Sponsors Link

Sikatrik Kornea : Penyebab – Gejala – Pengobatan -Pencegahan

Sponsors Link

Ada saatnya organ mata manusia berada di dalam kondisi yang tidak sehat baik karena sistem imun sedang menurun atau karena faktor eksternal lain seperti benturan. Organ mata terutama kornea bisa menderita sikatrik. Sikatrik kornea adalah kondisi di mana terdapat jaringan parut di dalam kornea mata Anda. Sikatrik kornea bisa menjadi penyebab pandangan mata tidak fokus hingga mengalami kebutaan.

ads

Sementara itu menyusul katarak pada posisi pertama, sikatrik kornea dan gangguan mata pada organ kornea lainnya seperti ulkus kornea duduk di posisi kedua sebagai penyebab kebutaan mata manusia. Ada pun tiga penyebab utama dari sikatrik kornea adalah sebagai berikut.

  1. Infeksi adalah penyebab umum yang memicu munculnya sikatrik kornea. Infeksi bisa terjadi karena banyak hal seperti virus, bakteri, maupun jamur. Tidak hanya menjadi penyebab sikatrik, infeksi yang terjadi pada mata juga bisa memicu ulkus kornea. Infeksi jamur banyak menyerang Anda yang memiliki kerap berhubungan dengan tumbuhan seperti petani. Jamur yang menginfeksi kornea mata bisa dari debu atau serpihan tanaman yang masuk ke dalam mata.
  2. Penggunaan lensa kotak yang tidak benar atau ceroboh menjadi penyebab sikatrik kornea pada kebanyakan masyarakat yang tinggal di kota besar. Selain penggunaan lensa kontak, Anda juga perlu hati-hati memilih produk tetes mata. Sebab, produk tetes mata yang digunakan secara tidak teratur terhadap mata merah bisa menjadi penyebab dari gangguan ini.
  3. Sementara itu, penyebab ketiga adalah trauma benda tumpul, benda tajam, hingga trauma benda asam dan basa. Penyebab ini banyak menyerang para pelaku industri. Trauma-trauma tersebut akan membentuk sikatrik yang biasanya lebih parah.

Penyebab-penyebab tersebut bisa dihindari jika Anda benar-benar memerhatikan kesehatan mata Anda. Anda juga harus memerhatikan penggunaan lensa kontak, obat tetes mata, dan segala kegiatan yang memiliki risiko merusak kornea sehingga memicu munculnya sikatrik. Jika Anda sudah terlanjur merasakan sesuatu yang tidak nyaman di mata, berikut adalah gejala dari sikatrik kornea sesuai tingkat keparahannya yang harus Anda ketahui.

  1. Sikatrik kornea bentuk ringan (nebula) tidak mudah untuk diamati karena hanya sedikit keluhan yang terlihat. Biasanya, sikatrik bentuk ringan hanya menampakkan kekeruhan halus pada kornea dan sulit diidentifikasi bahkan dengan menggunakan senter.
  2. Sikatrik kornea bentuk sedang (makula) menimbulkan gejala berupa kekeruhan berwarna putih dengan garis yang lebih tegas pada mata Anda. Biasanya, bercak putih tersebut mudah dilihat dengan senter.
  3. Sikatrik kornea bentuk berat (leukoma) menunjukkan gejala berupa kekeruhan berwarna putih padat yang bisa dilihat baik dengan mata telanjang maupun dengan dengan senter.

Pengobatan yang tepat untuk sikratik kornea sebaiknya tidak menggunakan obat tetes dari ramuan alami atau obat sakit mata alami untuk dewasa. Sebab, ketidaksterilan kandungan pada ramuan tersebut bisa jadi malah memperburuk sikatrik yang Anda derita. Jika sikratik yang Anda derita sudah cukup parah, salah satu cara untuk menyembuhkannya adalah dengan tindakan operasi keratoplasti.

Keratoplasti adalah operasi transplantasi kornea. Dalam operasi ini, kornea mata Anda yang mengalami sikratik akan diangkat dan diganti dengan kornea mata baru dari donor. Ada prosedur yang cukup panjang agar Anda tindakan operasi keratoplasti bisa dijalankan seperti berikut.

  1. Melakukan pengecekan kesehatan adalah salah satu prosedur yang penting sebab keratoplasti adalah salah satu jenis operasi besar. Ada pun pada umumnya yang dicek adalah thorax, tes darah, tes tekanan darah, serta kesehatan jantung.
  2. Anda akan dianestesi seluruh badan selama proses operasi. Ada pun tindakan operasi yang dilakukan adalah dengan mengangkat kornea mata Anda yang rusak karena sikatrik dan menggantinya dengan kornea baru dan jernih dari donor.
  3. Pada pasca-operasi, Anda harus melakukan pengecekan secara berkala untuk menentukan apakah tindakan operasi berhasil dilakukan atau Anda perlu menjalankan kembali operasi pergantian kornea karena adanya perlawanan dari tubuh.

Akan tetapi, prosedur tindakan operasi ini masih jarang dilakukan karena keterbatasan donor kornea. Oleh karena itu, hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan mencegah munculnya jenis-jenis penyakit mata yang barangkali akan Anda derita, salah satunya adalah sikatrik kornea. Pencegahan sikatrik kornea paling muda adalah dengan memahami kembali penyebabnya.

Sebagai salah satu penyakit mata yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur maka Anda harus senantiasa memerhatikan kesehatan mata Anda agar tidak terjadi infeksi. Dalam penggunaan lensa kontak atau obat tetes mata, Anda sebaiknya menggunakan sesuai dengan aturan dan jangan ceroboh. Penggunaan lensa kontak dan obat tetes mata yang tidak sesuai aturan akan membuat luka pada kornea mata Anda.

Luka kemudian memicu munculnya jaringan parut yang menjadi dasar sikatrik. Pencegahan lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan melindungi mata Anda dari kecelakaan atau aktivitas yang berisiko terjadinya trauma fisik baik dari benda tumpul, benda tajam, maupun dari benda asam dan basa. Dengan demikian, Anda bisa mengurangi kemungkinan mengalami gangguan mata yang berakhir pada sikatrik kornea.

, , , , ,



Oleh :