Sponsors Link

Penyebab Mata Terasa Berpasir dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Mata mengganjal seperti berpasir sangat mungkin dialami oleh setiap orang. Jika kondisi mata sudah begini mata jadi merah dan gampang mengeluarkan air mata, bahkan akan timbul belekan terutama saat bangun tidur. Mata terasa berpasir ini merupakan jenis penyakit mata yang disebkan konjungtivitis.

ads

Konjungtivitis sendiri adalah jenis penyakit mata yang terjadi bagian konjugtiva mata yang mengakibatkan peradangan dan berefek mata berwarna merah. Biasanya kongjungitivitis ini hanya terjadi pada satu mata tapi akan mudah menular ke mata yang satu dalam rentang waktu 2 hari.

Bagian mata yang disebut konjungtiva adalah bagian mata yang berbentuk membran mukosa atau bahasa gampangnya selaput lendir transparan, melapisi bagian putih mata dan melapisi kelopak mata bagian dalam.

Konjungtivitis ini tidak termasuk jenis penyakit mata yang membahayakan dan tidak bepengaruh papa penglihatan. Namun gangguan pada konjungtiva ini sangat berpengaruh pada ketidaknyamanan penderita. Bagaimana tidak saat harus keluar rumah dan ketemu orang mata anda berwarna merah dan mengeluarkan air.

Jenis Konjungtivitis yang Membuat Mata Terasa Berpasir

Dilihat dari jenis penyebabnya konjungitivitis dibagi menjadi 4 jenis, berikut ini penjelasannya:

1.Konjungtivitis Alergi

Konjungivitis alergi ini terjadia ketika konjungtiva bersentuhan dangan alergen seperti mata yang terkena debu, serbuk sari dan tungau. Saat alergen ini menyentuh konjungtiva, sistem kekebalan tubuh akan otomatis beraksi pada sel selaput lendir untuk membentuk zat histamin.
Konjungitivitis alergi pun masih dapat dikelompokkan dalam 3 jenis.

  • Konjungtivitis papiler raksasa. Alergi ini bisa muncul akibat pemakaian lensa kontak, efek bembedahan mata atau jahitan setela operasi.
  • Konjungtivitis alergi kronis. Merupakan jenis konjungtivis yang terjadi dalam jangka waktu lama (menahun). Umumnya diderita oleh orang yang memiliki asma dan rhinitis. Penyababnya adalah debu, tungau dan serbuk sari.
  • Konjungtivitis dermatologis. Jenis konjungtis yang disebabkan karana penggunaan bahan kimia disekitar mata, seperti penggunaan maskara, bahkan bisa jadi dari penggunaan obat tetes mata yang mengandung zat kimia.

Baca juga:

Gejala pada konjugtivitis alergi:

  • Mata terasa gatal.
  • Air mata terus mengucur.
  • Mata berwarna merah karena radang.
  • Kulit kelopak mata mengalami pergeseran.
  • Mata mudah silau terhadap cahaya/ photofobia.
  • Sering bersin dan hidung meler.
  • Kolak mata menjadi kering dan pedih.

Untuk mengatasinya biasanya akan diberikan obat anti alergi yang bisa mengurangi dampak alergi pada konjungtiva ini.

2.Konjungtivitas iritasi

Konjungitivitis iritasi ini disebabkan karena zat-zat kimia yang mengenai mata, atau benda-benda yang bisa mengiritasi mata. Misalnya terkena asap atau uap, shampoo masuk ke mata, gesekan bulu mata yang melukai konjungtiva, berenang di kolam renang yang airnya mengandung zat klorin. Baca juga:( Ciri-ciri iritas mata karena softlens )

Gejala pada konjungitivitis yang disebabkan iritasi:

  • Mata terasa tidak nyaman, seperti anda yang mengganjal.
  • Bola mata menjadi merah.
  • Keluar banyak air mata.

Untuk menangani mata terasa berpasir yang di sebabkan karena iritasi bisa menggunakan air garam untuk merendam mata. Selain itu harus dilakukan juga upaya agar zat iritan keluar dari mata dengan membilas mata di air yang mengalir.

3.Konjuntivitis Infeksi
Konjungtivitis ini terjadi karena mata terinfeksi bakteri atau virus. Jenis kongtivitis karena infeksi ini dapat menular ke orang lain. Konjungtivitis jenis ini terjadi karena system kekebalan tubuh pada seseorang yang menurun, misalnya karena diabetes maupun orang yang terkena HIV.

virus yang menyebabkan konjungtivitis infeksi adalah virus adenovirus, virus cylamdia trachomatis, bakteri stapylococcus, dan bakteri haemophilus.

Gejala pada konjungtivitis infeksi adalah:

  • Perasaan panas pada mata dan rasa seperti terbakar.
  • Terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening yang ada di telinga bagian depan.
  • Terasa lengket saat bangun tidur.
  • Mata terasa berpasir.

Perawatan pada konjungtivitis Infeksi bisa dilakukan secara mandiri karana biasanya infeksi ini akan sembuh kurang lebi 7-14 hari. Namun jika batas waktu itu belum sembuh juga,anda bisa segera konsultasikan ke dokter mata, untuk mendapatkan perwatan medis. Biasanya dokter akan memberikan obat tetes mata untuk upaya menyembuhkan mata terasa berpasir ini. Jika obat tetes mata ini belum bisa menyembukan, maka pada proses berikutnya dokter akan memberikan obat salep mata yang mengandung antibiotik.

Baca juga:

Sponsors Link

Pengobatan Lanjutan Mata Terasa Berpasir

Untuk mengatasi mata terasa berpasir apabila sudah dilakukan tindakan-tindak untuk menyembuhkan konjungtivitis namun mata masih terasa berpasir adalah dengan memeriksakannya kepada dokter mata. Pastinya dokter akan melakukan diagnosa mengenai penyakit mata yang anda derita. Setelah penyebab mata berpasir ini disimpulkan maka dokter akan memberikan resep yang sesuai dengan kebutuhan penderita.

Demikian ulasan mengenai penyebab mata berpasir dan cara mengatasinya ini semoga bermanfaat untuk dan keluarga anda yang sedang mengalami masalah kesehatan mata.

, , , ,