Sponsors Link

3 Penyakit Mata Akibat Diabetes dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Tahukah Anda, bahwa penyakit diabetes adalah penyakit kronis yang dapat menyebabkan komplikasi apabila tidak ditangani secara serius? Salah satu dampaknya yang paling berbahaya adalah munculnya komplikasi pada mata. Ya, ternyata gangguan penglihatan tidak hanya disebabkan oleh faktor genetik atau kurangnya kesadaran kita dalam menjaga kesehatan mata. Penyakit diabetes juga ternyata dapat memengaruhi penglihatan Anda.

ads

Diabetes adalah penyakit di mana kandungan gula darah pada tubuh kita meningkat dari kadar seharusnya. Hal ini menyebabkan kelainan pada kemampuan tubuh dalam menyimpan dan memproses gula dalam tubuh. Apabila tidak diberi penanganan sejak awal, tingginya kadar gula darah ini dapat berpengaruh pada kerja mata Anda.

Baca juga:

Jenis-Jenis Penyakit Mata Akibat Diabetes

Beberapa jenis penyakit mata yang sering dialami oleh penderita diabetes adalah retinopati, glaukoma, dan katarak. Berikut ini penjelasannya:

1. Retinopati

retinopatiPenyakit mata ini juga dikenal dengan nama edema makula. Penyebab retinopati adalah penyempitan pembuluh darah pada bagian mata, lebih tepatnya di daerah sekitar retina akibat penyakit diabetes. Tingginya aliran darah yang berkadar gula tinggi ke daerah mata membuat retina membengkak dan penglihatan menjadi kabur.

Awalnya, penyakit retinopati sering kali tidak terdeteksi. Kerusakan pada retina biasanya baru dapat diketahui ketika pasien sudah mulai mengalami gangguan penglihatan. Gejala awal dari penyakit retinopati ini antara lain penglihatan mulai kabur dan sulit melihat terutama pada malam hari. Kemudian gejala lainnya adalah munculnya floaters atau selapis benang tipis dalam penglihatan. Pada tahap lanjutan, akan mulai muncul titik gelap atau lubang dalam pandangan Anda, dan pada akhirnya penglihatan Anda akan berangsur-angsur menghilang.

Baca juga: Penyakit Mata Ablasio.

2. Glaukoma

glaukomaPenyakit mata akibat diabetes lainnya adalah Glaukoma. Glaukoma adalah gangguan penglihatan yang disebabkan oleh tingginya tekanan cairan dalam bola mata. Tekanan tersebut kemudian menimbulkan kerusakan saraf dan pembuluh darah pada bagian mata Anda dan dapat membuat penglihatan Anda kabur, bahkan hilang sama sekali.

Bagi penderita diabetes, jenis glaukoma yang lazim diderita adalah Neovaskular Glaukoma. Pada penyakit ini, terdapat pembuluh darah baru yang muncul di iris (bagian berwarna pada mata) sehingga menyumbat aliran normal cairan dan meningkatkan tekanan di mata.

Penderita glaukoma biasanya mengalami beberapa gejala. Gejala-gejala tersebut di antaranya nyeri pada mata, sakit kepala, dan mulai melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya. Kemudian, mata juga akan memerah dan sering berkabut, terutama pada bayi. Apabila tidak lekas ditangani, penglihatan penderita glaukoma akan semakin menyempit dan akhirnya tidak dapat melihat sama sekali (buta).

Glaukoma adalah penyakit mata akibat penyakit diabetes yang tidak bisa disembuhkan. Pengobatan terhadap glaukoma hanya dilakukan untuk mengurangi tekanan pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata. Oleh karena itu, jika Anda sudah mulai merasakan beberapa gejala di atas, jangan ragu-ragu untuk segera memeriksakan kondisi Anda ke dokter spesialis mata.

Baca juga: Ciri-ciri Mata Belekan.

Sponsors Link

3. Katarak

katarakKatarak adalah sebuah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh dan mengganggu penglihatan seseorang. Katarak adalah penyakit yang dapat dialami baik oleh penderita diabetes maupun bukan. Bagi para penderita diabetes, katarak dapat disebabkan oleh kelebihan kadar sorbitol (gula yang terbentuk dari glukosa) yang kemudian menumpuk di lensa mata. Meskipun katarak juga dapat dialami oleh non-penderita diabetes, namun penderita diabetes memiliki risiko terserang katarak lebih cepat.

Biasanya, penyakit katarak berkembang dengan perlahan dan tidak terdeteksi di usia dini. Namun, lambat laun katarak tersebut akan menyebar hingga dapat mengganggu penglihatan Anda. Beberapa gejala yang muncul pada katarak antara lain;

  • Penglihatan menjadi kabur (biasanya berawan/berkabut)
  • Terdapat bintik dalam penglihatan
  • Mudah silau oleh cahaya yang terang
  • Melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu
  • Penglihatan menguning

Jika katarak tersebut sudah benar-benar mulai mengganggu penglihatan Anda, Anda perlu melakukan operasi untuk mengganti lensa yang sudah terkena katarak dengan lensa implan.

Baca juga: Cara Merilekskan Mata.

Pengobatan Medis untuk Penyakit Mata Akibat Diabetes

Pada bagian sebelumnya sudah dijelaskan mengenai penyakit yang muncul sebagai risiko dari penyakit diabetes. Baik retinopati, glaukoma, maupun katarak adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan secara total. Oleh karena itu, jika Anda merupakan penderita diabetes, sangat disarankan untuk memeriksakan kondisi mata Anda sedini mungkin untuk mencegah risiko ketiga penyakit tersebut muncul dan tidak dapat ditangani lagi. Anda juga dapat mencoba pengobatan baik secara medis maupun alami untuk mengatasi penyakit mata karena diabetes ini.

