Sponsors Link

Cara Pemulihan Pasca Operasi Mata Pterygium yang Perlu Diperhatikan

Sponsors Link

Jenis-jenis penyakit mata banyak sekali, salah satunya adalah petrygium. Petrygium adalah selaput tipis yang ada pada mata dari jaringan putih dan mengalami pembesaran atau perluasan ke arah kornea. Pada dasarnya pterygium tidak berubah menjadi besar dan tidak berbahaya, namun dapat terjadi kelainan sehingga pterygium dapat membesar.

ads

Penyebab terjadinya pterygium belum diketahui secara pasti, namun pada umumnya orang yang bekerja di luar ruangan atau terpapar sinar matahari secara langsunglah yang lebih banyak terkena pterygium. Operasi adalah cara yang dipilih saat pterygium semakin melebar menutupi pandangan atau kerap kali terjadi gejala iritasi.

Waktu operasi pterygium memakan waktu tidak lama, sekiranya hanya 30-45 menit. Operasi pterygium dilakukan dengan mengikis pterygium dengan menggunakan jaringan yang diambil dari konjungtiva atau placenta penderita. Melalui proses operasi seperti ini, pterygium diharapkan tidak lagi terjadi.

Pasca menjalani operasi, biasa penderita akan mengalami gejala peradangan ringan hingga berat. Peradangan ini pula dapat menyebabkan pembengkakan pada kelopak mata. Untuk mengatasi peradangan seperti ini, dokter biasanya memberikan obat tetes mata yang mengandung zat anti radang beberapa minggu hingga beberapa bulan pasca operasi. Bila penanganan dengan baik dan benar, maka risiko terkena infeksi dapat sangat diminimalisasi.

Tanda-tanda terjadi infeksi pasca operasi:

  • Mata terasa nyeri, jika setelah menjalani operasi pterygium mata terasa nyeri yang berlebihan sebaiknya konsultasikanlah ke dokter
  • Mengeluarkan sekret berlebihan
  • Belekan
  • Mata merah pasca operasi pterigium
  • Berair
  • Bengkak
  • Gangguan penglihatan, yang diharapkan pasca menjalani operasi adalah kesembuhan mata yang dapat melihat dengan normal kembali. Namun jika yang terjadi adalah mengalami gangguan penglihatan, maka dapat langsung dikonsultasikan kepada dokter.

Bila tidak ada tanda-tanda tersebut hal itu berarti bahwa mata baik-baik saja.

Pasca operasi, penanganan berlangsung selama dua hingga enam minggu pada umumnya. Waktu dan cara pemulihan pasca operasi mata pterygium tidak selalu sama, tergantung bagaimana ukuran pterygium yang diderita sebelum menjalani operasi, perawatan pasca operasi pterygium yang dilakukan dan penyakit lainnya yang diderita.

Bila mata membengkak, gunakanlah obat yang diberikan oleh dokter pasca operasi, tidak memegang mata secara berlebihan, tinggikan kepala sedikit ketika tidur agar bengkak yang dideritapun mengecil. Menghindari pembesaran ukuran pterygium yang dapat mengganggu penglihatan dapat dilakukan dengan memperhatikan cara-cara berikut:

  • Hindari penggunaan kontak lensa.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung, karena dapat merangsang pertumbuhan fibrovaskular pterygium.
  • Menggunakan air mata buatan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada mata.
  • Menggunakan kacamata hitam bila beraktivitas di luar ruangan.
  • Jangan mengucek atau menggosok mata, hal ini membuat rasa tidak nyaman pada mata akan bertambah.

Kebanyakan orang berpikir bahwa label harga yang tinggi atau semakin gelap, maka semakin tinggi pula perlindungan kacamata hitam tersebut. Itu adalah anggapan yang keliru. Sebenarnya, harga yang tinggi dan warna lensa yang gelap tidak menjamin perlindungan dari paparan sinar matahari yang memadai. Paparan dan radiasi sinar matahari langsung juga meyebabkan katarak dan penyakit mata lainnya, juga dapat berakibat hingga perkembangan kanker kulit.

Ketika membeli kacamata hitam, perhatikan labelnya terdapat keterangan “Perlindungan UV 100% atau UV 400”. Gaya oversive dan wrap dianggap dapat memberikan perlindungan yang lebih baik dari paparan sinar matahari dari pada frame yang lebih kecil. Sebaiknya, hindarkanlah paparan sinar matahari antara jam 10 pagi dan jam dua malam, waktu ini sangat dianjurkan demi kesehatan. Pakailah kacamata hitam, topi atau penutup kepala dan sampul untuk membantu menjaga kesehatan mata.

Sponsors Link

Hal-hal yang harus diperhatikan saat pemulihan pasca operasi mata pterygium:

  1. Balutan tidak boleh dibuka pada hari pertama operasi.
  2. Obat tetes mata dan obet yang harus diminum digunakan secara teratur sesuai dengan anjuran dokter.
  3. Hindari benturan atau tusukan pada mata dan tidak menggosok mata yang telah dioperasi.
  4. Mata yang telah dioperasi tidak boleh terkena air selama 7 hari, kecuali wajah dapat dibersihkan menggunakan handuk basah ketika mandi.
  5. Pada minggu pertama, bila ingin mencuci rambut, maka cucilah dengan posisi kepala mengadah agar air tidak mengenai mata yang telah dioperasi.
  6. Dapat melakukan aktivitas ringan sehari-hari seperti biasa.
  7. Hindari make up sekitar mata hingga dua minggu pasca operasi.
  8. Tidak ada pantangan dalam hal makanan. Dianjurkan untuk banyak memakan makanan berserat seperti  buah dan sayur. Perbanyak minum air putih.
  9. Check up pertama satu hari setelah operasi, selanjutnya satu minggu, dua minggu, dan satu bulan pasca operasi. Atau sesuai anjuran dokter.

Perhatikanlah hal-hal tersebut untuk menghindari pembesaran pterygium bahkan hingga menyebabkan operasi. Tentu segala yang dilakukan akan ada risikonya, tergantung bagaimana cara kita meminimalisir hal tersebut. Jika telah melakukan operasi, maka hindarilah hal-hal dapat menyebabkan terkenanya pterygium kembali. Karena bila tidak merawat mata, maka pterygium akan kambuh sewaktu-waktu. Hal itu tentu sangat mengganggu, maka jagalah kesehatan mata. Ada banyak tips menjaga mata tetap sehat, asalkan kita melakukannya dengan benar dan konsisten, maka akan terindar dari segala macam penyakit mata.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan