Sponsors Link

5 Penyebab Mata Dipejamkan Terasa Panas dan Perawatan

Sponsors Link

Salah satu keluhan yang paling sering terjadi pada mata adalah kondisi mata yang perih dan panas. Kondisi ini menyebabkan tidak nyaman karena semakin sering berkedip maka rasanya akan semakin panas. Jika sudah muncul kondisi ini maka bisa menjadi tanda-tanda sakit mata yang harus diwaspadai. Meskipun banyak orang yang mengabaikan gejala karena menganggap hanya mata lelah saja.

ads

Jadi sebenarnya mata panas juga erat hubungannya dengan sindrom terbakar. Kondisi ini bisa menjadi gejala penyakit tertentu atau karena penyakit lain yang berhubungan dengan mata. Rasa atau gejalanya akan lebih sakit ketika mata terpejam, terkena lampu sorot dan air. Hal yang perlu diwaspadai adalah jika penyebabnya termasuk penyakit mata yang berbahaya. Nah, dibawah ini kami sampaikan mengenai penyebab mata dipejamkan terasa panas dan perawatan.

1. Mata Kering

Munculnya rasa panas saat mata terpejam harus diwaspadai sebagai gejala sindrom mata kering. Mata kering tidak hanya menyebabkan rasa mata menjadi sangat kering tapi juga rasa terbakar yang sangat panas. Rasa panas bahkan digambarkan tidak hanya menyerang mata tapi sampai ke tenggorokan. Demikian yang juga disampaikan oleh profesor dari College of Optometry, Ohio State University, Tatevik Movsisyan, O.D.

Kondisi mata kering sebenarnya terjadi karena seharusnya mata tetap basah dan penuh dengan cairan mata. Ketika jumlah air mata berkurang maka mata menjadi tidak lembab dan kemudian kering. Bagian ujung syaraf di kornea mata juga menjadi sangat sensitif sampai terkena iritasi. Gejalanya akan lebih parah setelah muncul gejala lain seperti gatal, sangat menyengat, nyeri, terasa sobek, dan peka terhadap cahaya terang.

Perawatan

Dokter biasanya akan mencoba memberikan air mata buatan atau obat tetes mata khusus untuk mengurangi peradangan dan istirahat yang cukup.

2. Efek Alergi

Salah satu efek dari alergi adalah bisa menyebabkan mata sangat panas saat terpejam seperti terbakar. Karena sangat panas maka serangan ini bisa berkembang dari luar dan dalam mata. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah konjungtivitis alergi. Tidak hanya menyerang orang dewasa karena ada juga alergi mata pada anak. Alergi mata ini tidak hanya disebabkan oleh pemicu alerg namun juga karena terkena bakteri, virus dan partikel asing.

Penyebab alergi bisa membuat mata sangat panas terjadi ketika proses iritasi menyerang bagian konjungtiva yaitu sebuah selaput tipis yang menutup bagian mata dan kelopak mata. Awal mula terjadinya alergi mata adalah ketika tubuh membuat reaksi yang sangat peka terhadap zat yang sebenarnya tidak berbahaya, termasuk pemicu alergi. Tubuh yang sehat memiliki antibodi atau imunoglobin yang masuk ke semua sel tubuh, yang kemudian akan melepaskan bahan kimia pemicu alergi.

Perawatan

Salah satu perawatan yang paling ampuh adalah dengan mengurangi atau menghindari pemicunya. Selain itu gunakan kacamata untuk melindungi mata dari debu, serbuk sari, dan bahan pemicu alergi lain.

3. Mata Iritasi

Jika Anda memiliki mata yang sensitif maka kemungkinan mata panas saat terpejam bisa disebabkan karena mata iritasi. Kondisi ini bisa dipicu oleh banyak hal termasuk kosmetik, sabun, dan bahkan lensa kontak. Jika Anda memang pemakai lensa kontak maka waspada dengan munculnya ciri-ciri iritasi mata karena softlens.

Perawatan

Salah satu cara perawatan yang bisa Anda lakukan adalah mencoba menemukan apa penyebabnya. Misalnya jika karena kosmetik maka cobalah kosmetik apa yang menyebabkan efek ini seperti bedak, sabun, maskara atau kosmetik lain. Termasuk jika karena lensa kontak maka perhatikan waktu pemakaian lensa kontak, cara pakai dan kebersihan lensa kontak.

4. Penyakit Blefaritis

Penyakit yang sering ditandai dengan munculnya rasa panas pada mata saat terpejam adalah karena blefaritis. Penyakit ini akan memicu peradangan pada bagian kelopak mata yang kemudian membuat bagian kelopak mata sangat merah, gatal, berkerak dan iritasi. Bahkan jika sudah parah maka bisa menyebabkan sensasi mata berpasir.

Ada banyak penyebab yang membuat mata terkena blefaritis, misalnya seperti infeksi akibat bakteri atau virus yang menyerang kelopak mata. Terkadang juga bisa terjadi karena reaksi alergi akibat kosmetik pada mata yang menyebabkan kelenjar minyak ke filter air mata tersumbat dan juga untuk penderita penyakit rosacea.

Perawatan

Jika kondisi blefaritis cukup ringan maka Anda bisa mencoba kompres hangat. Letakkan handuk hangat di atas kelopak mata agar kerak bisa hilang atau mengelupas sehingga peradangan pada mata juga berkurang. Jika kondisi blefaritis sangat parah maka segera pergi ke dokter. Biasanya dokter akan meresepkan obat tetes mata untuk melawan infeksi dan peradangan atau perlu tindakan medis lain.

5. Penyakit Fotokeratitis

Penyakit lain yang menyebabkan mata sangat panas ketika terpejam adalah fotokeratitis. Kondisi ini bisa terjadi ketika mata Anda terkena sinar matahari terus menerus. Kerusakan akibat sinar matahari bisa terjadi dan cukup berbahaya untuk kornea dan konjungtiva. Pada dasarnya gejala awalnya termasuk rasa panas, sensasi terbakar dan akhirnya terjadi pandangan kabur atau ganda namun hanya sementara.

Gejala fotokeratitis yang ringan biasanya akan hilang sendiri dalam waktu 2 hari. Jika lebih dari waktu ini maka bisa memicu kondisi yang lebih berbahaya pada mata.

Perawatan

Jika Anda segera mengenali gejala fotokeratitis maka segera masuk ke rumah atau tempat yang teduh. Anda juga bisa menggunakan kacamata khusus dan dilarang untuk menggosok atau mengucek mata. Kemudian lakukan kompres dingin agar rasa panas bisa berkurang dan mengurangi gejala lain. Obat seperti golongan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) bisa diminum sesuai anjuran dokter.

Jika ternyata selama lebih dari dua hari tidak ada pengurangan gejala maka segera datang ke dokter. Dokter biasanya akan memberikan obat antiinflamasi mata yang bisa membuat mata sangat dingin dan nyaman.

Inilah semua penyebab mata dipejamkan terasa panas dan perawatan. Anda bisa melakukan perawatan sendiri di rumah dan jika gejalanya lebih parah maka segera pergi  ke rumah sakit.

, ,



Oleh :