Jika gangguan penglihatan yang Anda alami sudah dirasa mengganggu aktivitas sehari-hari, maka Anda disarankan untuk segera melakukan operasi ataupun terapi. Pada penyakit retinopati, pendarahan di mata dapat dihentikan dengan melakukan focal laser treatment. Selain itu, terdapat terapi laser lainnya seperti scatter laser treatment yang dapat membantu mengecilkan pembuluh darah yang baru terbentuk. Jika pendarahan sudah banyak, Anda dapat melakukan operasi yang disebut vitrektomi.

Bagi penderita Glaukoma, terdapat dua Teknik pengobatan medis yang dapat Anda coba, yaitu dengan menggunakan obat tetes mata dan tindak laser. Tahap awal pengobatan glaukoma biasanya menggunakan obat tetes mata anti glaukoma untuk mengurangi produksi cairan bola mata. Penggunaan obat ini akan menurunkan risiko progresivitas glaukoma. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan obat dengan disiplin dan teratur sesuai arahan dari dokter.

ads

Alternatif lainnya adalah dengan melakukan tindak laser. Cara ini digunakan apabila mata Anda sudah tidak dapat merespon obat tetes mata anti glaukoma. Terdapat beberapa tipe tindakan laser yang disesuaikan dengan tingkat keparahan glaukoma. Jenis tindak laser yang paling umum adalah Trabeculectomy, yang bertujuan untuk memperlancar aliran cairan pada mata.

Sementara itu, bagi penderita katarak ringan, sangat disarankan untuk memakai kacamata hitam dan menggunakan lensa kontrol silau dalam kacamata Anda. Hal itu berguna untuk menjaga agar lensa mata Anda tidak semakin rusak. Namun, apabila katarak sudah sangat mengganggu penglihatan, maka dokter biasanya menyarankan untuk melepaskan lensa mata dan menggantinya dengan lensa implan.

Baca juga: Manfaat Wortel untuk Mata Minus.

Pengobatan Herbal untuk Penyakit Mata Akibat Diabetes

Bagi Anda yang lebih memilih untuk melakukan pengobatan secara alami, telah banyak dijual obat-obat herbal yang dapat mengatasi penyakit mata yang diakibatkan oleh penyakit diabetes tersebut. Obat-obat ini terutama berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah yang menyebabkan penyakit diabetes. Adapun bahan-bahan herbal yang ampuh untuk mengatasi baik retinopati, katarak, dan glaukoma adalah sebagai berikut:

  • Blueberry

Buah berbentuk kecil dan berwarna gelap ini memiliki unsur-unsur bergizi yang sangat baik bagi kesehatan mata. Dalam blueberry terdapat kandungan vitamin E yang dapat membantu menghentikan pembentukan katarak atau keruh dari lensa mata. Selain itu, makanan yang mengandung blueberry juga ampuh dalam menurunkan darah kolesterol dan meningkatkan kontrol glukosa dan sensitivitas insulin, yang kemudian dapat mengurangi risiko terkena penyakit diabetes.

  • Daun Ginkgo

Daun ginkgo atau ginkgo biloba mampu meningkatkan aliran darah ke bagian retina pada mata. Kandungan daun ginkgo sangat ampuh untuk meningkatkan penglihatan orang terkena glaukoma dan katarak. Bahan alami ini juga mengandung antioksidan yang dapat melindungi sel-sel saraf pada mata.

  • Ekstrak Biji Anggur

Ekstrak biji anggur dapat meningkatkan aliran darah di pembuluh kecil mata, sehingga tidak akan terjadi penyumbatan aliran darah yang dapat mengakibatkan rusaknya penglihatan. Selain itu, mengonsumsi ekstrak biji anggur juga dapat membantu mengatasi penyakit mata yang disebabkan oleh diabetes, seperti degenerasi makula (yang dapat menimbulkan kebutaan).

Baca Juga:

Cara Mencegah Penyakit Mata Akibat Diabetes

Penyakit mata yang disebabkan oleh diabetes sulit untuk disembuhkan apabila tidak ditangani sejak awal. Oleh karena itu, bagi Anda yang menderita diabetes sangat disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan untuk menghindari risiko terkena retinopati, glaukoma, maupun katarak. Tindakan pencegahan tersebut dapat dimulai dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti berikut:

  • Perbanyak konsumsi buah-buah dan sayuran. Bagi penderita diabetes, menjaga kandungan gula pada makanan juga sangat penting. Konsultasikan ke dokter mengenai makanan apa yang boleh/tidak boleh Anda konsumsi.
  • Berhentilah merokok. Rokok merupakan salah satu faktor paling berbahaya yang dapat merusak tubuh Anda. Selain itu, Anda juga sangat disarankan untuk berhenti mengonsumsi alkohol karena tidak baik bagi kesehatan.
  • Hindari stres. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, bukan? Dengan senantiasa menjaga pikiran Anda tetap positif, secara tidak langsung juga Anda sedang merawat tubuh Anda agar selalu sehat dan bugar
  • Lakukan pemeriksaan mata Anda secara berkala. Penyakit mata yang disebabkan oleh diabetes sering kali luput terdeteksi. Oleh karena itu, jika Anda sudah menemukan sedikit masalah pada penglihatan Anda, jangan ragu-ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat

Demikian informasi mengenai penyakit mata akibat diabetes yang perlu Anda ketahui dan cegah sedari dini.

, , , ,