata berkedip tidak selalu sama dan sangat tergantung dengan kondisi mata.

ads

Perintah berkedip sebenarnya berasal dari otak yang masuk ke sistem syaraf mata. Masalahnya ada beberapa hal yang membuat mata sulit untuk berkedip. Termasuk jika salah satu mata berkedip dan mata yang lain tidak. Kondisi yang sangat umum adalah Bells Palsy yang diawali dengan salah satu mata sulit untuk berkedip kemudian baru muncul gejala yang lain. Berikut kami berikan penjelasan mengenai mata tidak bisa berkedip sebelah karena bell palsy.

Pengertian Bells Palsy

Pada dasarnya penyakit bells palsy akan menyebabkan sebagian atau separuh wajah mengalami kelumpuhan. Peradangan ini menyerang pada bagian saraf perifer yang berfungsi untuk mengatur kerja otot pada salah satu bagian wajah. Sebenarnya fungsi utama dari saraf perifer adalah untuk menggerakan salah satu bagian wajah, misalnya untuk berkedip, mencibir dan gerakan lain.

Fungsi ini tidak hanya untuk salah satu mata tapi dua mata sekaligus. Karena itulah ketika terjadi peradangan pada area syaraf ini maka struktur wajah bisa berubah dan tidak hanya mata saja. Semua orang dengan usia antara 15 sampai 50 tahun bisa saja mengalami penyakit ini. Jika masih tahap awal gejala maka bisa menjadi penyebab pandangan mata tidak fokus.

Penyebab

Pada dasarnya penyebab yang sebenarnya dari kondisi Bells Palsy memang belum diketahui. Tapi penyakit ini biasanya menyerang bersamaan dengan infeksi virus yang masuk dengan cara tidak terduga, misalnya ketika sistem kekebalan tubuh sedang lemah. Nah berikut ini beberapa penyebab Bells Palsy.

  1. Penyakit tekanan darah tinggi. Salah satu pengaruh hipertensi pada mata adalah bisa menyebabkan peradangan pada sistem syaraf mata. Tekanan darah tinggi bahkan bisa melukai syaraf mata seperti kerusakan pada syaraf mata yang membuat kehilangan pandangan, bola mata merah dan kebutaan sementara.
  2. Sistem kekebalan tubuh menurun. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang menurun juga bisa terserang Bells Palsy dengan cepat. Biasanya kondisi ini berhubungan dengan kelelahan tubuh yang terus menerus.
  3. Trauma. Orang yang pernah mengalami trauma bisa terkena kondisi ini. termasuk ketika mengalami benturan yang mengenai tulang tengkorak, cedera pada wajah dan trauma yang menyebabkan kelumpuhan sistem syaraf.
  4. Papan infeksi virus. Pada dasarnya Bells Palsy juga bisa menyerang ketika tubuh sedang mengalami infeksi virus tertentu. Misalnya akibat infeksi herpes simplex, herpes zoster atau cacat air, penyakit adenovirus yang menyerang sistem pernafasan, penyakit rubella atau campak jerman, penyakit gondok, dan penyakit influenza. Semua penyakit infeksi ini juga sudah menyerang area syaraf perifer maka menyebabkan wajah bengkak  dan kelumpuhan salah satu sisi wajah sampai mata sulit berkedip sebelah.
  5. Faktor resiko tertentu. Bells Palsy memang bukan termasuk jenis penyakit mata, tapi efek penyakit ini bisa terjadi pada mata, seperti mata tidak bisa berkedip sebelah. Beberapa hal yang bisa menyebabkan penyakit ini misalnya seperti kondisi kehamilan di trimester ketiga, ibu yang baru melahirkan, penyakit diabetes dan ada riwayat Bells Palsy dalam keluarga.

Gejala

  1. Kelumpuhan satu sisi wajah. Kelumpuhan sistem syaraf pada salah satu sisi wajah ini bisa terjadi secara mendadak dimana menyebabkan wajah dan bibir tidak simetris, mencong dan seperti gejala stroke. Terkadang juga disertai dengan gejala penglihatan tiba-tiba gelap.
  2. Mulai sulit berkedip. Kemudian bagian sisi wajah yang terkena Bells Palsy akan sulit untuk digerakkan, misalnya sulit menggerakkan area pipi, sulit tersenyum dan sulit mengedipkan mata.
  3. Dua mata tidak berkedip bersamaan. Jika sudah terjadi maka Bells Palsy akan menyebabkan kedua mata sulit untuk berkedip secara bersamaan. Terkadang ini menyebabkan produksi air mata terganggu sehingga salah satu mata mengalami sindrom mata kering. Ini menyebabkan rasa tidak nyaman karena mata masih terasa perih dan sulit untuk berkedip.
    Sponsors Link

  4. Peka terhadap suara. Ketika peradangan pada syaraf sudah menyebar maka bisa menyebabkan salah satu bagian telinga menjadi peka terhadap suara. Jika mendengar suara yang keras maka akan terasa sakit dan tidak nyaman.
  5. Telinga dan area mata sakit. Pada bagian sisi wajah yang terkena peradangan maka bisa menyebabkan telinga dan area mata menjadi sakit. Kemudian rasa sakit akan berkembang sampai ke bagian dalam kepala.
  6. Kulit wajah melorot. Kondisi lain juga akan menyebabkan kulit wajah tampak melorot yang disertai dengan rasa sakit pada bagian rahang dan belakang telinga.
  7. Sulit menelan. Penderita juga akan mulai sulit menelan dan biasanya indra perasa atau lidah sulit untuk merasakan makanan.
  8. Gangguan ekspresi. Penderita kemudian juga akan mengalami gangguan ekspresi. Dimana mata tidak bisa berkedip, tidak bisa tersenyum dan sulit untuk menguap.

Perawatan

  1. Obat kortikosteroid. Dokter biasanya akan memberikan obat yang sesuai dengan gejala dan penyebab, misalnya jika dipengaruhi oleh infeksi penyakit tertentu. Golongan obat ini sangat efektif untuk mengatasi peradangan dan mengurangi syaraf bengkak.
  2. Operasi. Pada kondisi yang cukup berat dokter bisa melakukan operasi untuk meredakan tekanan pada sistem syaraf dan meningkatkan gerakan antara sistem syaraf.
  3. Perawatan dengan gaya hidup. Semua penderita harus minum obat sesuai dengan resep dokter dan tidak melewatkan obat. Kemudian juga mengonsumsi obat tertentu sesuai komplikasi misalnya obat hipertensi dan diabetes. Periksa ke dokter secara teratur sesuai dengan anjuran dokter.
  4. Biasanya untuk gejala yang masih ringan seperti sulit berkedip sebelah mata kemungkinan Bells Palsy bisa sembuh sendiri, namun harus banyak istirahat.

Itulah penjelasan mengenai mata tidak bisa berkedip sebelah karena bells palsy. Kondisi ini memang tidak bisa diprediksi sehingga segera temui dokter jika merasakan gejalanya.

, ,



Oleh :