Sponsors Link

Penyebab Penglihatan Bergelombang dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Seiring bertambahnya usia, mata seringkali mengalami gangguan penglihatan. Secara umum, rabun adalah gangguan mata yang sering dikeluhkan oleh masyarakat. Akan tetapi, ada satu gangguan penglihatan lain yang juga tak kalah sering terjadi di masyarakat, yaitu penglihatan bergelombang.

ads

Penglihatan bergelombang adalah gangguan mata yang bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Namun, banyak pula cara yang bisa dilakukan untuk menangani gangguan mata ini. Berikut adalah beberapa penyebab dan cara mengatasi penglihatan bergelombang.

1. Astigmatisma

Penglihatan yang bergelombang bisa jadi merupakan gejala astigmatisma. Selain miopi (rabun jauh) dan penyakit mata hipermetropi (rabun dekat), astigmatisma adalah salah satu gangguan mata yang sering dialami oleh masyarakat. Astigmatisma atau yang biasa disebut mata silinder adalah ketidakmampuan mata untuk memfokuskan benda sehingga dapat menghasilkan gambaran tajam ke retina. Hal ini disebabkan oleh kelengkungan lensa atau kornea yang tidak teratur atau tidak merata. Kornea dan lensa adalah bagian yang bertugas untuk meneruskan atau membiaskan cahaya yang masuk ke retina. Kelengkungan yang tidak merata ini lah yang kemudian menyebabkan distorsi penglihatan, sehingga penglihatan menjadi miring atau bergelombang. Astigmatisma biasanya merupakan kelainan bawaan sejak lahir. Namun, kelainan ini juga bisa terjadi karena cedera mata atau efek samping dari operasi mata.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi astigmatisma. Salah satu cara mengatasi mata bergelombang karena astigmatisma adalah dengan menggunakan kacamata atau kontak lensa untuk astigmatisma. Kacamata dan lensa kontak biasanya dianjurkan dokter ketika astigmatisma sudah menyentuh angka 1,5. Namun, bagi Anda yang tak mau menggunakan kacamata atau lensa kontak, metode lain yang bisa digunakan adalah dengan melakukan prosedur bedah. Ada beberapa metode bedah yang bisa dilakukan, antara lain: Laser-assisted in situ keratomileusis (LASIK), Laser-assisted subepithelial keratectomy (LASEK), Photorefractive keratectomy (PRK), dan Refractive lens exchange (RLE) atau Clear lens extraction (CLE).

2. Degenerasi Makula

Penyebab penglihatan bergelombang selanjutnya bisa jadi karena Anda menderita degenerasi makula. Degenerasi makula atau age-related macular degeneration adalah gangguan mata yang merupakan penyebab utama kebutaan. Gangguan penglihatan ini biasanya dipengaruhi oleh faktor usia. Degenerasi makula disebabkan oleh gangguan struktur makula, atau area kecil retina yang ditengahnya terdapat banyak sel penglihatan. Ada dua jenis degenerasi makula, yaitu degenerasi makula kering dan degenerasi makula basah. Degenerasi makula kering disebabkan oleh penipisan lapisan makula. Untuk degenerasi makula basah, biasanya disebabkan oleh tumbuhnya pembuluh darah abnormal di belakang retina. Degenerasi mata kering biasanya ditandai dengan penglihatan yang kabur. Sedangkan, degenerasi makula basah ditandai dengan terjadinya distorsi penglihatan, sehingga penglihatan bergelombang.

Cara mengatasi penglihatan bergelombang karena degenerasi makula tergantung dengan jenisnya. Pada degenerasi makula kering biasanya dilakukan pemasangan lensa telekopik. Degenerasi mata kering sulit untuk diobati, maka langkah yang bisa dilakukan adalah dengan memperlambat perkembangannya. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah perkembangan gangguan mata ini adalah dengan melakukan pola hidup sehat, yaitu mengonsumsi makanan yang bernutrisi, menjaga berat badan, dan tidak merokok. Sedangkan pada kasus degenerasi makula basah, biasanya akan dilakukan rehabilitasi penglihatan dan pemberian suntikan anti-vascular endothelial growth factor yang dapat menghalangi pembentukan pembuluh darah baru pada makula. Terapi lain yang bisa dilakukan adalah intraocular lens system, terapi laser, dan terapi fotodinamis.

