Sponsors Link

Obat Tetes Mata Bayi Belekan dan Cara Penggunaannya

Sponsors Link

Anda mungkin pernah atau sedang mengalami mata bayi kuning dan belekan. Terdapat beberapa penyebab dari belekan yang dialami si kecil, misalnya akibat iritasi kimia, bakteri, atau virus herpes simplek. Belekan juga dapat disebabkan oleh saluran penghubung antara air mata dan rongga hidung tersumbat, sehingga air mata tidak dapat mengalir. Infeksi akan terjadi lama kelamaan yang menyebabkan mata berair dan belekan. Namun, masalah anatomi ini dapat sembuh sendirinya saat menginjak usia 1 tahun.

ads

Infeksi virus dan bakteri juga dapat menyebabkan mata bayi belekan. Saat proses melahirkan normal, virus atau bakteri dari ibu dapat ditularkan pada si kecil. Infeksi dapat terjadi secara langsung, bahkan bagi ibu yang tidak mengalami gejala apapun.

Mata berair dan belekan namun tidak merah dapat diobati dengan antibiotik yang sudah direkomendasikan dokter. Pada saat mata bayi belekan, dokter mata sering menyarankan untuk memberikan obat tetes mata. Obat tetes mata bayi belekan hanya bisa diberikan oleh dokter anak atau dokter mata yang mengobati bayi.

Meskipun mata belekan pada bayi mungkin saja adalah suatu kondisi yang wajar, tetapi Anda perlu mewaspadai apabila terjadi infeksi yang ditandai dengan mata kemerahan pada bayi. Apabila bayi Anda mengalami belekan lebih dari tiga hari maka Anda perlu membawa si kecil ke dokter. Kondisi lainnya yang harus diwaspadai yaitu

  • Belek yang keluar semakin banyak.
  • Warna kotoran menjadi berwarna kekuningan atau kehijauan.
  • Warna kotoran mata putih, tetapi warna bagian putih mata berubah kemerahan atau bagian atas kelopak mata menjadi membengkak.
  • Bayi terus menerus menangis.
  • Bayi Anda tidak mau membuka matanya.
  • Bayi terlihat kesakitan dan terus mengucek matanya.
  • Kesakitan atau silau ketika melihat cahaya.
  • Struktur kelopak mata menjadi tidak teratur.

Ada beberapa cara mengatasi kelopak mata bayi merah dan gatal termasuk akibat belekan. Pada artikel ini akan dibahas jenis obat tetes yang biasanya diberikan oleh dokter pada saat bayi mengalami mata belekan. Dokter Anda akan memberikan jenis obat yang sesuai dengan kondisi bayi Anda. Jenis obat yang sering direkomendasikan oleh dokter adalah Chloramphenicol. Chloramphenicol adalah nama generik, sedangkan obat ini memiliki nama merek dagang seperti pentamycetin, chloromycetin, dan lainnya.

Menurut Radhi (2012), kloramfenikol adalah antibiotik yang mempunyai aktifitas bakteriostatik dan pada dosis tinggi bersifat bakterisid. Selain tersedia dalam bentuk tetes mata 0,5% dan 1%, obat ini juga tersedia dalam bentuk:

  • Kapsul 250 mg
  • Sirup 125 mg (tiap 5 ml)
  • Salep mata 1%

Dalam bentuk salep mata dan tetes mata, obat ini digunakan untuk mengobati blepharitis, catarrhae, konjungtivitas bernanah, traumatic keratitis, trakoma, keratitis ulserativ, uveitis, konjungtivitas, dakriosistitis, dan infeksi lain oleh bakteri patogen. Namun, obat ini tidak dapat digunakan oleh penderita yang hipersensitif atau mengalam reaksi toksi dengan kloramfenikol.

Sebagai orang tua kita juga perlu mengetahui penyakit mata yang disebabkan oleh virus atau penyakit mata uveitis yang cukup mengganggu dan membuat rasa tidak nyaman.

Menurut Radhi (2012), dosis dari setiap jenis sediaan obat ini yaitu:

  • Kapsul 250 mg/ sirup 125 mg
    • Dewasa, anak-anak, dan bayi berumur lebih dari 2 minggu: 50 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi 3 – 4.
    • Bayi prematur dan bayi berumur kurang dari 2 minggu: 25 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi 4.
  • Salep mata: Oleskan 3 sampai 4 kali sehari pada mata.
  • Tetes mata: Teteskan 2 tetes, 3 sampai 4 kali sehari pada mata.

Obat jenis ini sebaiknya hanya digunakan untuk infeksi yang sudah jelas penyebabnya, kecuali jika ada kemungkinan infeksi berat. Pada pemakaian dalam waktu lama perlu dilakukan pengawasan terhadap kemungkinan timbulnya superinfeksi dengan bakteri dan jamur. Hati-hati jika digunakan pada bayi prematur dan bayi pada 2 minggu pertama. Obat tetes jenis ini bermanfaat untuk infeksi yang superfisial saja, infeksi yang dalam memerlukan terapi sistemik. Efek samping dari penggunaan obat ini adalah syndrome gray pada bayi prematur atau bayi yang baru lahir dan gangguan gastrointestinal seperti mual, muntah, dan diare.

Apabila Anda ingin memberikan obat tetes mata bayi belekan atau obat tetes mata lelah, maka Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Perhatikan kebersihan tangan Anda. Cuci tangan Anda hingga bersih dan kering sebelum menyentuh obat tetes mata untuk bayi.
  • Berikan obat tetes mata untuk bayi saat bayi sedang tertidur.
  • Buka mata bayi perlahan tanpa membuat bayi terganggu.
  • Berikan beberapa obat tetes mata untuk bayi secara perlahan.
  • Saat bayi menutup mata kembali secara perlahan maka semua obat tetes mata akan menyebar ke bagian mata bayi.

Berikut di atas adalah penjelasan mengenai obat tetes mata bayi belekan. Anda tidak boleh sembarangan menentukan jenis obat tetes mata untuk bayi Anda. Anda perlu berkonsultasi ke dokter mata sebelum menentukan jenis obat yang tepat untuk bayi Anda.

, , , ,



Oleh :
Kategori : Pengobatan