Sponsors Link

Mengapa Warna Mata Setiap Orang Berbeda?

Sponsors Link

Terkadang beberapa perubahan warna mata juga menunjukkan adanya jenis jenis penyakit mata tertentu. Setiap warna mata bisa menggambarkan kondisi kesehatan mata. Namun dari semua penduduk di dunia ini memang bisa terlahir dengan warna mata yang berbeda-beda. Jenis warna yang sangat umum misalnya hitam, hijau, abu-abu, dan coklat pekat. Tentunya warna mata ini asli dan bukan pengaruh dari lensa kontak. Warna mata ini didapatkan sejak lahir. Tapi mengapa warna mata setiap orang berbeda? Berikut penjelasan kami yang sangat lengkap.

ads

1. Ras Tertentu

Jika kita melihat semua penduduk di dunia memang terlahir dari berbagai ras yang berbeda. Pengaruh ras juga bisa menentukan warna mata sejak lahir. Misalnya untuk ras berkulit putih atau kaukasian biasanya memiliki warna mata yang cerah seperti biru atau hijau. Kemudian orang dari khas Asia seperti Indonesia, biasanya memiliki warna mata hitam atau coklat tua.

2. Perbedaan Kadar Eumelanin pada Pupil

Pupil mata adalah salah satu bagian mata yang terletak di tengah mata. Ternyata warna pupil mata ditentukan oleh bahan pewarna alami yang sudah dihasilkan oleh tubuh yaitu melanosit. Melanosit tidak hanya menentukan warna mata tapi juga warna kulit dan rambut. Melanosit yang dihasilkan pada mata biasanya menumpuk pada bagian depan atau belakang iris mata. Sementara pupil ada di bagian tengah iris.

Kemudian sel melanosit yang dihasilkan oleh tubuh terdiri dari dua macam pigmen yaitu pigmen penghasil warna coklat atau eumelanin dan penghasil warna merah atau pheomelanin. Ketika bagian iris memiliki banyak eumelanin maka warna mata menjadi lebih gelap. Jika ternyata pheomelanin lebih banyak pada iris maka warna mata menjadi lebih cerah.

3. Efek Cahaya pada Iris

Sebenarnya semua mata akan berwarna terang seperti abu-abu, hijau atau biru. Namun kadar melanosit yang menumpuk pada belakang iris bisa mempengaruhi warna yang memantul. Kemudian banyaknya cahaya yang diterima oleh iris mata akan menyebabkan pantulan balik sehingga warna mata menjadi biru atau hijau. Tapi jika pupil berwarna gelap seperti coklat atau hitam maka bisa disebabkan karena melanosit lebih banyak menumpuk pada bagian depan iris yang kemudian menyerap cahaya. Jadi kondisi ini memang sangat tergantung dengan bagian-bagian mata dan fungsinya.

4. Jumlah Pigmen Melanin dalam Iris

Ternyata warna mata juga dipengaruhi oleh banyaknya kadar melanin pada iris. Misalnya untuk mata yang berwarna biru atau hijau maka memiliki jumlah pigmen yang berbeda pada iris. Biasanya mata hijau cenderung memiliki jumlah pigmen yang lebih rendah dibandingkan mata coklat. Tapi jumlah pigmen ini tetap lebih banyak pada warna mata biru. Kemudian ada juga kemungkinan beberapa bagian iris yang tidak mengandung pigmen. Orang dengan warna mata hijau cenderung lebih sedikit karena termasuk warna yang langka. Adanya perbedaan warna ini tidak termasuk sebagai penyebab kebutaan mata.

5. Genetik

Warna mata yang berbeda juga ditentukan oleh genetik. Genetik memberi peran yang sangat besar untuk jumlah pigmen yang muncul pada iris dan pupil. Warna mata sendiri ternyata ditentukan oleh 11 gen yang berkembang dalam tubuh. Hal ini bahkan sudah masuk dalam penelitian dari profesor forensik di Erasmus University Medical Centre Rotterdam, Belanda. Jadi biasanya warna mata akan dipengaruhi oleh genetik warna mata orang tua dan semua garis keturunan dalam keluarga.

6. Dua Warna Mata Berbeda

Meskipun semua orang biasanya memiliki warna mata yang berbeda, tapi umumnya adalah sama antara satu mata dengan mata yang lainnya. Tapi ternyata ada kasus dimana seseorang mungkin memiliki warna mata yang berbeda antara satu mata dengan mata yang lain. Misalnya satu mata berwarna hijau dan mata yang lain berwarna biru. Kondisi medis ini dinamakan heterochremia yang termasuk dalam kelainan genetik sejak lahir. Perbedaan dua warna mata ini tidak menyebabkan ancaman untuk penglihatan, kecuali jika disebabkan oleh penyakit tertentu seperti melanoma, tumor mata, kanker mata dan kondisi mata lainnya.

Tips Menjaga Warna Mata

1. Lindungi dengan Kacamata dari Sinar UV

Sinar UV ternyata bisa membakar mata yang menyebabkan mata merah, gatal dan sensasi berpasir. Semua gejala ini biasanya hanya muncul dalam waktu yang singkat. Tapi ketika mata terus menerus terkena sinar matahari maka bisa menyebabkan efek yang berat seperti kerusakan retina, katarak, dan kerusakan lain yang tidak dapat disembuhkan. Jadi ketika Anda keluar rumah dan terkena sinar matahari maka gunakan kacamata pelindung mata.

Sponsors Link

2. Konsumsi Makanan Kaya Karotenoid

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa wortel menjadi nutrisi terbaik untuk mata. Semua itu sebenarnya disebabkan karena wortel mengandung karotenoid yang cukup tinggi. Jenis lutein dan zeaxanthin menjadi nutrisi yang bisa menjaga kesehatan organ mata termasuk makula mata. Kondisi ini yang kemudian mencegah terjadinya katarak dan degenerasi makula. Jadi selain wortel sebaiknya juga mengonsumsi sayuran hijau seperti kangkung, brokoli, sawi, lobak dan sayuran hijau lain.

3. Konsumsi Sumber Antioksidan

Mengonsumsi sumber antioksidan juga sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Berbagai jenis makanan yang mengandung antioksidan bisa mencegah penyakit yang merubah warna mata dan menyebabkan kebutaan seperti katarak. Jenis antioksidan terbaik untuk mata seperti vitamin C dan vitamin E. Berbagai jenis makanan yang bisa masuk ke dalam menu Anda seperti stroberi, paprika, pepaya, blewah, jeruk, dan sumber vitamin E seperti minyak biji bunga matahari, kacang almond, kacang tanah, dan jagung.

4. Pemeriksaan Rutin ke Dokter Mata

Langkah lain yang bisa Anda lakukan adalah mencoba untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin. Cara ini sangat baik untuk mengetahui jika terjadi gejala penyakit yang berbahaya dan menyebabkan kebutaan. Bahkan sangat penting untuk mengetahui jika mata terkena kelainan seperti mata minus, plus dan kondisi kelainan yang lain.

Inilah penjelasan tentang mengapa warna mata setiap orang berbeda? Jadi sekarang Anda tidak perlu mengira jika warna mata Anda mengalami kelainan karena berbeda, karena ada beberapa penyebab yang berbeda.

, , ,



Oleh :
Kategori : Anatomi