Sponsors Link

Penyakit Mata Fotofobia : Penyebab, Gejala Dan Pengobatan

Sponsors Link

Apakah Anda pernah mendengar kata fotopobia? Ya, kata fobia memang memiliki arti ketakutan atau ketakutan yang berlebihan. Semua jenis penyakit yang berhubungan dengan kata fobia bisa dimasukkan dalam gangguan mental dengan skala serius atau lebih ringan. Jadi mungkin Anda juga berpikir bahwa fotopobia berarti bahwa ketakutan yang sangat berlebihan terhadap cahaya.

ads

Tapi ternyata pemahaman tersebut salah dan tidak  bisa dibenarkan. Fotopobia sendiri termasuk dalam salah satu jenis jenis penyakit mata, dimana penyakit ini bisa menyebabkan kondisi yang cukup serius untuk mata. Bahkan fotopobia bisa diartikan sebagai kondisi yang bisa menyerang mata karena penyakit tertentu. Karena itu fotopobia memang memerlukan perawatan khusus sehingga bisa disembuhkan dengan total. Agar Anda lebih paham lagi, berikut kami sampaikan mengenai penyakit mata fotopobia seperti penyebab, gejala dan pengobatan.

Pengertian Fotopobia

Fotopobia adalah salah satu kondisi yang menyerang mata dimana mata menjadi sangat sensitif terhadap cahaya. Tingkat sensitifitas ini sangat tinggi sampai mata mengalami gangguan ketika terkena cahaya matahari atau cahaya dari lampu yang terang. Mata yang terkena cahaya ini akan merasa silau yang sangat parah sehingga menjadi tidak nyaman atau terasa sangat sakit.

Fotopobia menjadi salah satu gejala atau kondisi yang berhubungan dengan penyakit tertentu. Jadi fotopobia bukan termasuk penyakit mata yang berdiri sendiri. Fotopobia bisa menunjukkan gejala yang berhubungan dengan penyakit tertentu termasuk penyakit mata yang menular dan tidak menular.

Gangguan fotopobia biasanya berlangsung dalam waktu yang sangat singkat. Misalnya ketika Anda melihat cahaya terang pertama kali di layar bioskop atau melihat lampu terang di jalan raya. Kondisi ini akan membuat Anda menyipitkan mata beberapa kali kemudian gangguan fotopobia akan hilang sendiri. Sayangnya ada beberapa kondisi yang membuat fotopobia berlangsung selama beberapa jam atau beberapa hari, sehingga kondisi ini membutuhkan perawatan intensif.  

Penyebab

Fotopobia bisa menjadi salah satu tanda –tanda sakit mata yang menyerang area saraf. Fotopobia akan memicu gangguan saraf mata yang ketika mendeteksi cahaya.  Namun ini bukan penyakit gangguan mental atau kejiwaan. Pada dasarnya ada beberapa penyebab yang bisa memicu fotopobia yaitu:

1. Setelah dari tempat gelap dalam waktu lama

Jika Anda baru saja tinggal dalam ruangan yang sangat gelap dalam waktu lama, maka ketika Anda keluar dan terkena cahaya maka mata akan terkena fotopobia. Misalnya ketika Anda baru saja menonton film di bioskop kemudian keluar ke ruangan biasa dengan cahaya yang cukup terang. Nah saat itu mata akan sangat silau dan sakit sehingga Anda perlu berkedip beberapa kali agar mata kembali normal. Masalah fotopobia ini biasanya hanya berlangsung selama beberapa detik saja, sehingga tidak perlu khawatir. Dan biasanya ini tidak menyebabkan mata perih saat berkedip.

2. Sakit kepala

Beberapa jenis fotopobia juga berhubungan dengan masalah sakit kepala yang sudah berlangsung lama. Kondisi ini akan membuat penderita merasa sangat silau ketika melihat cahaya terang dalam waktu yang singkat. Namun karena efek dari sakit kepala maka biasanya masalah fotopobia bisa berlangsung selama beberapa detik sampai beberapa hari. Jenis sakit kepala yang menyebabkan fotopobia misalnya migrain, sakit kepala cluster, sakit kepala akibat penyakit meningitis dan sakit kepala akibat trauma kepala.