3. Ablasio Retina (Retinal Detachment)

Penyebab penglihatan bergelombang yang lain adalah indikasi terjadinya penyakit mata ablasio retina. Ablasio retina atau biasa disebut dengan ablasi retina adalah gangguan mata yang disebabkan oleh lepasnya retina dari belakang mata. Gangguan retina, yaitu organ yang bertugas meneruskan dan membelokkan cahaya menyebabkan terjadinya distorsi penglihatan, sehingga penglihatan bergelombang. Gejala umum lain yang terjadi adalah adanya kilatan cahaya, bintik-bintik hitam yang bergerak, dan lapisan hitam yang menutupi penglihatan. Ada tiga jenis ablasio retina, yaitu rhegmatogenous ablasio retina, ablasio retina traksi, dan pelepasan eksudatif. Kondisi ablasio retina yang paling sering terjadi adalah rhegmatogenous ablasio retina, yaitu lepasnya retina karena adanya cairan yang memisahkan retina dan selaput.

Sponsors Link

Cara mengatasi penglihatan bergelombang karena ablasio retinal yang paling efektif adalah dengan melakukan prosedur pembedahan. Metode operasi dilakukan berdasarkan jenis dan penyebab ablasio retina. Beberapa prosedur operasi yang biasa dilakukan, antara lain Cryoteraphy, Scleral Buckle, Pneumatic Retinopexy, atau Vitrectomy. Bagi penderita diabetes dianjurkan untuk mengendalikan gula darah sebagai langkah penanganan mau pun pencegahan ablasio retina.

4. Retinopati Serosa Sentral

Gangguan mata lain yang bisa menjadi penyebab penglihatan bergelombang adalah Retinopati serosa sentral atau Central serous chorioretinopathy (CSCR). Retinopati serosa sentral adalah suatu kondisi buramnya salah satu mata karena kebocoran cairan pada lapisan jaringan di bawah retina yang disebut koroid. Beberapa gejala yang ditimbulkan, antara lain mata buram sebelah, adanya area hitam pada penglihatan, perubahan ukuran dan warna benda dari aslinya, serta distorsi penglihatan yang menyebabkan benda tampak bengkok, atau penglihatan bergelombang.

Dalam kasus ini, cara mengatasi penglihatan bergelombang akibat retinopati serosa sentral adalah dengan melakukan prosedur laser fotokoagulasi, injeksi anti-VEGF, dan konsumsi obat. Pada kasus retinopati serosa sentral akut, cairan akan diserap kembali dan sembuh seiring berjalannya waktu.

Selain beberapa indikasi penyakit di atas, penyebab penglihatan bergelombang bisa juga disebabkan oleh kondisi tubuh yang kurang sehat, sehingga pandangan menjadi buram dan bergelombang dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, untuk memastikan kondisi mata yang sebenarnya, dianjurkan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mata Anda secara rutin.

Selain faktor usia, penyakit di atas mayoritas terjadi akibat pola hidup yang tidak sehat. Untuk mencegah terjadinya penglihatan bergelombang karena beberapa kelainan mata di atas, Anda harus menjalankan pola hidup sehat. Makan makanan bergizi, menjaga berat badan, tidak merokok, olahraga, serta istirahat yang cukup sangat dianjurkan. Selain itu, melakukan konsultasi kesehatan secara rutin dan segera berkonsultasi ke dokter bila mengalami gangguan kesehatan juga perlu dilakukan.

Sekian penjelasan mengenai beberapa penyebab dan cara mengatasi penglihatan bergelombang, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan mata Anda.

, , , , ,