Sponsors Link

10 Penyebab Bintitan Pada Mata dan Cara Mengobatinya

Sponsors Link

Banyak orang merasa risih apabila mengalami bintitan. Bintitan merupakan benjolan di area kelopak mata, khususnya tepat di area bulu mata. Bintitan sangat mengganggu penampilan, khususnya bagi para wanita yang selalu ingin tampil cantik dan terpancar dari sorot matanya.

ads

Apa Penyebab Mata Bintitan?

Ada beberapa penyebab bintitan pada mata yaitu sebagai berikut:

1. Bakteri Stafilokokus

Contoh infeksi yang terjadi karena terjangkit bakteri stafilokokus dapat mengakibatkan terjadinya bintitan pada mata. Bintitan pada mata merupakan infeksi yang terjadi di area bulu mata atau akar bulu mata, area kelenjar minyak, dan area kelenjar keringat.

Bakteri stafilokokus bisa hidup di permukaan kulit manusia tanpa membuat terjadinya penyakit. Risiko bintitan bisa terus meningkat, jika kita sering menyentuh area mata menggunakan tangan kotor. Baca juga: Penyebab Presbiopi

2. Pemakaian Kosmetik yang Sudah Expired

Kamu juga bisa mengalami bintitan apabila terlalu sering menggunakan aneka kosmetik yang sudah expired atau mengalami kedaluwarsa. Kosmetik yang sudah kadaluarsa biasanya sudah mengandung banyak bakteri di dalamnya, sehingga membuat mata menjadi gatal, perih, dan bisa terjadi bintitan.

Pemakaian kosmetik yang sudah kadaluarsa biasanya akan membuat kulit menjadi iritasi, bahkan muncul luka. Luka biasanya akan membuka pori-pori sehingga ada banyak kuman yang bisa masuk di dalamnya. Kosmetik yang sudah kadaluarsa biasanya akan membuat kemungkinan terjadi bintitan lebih besar. Baca juga: Penyebab Astigmatista

3. Lupa Membersihkan Kosmetik Sebelum Tidur

Banyak wanita yang hobi memakai kosmetik, baik itu kosmetik tipis atau pun tebal. Kosmetik yang menempel pada wajah bisa mengakibatkan terjadinya bintitan apabila lupa membersihkan kosmetiknya sebelum tidur.

Kosmetik yang tersisa di area mata dapat menumpuk dan membuatnya mudah iritasi. Saat iritasi, maka area mata sering terjangkit berbagai bakteri, terasa gatal, dan akhirnya terjadi bintitan. Baca juga: Cara Mengatasi Presbiopi

4. Kebiasaan Memakai Lensa Kontak

Banyak wanita yang ingin tampil memukau dengan memakai lensa kontak. Lensa kontak dapat membuat para wanita lebih percaya diri karena membuat mata terlihat lebih indah. Tapi kebiasaan memakai lensa kontak juga memberikan beberapa dampak negatif. Baca juga: Cara Mengobati Katarak

Dampak negatif yang muncul karena memakai lensa kontak dapat membuat mata bintitan. Bintitan pada mata sering kali terjadi pada para wanita yang sering memakai lensa kontak karena sering dilepas dan dipakai sehingga ada bakteri yang mudah menempel pada area kelopak mata.

5. Memiliki Penyakit Radang Mata atau Blefaritis

Blefaritis merupakan penyakit radang pada kelopak mata. Penyakit ini biasanya terjadi karena adanya komplikasi penyakit kulit rosaseae. Penyakit mata jenis ini dapat membuat terjadinya bintitan atau benjolan yang terasa perih, gatal, dan nyeri di area kelopak mata.

Peradangan pada mata biasanya menimbulkan luka, luka ini lah yang bisa tumbuh menjadi bintitan karena tercampur dengan debu atau pun kotoran. Peradangan yang terjadi pada area mata merupakan penyebab bintitan pada mata. Baca juga: Minyak Goreng yang Aman untuk Katarak

Apa Gejala Mata Bintitan?

1. Muncul Bintit Pada Mata

Mulai muncul bintit pada mata di area luar kelopak mata. Bintitan di area luar kelopak mata ini biasa disebut dengan bintitan eksternal. Bintit yang muncul diawali dengan munculnya bintik kecil di area dekat dengan bulu mata. Bintik kecil tersebut kemudian semakin berkembang dan berubah menjadi kebengkakan dengan warna yang kemerahan.