3. Sakit mata tertentu

Tidak hanya sakit kepala saja karena sakit mata juga akan menyebabkan gangguan fotopobia. Ada berbagai kondisi sakit mata yang bisa memicu fotopobia seperti:

  • Sindrom mata kering yang disebabkan karena mata selalu kekurangan cairan dan tidak ada cairan yang diproduksi oleh organ mata.
  • Penyakit uveitis, yaitu penyakit mata yang menyebabkan pembengkakan dan peradangan pada bagian lapisan uveal.
  • Penyakit mata keratitis yaitu penyakit yang membuat kornea menjadi bengkak karena adanya lapisan bening yang menutup sempurna pada lapisan berwarna.
  • Penyakit iritis, yaitu sebuah kondisi yang menyebabkan munculnya lapisan cincin berwarna pada area sekitar pupil.
  • Mata katarak dimana muncul lapisan seperti awan dan menutup lensa mata.
  • Penyakit abrasi kornea dimana ini akan membuat kornea mata terluka atau tergores.
  • Penyakit konjungtivitis dimana ini akan membuat mata merah karena peradangan.
  • Gangguan mata kedutan terus menerus atau Blepharospasm.

Efek dari perawatan mata dengan operasi lasik.

4. Efek dari kondisi mental tertentu

Penyakit mata seperti fotopobia bukan termasuk penyakit mental, tapi gangguan ini juga menjadi gejala dari penyakit kejiwaan tertentu. Beberapa kondisi yang menyebabkan fotopobia misalnya seperti depresi, gangguan kecemasan, bipolar, serangan cemas atau panik, dan penyakit ketakutan di tempat umum atau agorafobia.

5. Efek samping obat

Minum obat tertentu dalam waktu lama juga bisa menyebabkan efek samping fotopobia. Misalnya seperti jenis obat antibiotik, tetracycline, doxycycline, Quinine (obat malaria), dan Furosemide (obat untuk penderita penyakit jantung, liver dan ginjal).

6. Gangguan pada otak

Beberapa penyakit atau gangguan yang menyerang otak juga bisa menyebabkan fotopobia. Diantaranya seperti trauma otak akibat kecelakaan atau benturan, meningitis atau radang selaput otak, tumor pada kelenjar pituari, dan Supranuclear palsy atau penyakit otak yang menyebabkan gerakan tubuh menjadi tidak seimbang.

Gejala

  1. Mata menjadi lebih sering berkedip dan tidak seperti biasanya.
  2. Mata selalu terasa perih ketika melihat cahaya yang sangat terang.
  3. Mata terasa panas seperti terbakar.
  4. Mata selalu mengeluarkan cairan.

Pengobatan

1. Perawatan sesuai penyebabnya

Pada dasarnya gangguan fotopobia harus dirawat sesuai dengan penyebabnya. Kondisi ini tidak bisa diabaikan dan segera periksa ke dokter. Dokter akan menganalisa penyebab sesuai gangguan fotopobia. Termasuk jika penyebabnya berhubungan dengan kondisi medis pada otak, mata, sistem syaraf atau gangguan mental.

2. Kacamata khusus

Fotopobia juga bisa diatasi dengan penggunaan kacamata khusus yaitu jenis kacamata yang memiliki lensa berwarna merah atau jenis FL-41. Namun penggunaan kacamata ini juga harus sesuai dengan resep dan hasil pemeriksaan dokter.

Itulah informasi seputar penyakit mata fotopobia seperti penyebab, gejala dan pengobatan. Kondisi ini lebih baik segera mendapatkan perawatan dokter dan jangan diabaikan agar tidak semakin parah.

, ,



Oleh :