Sponsors Link

6 Penyakit Mata Akibat Kerja Berlebihan yang Paling Fatal

Sponsors Link

Mata menjadi salah satu indra yang sangat penting untuk manusia. Mata berfungsi untuk melihat dan mengamati sehingga kehilangan fungsi mata atau mengalami penurunan fungsi mata akan menjadi kerugian yang sangat besar. Namun sayangnya semenjak lahir walau kita memiliki mata yang normal maka belum tentu akan bertahan sampai usia tua.

ads

Akhirnya ada banyak orang yang terkena beberapa jenis jenis penyakit mata namun tidak bisa dihindari. Termasuk juga ketika mata mengalami masalah karena efek dari pekerjaan yang dilakukan sehari-hari. Karena itu ada berbagai jenis penyakit mata akibat kerja paling fatal yang seharusnya dicegah. Berikut ini penjelasan yang bisa Anda simak.

1. Kebutaan permanen

Salah satu dampak yang sangat serius pada mata akibat pekerjaan adalah kebutaan. Kondisi ini menyerang sistem neurologi yang bisa menyebabkan mata kehilangan penglihatan sepenuhnya. Kebutaan menjadi kondisi yang tidak dapat diatasi walau dengan kamacata atau lensa kontak. Kondisi ini bisa terjadi karena masalah kecelakaan kerja yang tidak bisa terhindarkan. Misalnya terkena serpihan besi, bahan metal, baja, bahan kimia, lem kimia, dan berbagai alat berat dan ringan termasuk akibat mengelas. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab mata buta mendadak.

2. Rabun Jauh 

Pengaruh komputer terhadap kesehatan mata yang paling fatal juga termasuk seperti rabun jauh. Rabun jauh akan membuat mata tidak bisa melihat berbagai objek dengan jarak jauh karena bayangan yang ditangkap oleh mata ternyata jatuh pada bagian depan retina. Kondisi ini akan membuat mata penderita terlalu bulat atau sampai cembung. Penyebab kondisi ini bisa terjadi karena terlalu sering melihat komputer, layar atau monitor dan berbagai alat kerja yang menggunakan lensa atau layar.

Solusi dari kondisi ini adalah penderita bisa menggunakan kacamata dengan lensa negatif atau cekung sehingga bisa membantu bayangan objek yang ditangkap oleh mata bisa ada di depan retina dengan tepat dan penglihata bisa normal kembali.

3. Computer vision syndrome

Penggunaan komputer jangka panjang dan terus menerus juga akan menyebabkan kelelahan mata yang parah atau juga disebut dengan computer vision syndrome. Gejala kondisi ini bisa dirasakan dari mata yang sangat lelah, mata sangat tegang, mata kering, mata berat, mata seperti ada pasirnya, penglihatan kurang kelas, sakit kepala, dan nyeri pada otot punggung. Sebenarnya kondisi ini tidak berpengaruh untuk kesehatan mata itu sendiri tapi bisa menyebabkan penglihatan menurun dari waktu ke waktu dan sangat lelah. Solusi dari kondisi ini adalah membuat mata kembali istirahat dari komputer, membuat mata lebih santai dan membuat mata nyaman. Atau juga dengan memberikan obat tetes mata lelah.

4. Mata perih

Mata perih saat berkedip atau mata terbakar juga bisa terjadi karena mata yang terkena bahan kimia sewaktu terkontaminasi zat kimia yang mengandung racun atau bahan kimia tinggi. Zat kimia dengan kandungan yang sangat asam atau basa akan menyebabkan mata terkena keracunan. Kondisi ini diawali dengan gejala mata terlalu perih atau ada rasa panas terbakar. Misalnya saja jika mata terkena zat alkali yang bisa menyebabkan mata perih dan sensasi terbakar. Kondisi ini sering terjadi pada pekerja yang bekerja dilaboratorium. Solusinya adalah dengan menggunakan kacamata khusus yang bisa membantu melindungi mata. Jika terkena bahan kimia maka segera bilas mata dengan cairan yang bersih atau cairan khusus dan segera pergi ke rumah sakit untuk diperiksa dokter mata.

5. Benda asing masuk ke dalam mata

Terkadang bekerja di industri yang melibatkan debu atau benda partikel berukuran kecil juga menyebabkan dampak serius untuk mata. Salah satunya adalah ketika beberapa benda asing tersebut masuk ke dalam mata. Akibatnya maka akan mengalami peradangan atau iritasi yang bisa berdampak serius termasuk kebutaan. Sebenarnya kondisi yang lebih serius bisa dicegah dengan cara langsung membersihkan mata dari benda asing, membersihkan mata dengan cairan khusus, atau mengambil benda asing tersebut dengan alat khusus.

6. Konjungtivitis

Konjungtivitis atau alergi adalah salah satu kondisi yang sering terjadi pada pekerja dalam bidang industri makanan dan pertanian. Kondisi ini juga bisa terjadi karena terkena paparan berbagai benda atau butiran halus seperti rempah-rempah, buah atau sayuran. Kemudian juga bisa terjadi akibat dampak sinar ultraviolet yang terus menerus terjadi misalnya mata melihat sinar matahari terus menerus. Bahkan ini juga sering terjadi pada pekerja yang bekerja di luar ruangan.

Sponsors Link

Pencegahan Penyakit Mata Akibat Pekerjaan

1. Gunakan kacamata pelindung

Mengenakan kacamata pelindung khusus bisa mencegah berbagai jenis benda asing masuk ke mata, termasuk juga sinar UV dari sinar matahari. Pada dasarnya ada berbagai jenis kacamata yang bisa dikenakan sesuai dengan kondisi dan lingkungan tempat kerja.

Misalnya: Kacamata khusus untuk melindungi mata sampai wajah yang digunakan tukang las, lingkungan kerja dengan tingkat sinar UV yang tinggi, dan benda asing berupa debu, metal dan cairan kimia berbahaya. Juga jenis kacamata yang bisa melindungi mata dari panas matahari misalnya untuk pengemudi.

2. Menggunakan cairan pencuci mata

Anda juga bisa menggunakan cairan pencuci mata jika bekerja di lingkungan yang bisa menyebabkan iritasi mata seperti cairan atau bahan kimia. Cairan pencuci mata juga penting untuk lingkungan pekerjaan yang banyak debu, paparan cairan kimia dan zat asing seperti partikel besi atau bahan metal berukuran sangat kecil.

3. Lensa kontak mata khusus

Lensa kontak mata khusus sangat penting untuk pekerja yang memiliki lingkungan pekerjaan berbahaya seperti bahan kimia dan partikel debu berukuran kecil. Kondisi ini sangat penting untuk melindungi lensa mata agar tidak mengalami kerusakan atau melindungi lensa mata.

Itulah berbagai jenis penyakit mata akibat kerja paling fatal. Karena itu mengingat kondisi yang cukup berbahaya ini maka perlindungan mata sangat penting untuk dilakukan saat bekerja.

, ,



Oleh :