Sponsors Link

10 Salep untuk Sakit Mata yang Diresepkan Dokter

Sponsors Link

Sakit mata adalah salah satu penyakit yang paling mengganggu aktivitas. Selain merasa tidak nyaman karena penglihatan yang terganggu, sakit mata juga dapat mempengaruhi penampilan mata Anda. Ketika menderita sakit mata, obat yang sering digunakan berupa sediaan tetes mata. Padahal, selain obat tetes mata, ada sediaan lain yang mudah untuk didapat dan digunakan, yaitu salep mata. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi salep untuk sakit mata yang bisa Anda jadikan pilihan.

ads

1. Cendo Gentamicin 0,3% OINT 3,5 gr

Cendo Gentamicin 0,3% OINT 3,5 grRekomendasi pertama adalah Cendo Gentamicin 0,3% OINT 3,5 gram. Obat ini berupa salep yang diproduksi oleh PT Cendo Pharmaceutical Industries. Salep ini mengandung antibiotik Gentamicin yang merupakan antibiotik aminoglikosida yang biasanya digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri gram negatif, seperti Staphylococcus, Pseudomonas, Proteus, dan Serratia. Gentamicin berfungsi untuk membunuh dan mencegah pertumbuhan bakteri. Beberapa gangguan mata yang bisa diatasi dengan salep ini, antara lain Blefaritis, Blefarokonjungtivitis, Konjungtivitis, Keratitis, Keratokonjungtivitis, Dakrosistisis, Episkleritis, dan Ulkus.

Cendo Gentamicin juga bisa digunakan untuk mencegah infeksi pasca pembedahan atau cedera mata. Cara menggunakan Cendo Gentamycin adalah dioleskan ke bagian yang terinfeksi sebanyak 2-3 kali sehari. Cendo Gentamicin adalah salep mata yang tergolong obat keras. Penggunaan Cendo Gentamicin bisa juga menimbulkan efek samping, seperti nyeri, bengkak, iritasi, pusing, dan iskemia retina. Oleh sebab itu, penggunaan salep ini tetap harus mengikuti anjuran dokter.

2. Erlamycetin Salep Mata 3,5 gr

erlamycetinObat sakit mata selanjutnya adalah Erlamycetin Salep Mata 3,5 gram. Salep ini adalah produk keluaran PT Erela yang tergolong obat keras. Erlamycetin mengandung Chlorampenicol yang merupakan antibiotik yang berguna untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Beberapa gangguan mata yang bisa diobati menggunakan Erlamycetin salep mata, antara lain: Konjungtivitis, Blefaritis, Keratitis, Trakoma, dan infeksi mata lainnya. Obat ini juga memiliki beberapa efek samping, seperti gangguan syaraf, gangguan saluran pencernaan, gangguan penglihatan hingga kebutaan. Tergolong obat keras, penggunaan salep mata ini harus disertai resep dokter.

3. Cendo Fenicol 1% Salep Mata 3,5 gr

Cendo Fenicol 1% Salep Mata 3,5 grProduk salep mata selanjutnya adalah Cendo Fenicol 1% Salep Mata 3,5 gr yang diproduksi oleh PT. Cendo Pharmaceutical Industries. Selain salep, obat tetes mata Cendo Fenicol juga tersedia. Salep ini mengandung antibiotik aktif Chloramphenicol 0,5% yang mampu mengatasi infeksi mata karena bakteri. Cendo Fenicol biasanya digunakan untuk mengobati infeksi mata eksternal dan adneksa karena bakteri yang peka.

Akan tetapi, salep ini juga bisa digunakan untuk mengatasi Blefaritis, Konjungtivitis, Keratitis, Keratokonjungtivitis, dan Dakriosistisis. Cara menggunakan salep ini adalah dengan mengoleskannya ke daerah sekitar mata 3-4 kali sehari. Obat ini memiliki beberapa efek samping, diantaranya alergi, hipoplasia sumsum tulang, mata pedih, dan infeksi. Obat ini harus digunakan sesuai anjuran dokter, karena tergolong obat keras.

4. Ikamicetin 1% Salep Mata 3,5 gr

Masih mengandung Chloramphenicol, salep mata selanjutnya adalah Ikamicetin 1% Salep Mata 3,5 gr produksi PT. Ikapharmindo Putramas. Chlorampenicol adalah antibiotik bakteriostatik yang mampu menghambat sintesis protein bakteri. Ikamicetin digunakan untuk mengobati infeksi serta peradangan pada kelopak, selaput ikat, kornea, dan kantung air mata. Cara penggunaannya adalah dengan mengoleskan ke kulit mata yang terinfeksi sebanyak 2-4 kali sehari. Salep ini tergolong obat keras, sehingga penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter.

