Sponsors Link

Kenapa Mata Tidak Bisa Melihat Garis Lurus?

Sponsors Link

Mata tidak bisa melihat garis lurus terjadi karena astigmatisma. Astigmatisma lebih dikenal dengan mata silindris. Pada mata silindris, pandangan menjadi kabur karena kecacatan bentuk korena dan kelengkunganya yang tidak sempurna. Kondisi tersebut mengubah cahaya yang masuk atau membiaskan kembali cahayanya. Cahayapun tidak jatuh tepat di retina, tetapi di belakang retina.

ads

Mata normal memiliki permukaan kornea dengan kelengkungan yang merata. Pada saat cahaya datang ke mata, cahaya akan tersebar merata sehingga memberikan penglihatan yang jelas. Sedangkan pada mata silindris, cahaya yang datang ke mata tidak tersebar merata ke seluruh bagian mata. Hal itu menyebabkan penglihatan menjadi agak buram dan tidak fokus. Mata silindris bisa dialami satu mata saja, tetapi bisa juga keduanya. Mata silindris biasanya juga disertai dengan rabun jauh dan rabun dekat. Baca artikel tentang jus untuk mata rabun jauh dan dekat.

Pada kasus mata silindris ringan, penderita tidak menunjukkan gejala apapun. Penglihatan akan menjadi sedikit kabur atau buram. Namun, penderita mata silindris yang parah biasanya menunjukkan gejala penglihatan yang buram pada jarak dekat dan jauh. Selain itu, penderita umumnya mengalami sakit kepala, mata lelah, dan penglihatan tidak stabil pada saat membaca buku atau aktivitas lainnya yang membutuhkan fokus mata yang baik. Hal tersebut merupakan penyebab pandangan mata tidak fokus yang harus kita waspadai.

Mata tidak bisa melihat garis lurus atau mata silindris adalah kelainan mata yang masih dapat diobati. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata terlebih dahulu untuk menentukan jenis pengobatan yang sesuai. Berikut adalah cara mengobati mata tidak bisa melihat garis lurus.

  1. Kacamata atau lensa kontak

Pada penderita mata silndris ringan, dokter umumnya akan merekomendasikan menggunakan kacamata atau lensa kontak. Kacamata dan lensa kontak tidak menghilangkan silinder pada mata. Namun, hanya untuk membantu penglihatan Anda. Selain itu anda juga perlu tahu tentang lensa untuk astigmatisma atau untuk mata silinder.

Lensa kacamata akan didesain melengkung untuk mengatasi penglihatan yang kabur. Sedangkan untuk lensa kontak mata silindris disebut  toric. Lensa ini membantu membelokkan cahaya dengan benar ke arah mata. Semakin parah mata silindris, lensa yang disarankan adalah lensa berbentuk lebih kaku.

  1. Laser-assisted subepithelial keratomileusis (LASEK)

Pada LASEK kornea yang lebih tipis dilipat ke belakang. Hal tersebut dilakukan untuk membatasi cidera pada mata karena aktivitas sehari-hari. LASEK cocok untuk Anda yang berkornea tipis atau yang beresiko tinggi terhadap cidera mata di tempat kerja atau saat berolahraga.

  1. LASIK (Laser-Assisted In Situ Keratomileusis)

Operasi LASIK dapat digunakan untuk mengobata mata silindris. Selain itu, LASIK juga bisa menjadi salah satau cara mengobati rabun dekat dan rabun jauh. Namun anda juga perlu memperhatikan tentang efek samping LASIK jangka panjang sebagai anjuran dan panduan.

Sebuah laser digunakan untuk membentuk kornea untuk memperbaiki mata memfokuskan sinar cahaya ke retina di belakang mata dalam prosedur LASIK. Flap atau pembukaan lapisan tipis di kornea akan dilakukan menggunakan pisau atau laser. Selanjutnya dokter bedah akan melipat kembali flap tersebut dan mengangkat sejumlah khusus jaringan kornea yang berada di bawah flap dengan laser excimer. Kemudian flap dikembalikan ke tempat asalnya.

Namun, tidak semua penderita mata silindris dapat melakukan operasi LASIK. Anda perlu mengkonsultasikan ke dokter mata sebelum mendapatkan operasi ini. Kondisi kesehatan tertentu, kondisi yang mata yang tidak stabil, ibu hamil dan menyusui bisa jadi menjadi alasan Anda ditolak untuk mendapatkan prosedur operasi ini.

Sponsors Link

  1. Photorefractive keratectomy (PRK)

Operasi PRK digunakan untuk mengobati mata silindris ringan hingga sedang. Pada saat operasi, dokter bedah menggunakan laser untuk membentuk kembali kornea. Berbeda dengan LASIK yang menggunakan laser pada bawah flap kornea, pada PRK laser digunakan pada permukaan kornea. Selain itu, PRK dapat dilakukan dengan pencitraan pada komputer.

Operasi mata seperti LASIK, LASEK, dan PRK bisa mengobati mata silindris Anda. Namun, Anda perlu mengkonsultasikan terlebih dahulu ke dokter mata Anda operasi mana yang paling tepat untuk mata Anda. Anda harus memiliki mata yang sehat, mata tanpa masalah pada retina atau bekas luka pada kornea.

  1. AK atau LRI (astigmatic keratotomy)

Operasi AK atau LRI adalah operasi bedah yang digunakan untuk memperbaiki mata silindris. Kornea mata penderita mata silindris biasanya berbentuk seperti bola kaki. Operasi ini bukan merupakan operasi laser mata. Namun, operasi ini dapat berdiri sendiri atau digabung dengan PRK, LASIK, atau RK. AK atau LRI dilakukan dengan membuat satu atau dua sayatan di bagian kornea yang paling curam. Kornea dibuat menjadi lebih santai dan lebih bulat. Saat ini jug terdapat cara mengobati mata silinder tanpa operasi yang sangat bermanfaat bagi kita penderita mata silinder.

Berikut adalah penjelasan dari mata tidak bisa melihat garis lurus karena mata silindris atau astigmatisma. Kelainan mata ini masih bisa disembuhkan dengan dengan prosuder operasi. Anda perlu memeriksakan diri secara rutin ke dokter mata untuk mendapatkan solusi dari permasalahan mata tidak bisa melihat garis lurus. Jaga selalu kesehatan mata Anda.

, , , ,



Oleh :