Bintik tersebut semakin besar dan rasanya sangat sakit, nyeri, dan pegal, hingga jika sudah waktunya biasanya akan matang dan pecah dengan sendirinya. Ketika pecah, maka akan mengeluarkan nanah, kotoran, dan saat itu lah bintitan akan mulai sembuh. Biasanya bintitan eksternal atau bintitan yang tumbuh di area kelopak mata akan lebih cepat sembuh daripada bintitan yang tumbuh di area mata. Baca juga: Sirsak untuk Katarak

2. Perubahan Kelopak Mata

Bintit yang tumbuh di area mata bagian dalam dekat dengan pinggiran kelopak mata biasanya akan mengakibatkan pembengkakan, muncul warna kemerahan, jika disentuh terasa menyakitkan, dan semakin membesar di bagian kelopak mata bagian dalam. Mata yang mengalami bintitan bisa sembuh dengan sendirinya.

Bintitan bisa semakin menghilang jika infeksi sudah sembuh, tapi jika belum mengalami kesembuhan, maka akan muncul bintitan yang mirip dengan kista atau pun bintil-bintil kecil yang isinya menyerupai cairan yang terus keluar, pada saat ini lah sebaiknya Anda keringkan. Baca juga: Wortel untuk Mata Minus

3. Muncul Benjolan Mirip dengan Kalazion

Banyak orang sering mengalami kekeliruan yang membedakan mata bintitan dengan persoalan benjolan yang tumbuh di area kelopak mata yang lain, seperti kalazion. Kalazion benar-benar berbeda dengan tumbuhnya bintitan yang muncul atau berupa infeksi. Benjolan yang tumbuh di area kelopak mata yang lain yang disebut dengan kalazion teksturnya lebih keras, lebih bundar, dan bagian permukaannya lebih halus.

Kalazion biasanya jika disentuh justru tidak mengalami rasa sakit karena memang letaknya lebih jauh dari area pinggir pada bagian kelopak mata. Kalazion merupakan reaksi yang terjadi pada area jaringan lokal yang mempengaruhi bagian sekresi kelenjar minyak di area permukaan kelopak mata karena memang pada bagian saluran banyak tersumbat dengan aneka kotoran.

Kalazion maupun bintitan memang merupakan penyakit mata yang tidak terlalu berbahaya, sehingga tidak memengaruhi area bola mata, sehingga tidak mengalami gangguan penglihatan dan fungsi mata Anda. Kalazion dan bintitan merupakan gangguan yang terjadi di area mata yang biasa terjadi pada orang-orang yang memiliki usia berapa saja sehingga bisa jadi mengalami kekambuhan dalam periode waktu tertentu. Baca juga: Pencegahan Mata Merah

Bagaimana Mengobati Bintitan?

1. Manfaatkan Air Hangat

Kamu dapat menggunakan air hangat sebagai pengobatan bintitan. Caranya sangat mudah, yaitu hanya dengan menyediakan wadah sebagai tempat penampung air hangat, lalu pakailah handuk untuk media pengompres area mata yang mengalami bintitan. Kemudian gunakan saja handuk bersih sebagai pengering.

Kemudian Anda bisa tambahkan garam dalam air hangat kemudian kompreskan di area mata yang mengalami bintitan. Air hangat memang berfungsi sangat baik dalam merileksasi area kelopak mata yang mengalami penegangan dan kecapekan. Pastikan Anda melakukan ini sebanyak 3 hingga 4 kali sehari dengan rutin, kemudian tunggu saja pasti selama 3 hari bintitan dapat mereda.

Baca juga:

Mengatasi Bintitan

Kelainan Sklera Mata

Cara Menghilangkan Bintitan

2. Penggunaan Bawang Putih

Bukan hanya penggunaan air hangat, Anda pun bisa memakai bawang putih sebagai cara menghilangkan bintitan. Caranya cukup mudah, yaitu dengan menghaluskan bawang putih hingga halus, lalu usapkan tepat di area bintitan hingga merata. Pastikan Anda cukup waspada ketika mulai mengoleskan  bawang putih di area bintitan.