5. Reco 1% Salep Mata 5 gr

Reco salep mata

Salep untuk sakit mata selanjutnya adalah Reco 1% Salep Mata 5 gr. Obat ini adalah produksi dari perusahaan Global Multi Pharmalab. Sama seperti salep mata lain, salep ini mengandung Chloramphenicol 1%. Salep ini cocok untuk mengatasi konjungtivitis dan infeksi okular superfisial. Salep ini biasanya dioleskan 3-4 kali sehari. Penggunaannya tetap harus sesuai anjuran dokter, karena dapat menyebabkan efek samping berupa alergi, hipoplasia sumsum tulang, dan superinfeksi.

6. Cendo Xitrol Eye OINT 3,5 gr

Cendo Xitrol Eye OINT 3,5 gr

Satu lagu produk salep mata dari PT. Cendo Pharmaceutical Industries, yaitu Cendo Xitrol Eye OINT 3,5 gram. Selain salep, obat tetes mata Cendo Xitrol juga tersedia di pasaran. Salep ini mengandung Dexamethasone, Neomycin Sulphate, dan Polymixin B Sulphate. Salep ini digunakan sebagai cara mengobati mata belekan dan infeksi mata, mengobati herpes zooster pada mata, serta pencegahan infeksi pasca operasi. Penggunaan obat ini dengan cara dioleskan ke bagian mata yang sakit 3-4 kali sehari. Tergolong obat keras, penggunaan salep ini tetap harus mengikuti anjuran dokter.

Sponsors Link

7. Terra Cortril Salep Mata 3,5 gr

Terra Cortil salep mata

Terra Cortril Salep Mata 3,5 gram juga bisa menjadi pilihan salep mata. Obat ini adalah produksi dari PT. Pfizer Indonesia. Terra Cortril mengandung Oxytetracycline HCl 5 mg dan Hydrocortisone acetate 5 mg. Oxutetracycline adalah antibiotik golongan tetracycline yang memiliki spektrum luas dan mampu menghambat sintesis protein bakteri. Sedangkan Hydrocortisone adalah kortikosteroid jenis glukokortikoid yang berperan sebagai antiinflamasi. Salep ini digunakan untuk mengobati infeksi kulit disertai radang yang peka terhadap kortikosteroid. Cara menggunakan salep ini adalah dengan mengoleskannya 2-4 kali sehari di daerah mata yang sakit. Namun, penggunaannya harus dikonsultasikan dulu dengan dokter karena obat ini tergolong obat keras. Efek samping Terra Cortril adalah menyebabkan iritasi mata dan hipersensitifitas.

8. GENOINT 0,3% Salep Mata 3,5 gr

genoint salep mata

Salep mata berikutnya adalah GENOINT 0,3% Salep Mata 3,5 gram produksi PT Erela. Salep ini mengandung Gentamicin yang efektif mengobati infeksi karena bakteri. Obat ini biasanya digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi mata pasca operasi. Cara penggunaan obat ini adalah dengan mengoleskannya 3-4 kali sehari, sesuai petunjuk dokter. Tergolong obat keras, GENOINT dapat menyebabkan efek samping berupa mata merah dan terasa panas.

9. Oxytetracycline 1% Salep Mata 3,5 gr

oxytetracycline

Obat selanjutnya adalah Oxytetracycline 1% Salep Mata 3,5 gram produksi Generik. Salep ini mengandung Oxytetracycline yang merupakan antibiotik golongan tetracycline dan efektif mengobati infeksi karena bakteri. Salep ini digunakan untuk mengobati konjungtivitis dan infeksi mata lain. Cara penggunaannya adalah dengan dioleskan 4-6 kali sehari pada daerah mata yang sakit, sesuai anjuran dokter. Efek samping dari salep ini adalah adanya reaksi alergi.

10. Cloramidina 1% Salep Mata 5 gr

Cloramidina 1% Salep Mata 5 gram adalah produk salep mata dari Armoxindo Farma. Sama seperti salep mata pada umumnya, Cloramidina mengandung antibiotik Chloramphenicol. Salep ini biasa digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada daerah superfisial mata. Penggunaannya adalah dengan mengoleskan pada daerah yang terinfeksi setiap 3 jam sekali, sesuai dengan petunjuk dokter.

Itu tadi adalah beberapa obat sakit mata di apotik yang berupa salep mata dan biasa diresepkan oleh dokter. Namun, tidak semua kondisi sakit mata dapat diobati dengan salep mata yang disebutkan di atas. Salep mata yang mengandung antibiotik biasanya diresepkan oleh dokter apabila Anda menderita sakit mata yang disebabkan oleh bakteri. Maka dari itu, jangan lupa untuk melakukan konsultasi dengan dokter apabila mengalami gejala gangguan penglihatan agar mendapat penanganan yang tepat.

, , ,