Sponsors Link

3 Teknik Operasi Mata Pterygium dan Biayanya

Sponsors Link

13,9% masyarakat di Indonesia menderita pterygium. Dan angka tersebut terus naik setiap tahunnya. Pterygium adalah pertumbuhan jaringan fibrovaskuler konjungtiva dan subkonjungtiva bulbi yang meluas mendekati ke kornea. Walaupun jarang menyebabkan kebutaan, Pterygium sangat mengganggu dan bahkan terlihat tidak enak untuk dilihat.

ads

Pterygium merupakan suatu kondisi dimana lemak atau selaput tumbuh di sekitar bola mata, yang dalam beberapa kasus terparah lemak tersebut dapat meluas menutupi kornea mata yang kemudian dapat menghilangkan penglihatan. Apa penyebab jenis penyakit mata pterygium? Bagaimana teknik operasi mata pterygium dilakukan? Berikut pembahasannya.

1. Terlalu sering terkena paparan sinar UV dan radiasi UV

Selama ini kita hanya mengetahui bahaya dari sinar UV jika terkena langsung dengan kulit. Sinar UV ternyata juga berbahaya bagi indera penglihatan. UV-A dan UV-B mampu merusak aringan mata, UV-A dapat merusak saraf pusat penglihatan yaitu bagian dari retina yang terletak di bagian belakang mata, sedangkan UV-B dapat merusak bagian kornea dan lensa. Hati-hati bila kondisi diikuti dengan mata berbayang bintik hitam.

2. Infeksi dari luar

Kegiatan sehari-hari yang kita lakukan di luar rumah juga dapat menyebabkan mata infeksi, seperti mata merah, mata terasa sakit, berair yang membuat penglihatan menjadi kabur. Infeksi mata dapat disebabkan oleh berbagai macam hal seperti iritasi, luka, atau goresan pada kornea yang memicu terjadinya infeksi. Ini bukan merupakan  penyakit mata yang menular  namun bisa membahayakan.

3. Terlalu lama berada di tempat kering dan berdebu

Hal lain yang dapat membuat mata kering misalnya ketika kita menatap computer, waktu berkedip kita menurun dibandingkan saat membaca buku. Maka itu saat kita melihat computer atau handphone juga memicu mata menjadi kering. Orang-orang yang lama menatap layar juga cenderung membuka kelopak mata mereka lebih sering dibandingkan saat melakukan tugas-tugas lain.

Bagaimana cara mengatasi pterygium?

  • Kacamata khusus, bisa digunakan untuk mencegah paparan sinar UV dan debu atau infeksi dari luar.
  • Tetes mata, untuk mengendalikan selaput agar tidak terus tumbuh menutupi kornea.
  • Operasi, untuk operasi pastinya akan memakan biaya yang cukup mahal dan tidak menjamin 100% sembuh total.

Untuk menghilangkan lemak di mata sebenarnya ada beberapa teknik operasi dan pembedahan pada penderita mata berlemak operasi tersebut melibatkan:

  • Pengangkatan daging yang tumbuh.
  • Penanaman plester transparan yang disebut dengan konjungtiva pada bekas luka operasi untuk mengurangi risiko mata berlemak tumbuh kembali atau berulang.

Ada beberapa teknik operasi mata Pterygium, dokter mata akan menentukan jenis teknik operasi berdasarkan beberapa pertimbangan diantaranya:

  1. Reseksi sederhana, merupakan teknik paling mudah, jaringan Pterygium dipotong lalu konjungtiva disekelilingnya dijahit. Teknik ini berisiko terjadi kekambuhan sekitar 80% – 95%
  2. Teknik graf konjungtiva-limbal, merupakan teknik terbaru dimana angka kekambuhan sekitar 2% – 5% teknik ini mengambil konjungtiva sehat di bagian atas untuk menambal bekas Pterygium yang telah dipotong. Teknik inilah yang paling direkomendasikan.
  3. Teknik McReynold, Teknik ini digunakan pada pasien yang sudah tua, dimana kepala Pterygium akan disisipkan di bawah konjungtiva sehat bagian inferior untuk mencegah terjadinya kekambuhan dan konjungtiva superior tetap dipertahankan guna apabila pasien tersebut memerlukan operasi katarak atau glaucoma.

Tetapi sebelum Anda melakukan operasi, bahwasanya biaya operasi Pterygium atau mata berlemak  sangat mahal yaitu berkisar 2 juta – 4 juta. Biaya tersebut belum termasuk biaya pengobatan dan biaya penginapan. Operasi Pterygium dengan graf memerlukan waktu 20 – 30 menit. Pasien hanya dibius dengan menggunakan obat tetes mata saja, kemudian operasi dikerjakan tanpa rasa nyeri. Hati-hati dengan efek samping pasca operasi, jangan sampai bahayanya seperti efek samping operasi katarak. Di samping itu sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan untuk menjaga kesehatan agar mata tetap dalam keadaan sehat sepanjang waktu.

, ,



Oleh :
Kategori : Pengobatan