Saat Anda mengoleskan bawang putih tepat di area mata luar, jangan sampai terkena di area mata bagian dalam karena akan sangat terasa perih dan tidak nyaman. Sebenarnya penggunaan bawang putih bisa digunakan untuk mengatasi peradangan di area mata yang bisa berakibat secara fatal lebih lanjut. Baca juga: Softlens untuk Berenang

3. Pengobatan Daun Sirih

Daun sirih merupakan tanaman yang dapat digunakan sebagai obat secara alami sebab di dalamnya banyak mengandung berbagai macam sifat yang di dalamnya terkandung anti-bakteri. Daun sirih dapat digunakan sebagai penyakit bintitan yang tumbuh di area kelopak mata, sehingga penggunaan air hasil rebusan daun sirih dapat digunakan sebagai cara pembersihan yang terjadi di area kelopak mata yang mengalami bintitan. Baca juga: Kelainan Pupil Mata

4. Penggunaan Teh Celup

Penggunaan teh celup dapat digunakan sebagai pengobatan bintitan yang bisa diupayakan dengan menggunakan satu kantong teh yang sudah selesai diseduh atau diambil sari tehnya. Kantong teh celup bisa digunakan sebagai pengobatan mata bintitan. Pengobatan mata bintitan bisa dilakukan dengan cara mengkompres tepat di area kelopak mata. Jika Anda rutin melakukan ini, tentunya Anda akan dapat menghilangkan rasa sakit di area mata yang terjadi karena bintitan.

5. Penggunaan Obat Tetes Mata

Obat tetes mata ialah obat tetes yang dapat secara alami dapat menjadi alternatif secara tambahan. Obat tetes mata dapat digunakan secara alami untuk mengatasi persoalan bintitan. Anda pun dapat mengatasi penderitaan bintitan dengan menggunakan obat tetes mata. Cara penggunaannya lebih mudah dan tepat karena bisa diguanakan secara beberapa tetes obat saja. Meskipun biasanya obat tetes mata memang harus sesuai dengan pantauan dokter.

Baca juga:

Pencegahan Sakit Mata

Gejala Mata Plus

Manfaat Kacamata Terapi 

6. Penggunaan Salep

Apabila Anda menderita bintitan, maka sebaiknya Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau pelayanan kesehatan terdekat, jika memang sudah sangat tidak nyaman dan sudah sangat mengganggu. Dokter biasanya akan melakukan pemberian resep berupa salep yang dapat digunakan sebagai pengobatan mata bintitan. Apabila Anda sudah menggunakan salep yang diracik oleh dokter, maka pastikan saja Anda menggunakan salep yang terbaik bagi mata Anda. Jangan asal-asalan dalam memakai salep.

7. Menjaga Kebersihan Mata

Pastikan Anda menjaga kebersihan mata sebagai jantung dari kesehatan mata, kemudian lakukan berbagai langkah yang bisa menyembuhkan Anda dari gangguan bintitan ialah sebagai berikut:

a. Sebaiknya mata jangan digosok secara kasar.

b. Sebaiknya cuci tangan terlebih dahulu, sebelum Anda dapat menyentuh area mata dengan cara memakai kacamata sehingga dapat terhindar dari berbagai macam debu.

c. Pakailah lensa kontak, kemudian cuci, lalu pastikan Anda mensterilkan area mata sebelum tidur.

c. Jangan suka memakai kosmetik yang tidak sesuai dengan BPOM dan sudah mengalami kedaluwarsa.

d. Rutinlah dalam berupaya menjaga area kebersihan mata, sehingga apat membersihkan pemakaian kosmetik.

e. Sering bersihkan wajah dengan air hangat sehingga kesehatan kulit dan mata tetap terjaga.

Bintitan memang merupakan penyakit ringan yang biasa dialami banyak orang di area mata. Tapi sayangnya area mata merupakan daerah yang sensitive terhadap berbagai macam gangguan. Gangguan yang terjadi di area mata biasanya juga akan mengganggu pekerjaan yang lainnya karena akan terasa tidak nyaman.

Terlebih proses bintitan biasanya diawali dengan nyeri dan rasa sakit di kelopak mata. Kemudian muncul bintit merah di area kelopak mata. Bintit ini sangat mengganggu kecantikan atau penampilan seseorang sehingga cukup menghambat kerja seseorang. Terlebih bagi Anda yang memang bekerja dengan mengutamakan penampilan wajah. Penampilan wajah juga sangat identik dengan keindahan mata yang dapat diupayakan dengan menghindari faktor-faktor yang dapat membuat Anda mengalami bintitan.

 

 

,