Sponsors Link

12 Tanda-tanda Sakit Mata dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Mata sakit memiliki tanda-tanda yang beragam. Tentu butuh penanganan yang tepat agar tidak berubah menjadi lebih parah. Sakit mata cukup menyiksa penderitanya sehingga butuh istirahat yang cukup. Menjaga kesehatan mata tidak bisa asal-asalan karena butuh perlindungan khusus, efeknya bisa sampai pada kebutaan jika salah menangani.

ads

Sakit mata bisa diderita siapa saja, termasuk usia berapa saja. Sehingga butuh kewaspadaan khusus. Beberapa penyakit mata juga menular, sehingga baik penderita maupun orang yang berada di samping penderita harus sama-sama menjaga diri. Kesehatan mata juga bisa kita upayakan dengan cara-cara yang alami maupun mengkonsumsi vitamin.

Berikut ini tanda-tanda sakit mata berdasarkan jenis-jenis penyakit mata dan cara penanganannya:

1. Katarak

Katarak ialah penyakit yang jika dibiarkan atau tidak ditangani dengan benar, semakin lama penglihatan bisa semakin berkurang dan lama-lama bisa mengalami kebutaan. Tanda-tandanya ialah sebagai berikut:

  • Menimbulkan rasa yang tidak nyaman sehingga mengganggu aktivitas sehingga tidak bisa melihat ketika malam hari.
  • Katarak terus tumbuh seiring waktu sejak kecil.
  • Tidak bisa melihat dengan jelas karena bayangan menjadi kabur.
  • Mata sering merasa silau sehingga sangat sensitif pada cahaya.
  • Muncul lingkaran putih pada sumber cahaya.
  • Lensa kacamata tidak dapat memperjelas penglihatan sehingga perlu sering berganti kacamata.
  • Saat melihat muncul penglihatan ganda.
  • Katarak biasa diderita oleh orang yang berusia tua.

Cara penanganan:

  • Bisa melakukan operasi untuk mengembalikan mata sehingga dapat berfungsi dengan baik.
  • Penggunaan kacamata yang tepat untuk katarak.
  • Penggunaan kaca pembesar untuk melihat benda secara lebih detail.
  • Penggunaan kacamata agar terlindung dari sinar matahari.
  • Jangan mengendarai mobil kendaraan ketika malam hari.

Baca juga: Makanan untuk Menjaga Kesehatan Mata.

2. Mata Belekan

Belekan merupakan sakit mata yang bisa terjadi karena infeksi atau terkena virus. Belekan pada mata membuat adanya infeksi bakteri atau virus terus mengeluarkan kotoran. Tanda-tandanya ialah sebagai berikut:

  • Mata nyeri, sakit, dan terasa panas.
  • Mata terus mengeluarkan kotoran sehingga bulu mata lengket dan tidak bisa dibuka.
  • Mata merah dan terlihat tidak sehat.

Cara penanganan:

Belekan pada anak anak dapat dicegah dengan tidak memberi ruang kontak langsung pada debu. Jangan terlalu sering makan makanan yang bisa menimbulkan panas dalam seperti cokelat dan gorengan. Apabila sakit mata dalam waktu 5 hari, maka segera dibawa saja ke dokter.

Baca juga: Ciri-ciri Mata Belekan.

3. Neuritis Optik

Neuritis optik merupakan penyakit mata yang menyerang saraf optik yang gunanya untuk menghubungkan informasi dari mata ke otak. Penyakit mata ini juga erat hubungannya dengan gangguan sementara. Penyakit ini juga berhubungan dengan penyakit multiple sclerosis. Tanda-tanda dari penyakit mata ini ialah sebagai berikut:

  • Rasa nyeri di area belakang mata.
  • Ada gangguan penglihatan sementara waktu atau lebih lama.
  • Tidak dapat mengenal warna dengan sempurna.
  • Sering melihat bayangan lampu yang seakan berkedip.

Perawatan neuritis optik dilakukan dengan obat-obatan selama 12 bulan. Kemudian untuk mencegah penyakit neuritis optik bisa dilakukan dengan pemeriksaan rutin.

Baca juga: Obat Sakit Mata di Apotik.

Sponsors Link

4. Glaukoma

Glaukoma merupakan penyakit mata yang dapat membuat mata tidak bisa melihat dalam waktu tertentu. Penyakit mata ini menyerang bagian saraf optik mata. Tekanan yang tinggi pada mata dapat menyebabkan penyakit ini. Penyakit glaukoma ada dua jenis, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup. Tanda-tanda sakit mata glaukoma terbuka ialah sebagai berikut:

  • Penglihatan tidak jelas, khususnya pada bagian tepi.
  • Rasa sakit yang mengerikan pada bagian belakang mata.

Tanda-tanda sakit mata glaukoma tertutup ialah sebagai berikut:

  • Sakit mata yang sangat parah.
  • Mual dan muntah karena sakit mata.
  • Tidak dapat melihat di waktu redup karena tidak ada cahaya.
  • Ada semacam lingkaran putih di area sumber cahaya.
  • Timbul kemerahan di area mata.

Cara penanganan:

  • Mengkonsumsi jenis makanan sehat yang banyak mengandung vitamin A, E, dan mineral.
  • Lakukan olahraga mata.
  • Mengkonsumsi kafein dengan jumlah terbatas sehingga memiliki kesehatan mata yang baik.
  • Rutin minum air mineral sehingga tidak kehilangan cairan karena adanya tekanan pada mata.
  • Rutin memakai pelindung mata sehingga terhindar dari cahaya matahari.

Baca juga: Penyebab Kebutaan Mata.

5. Degenerasi Makula

Degenerasi makula merupakan penyakit mata yang membuat penglihatan menjadi kabur. Makula merupakan organ kecil di area mata yang fungsinya untuk mengirim sinyal gambar dari mata ke otak. Biasanya terjadi pada orang tua.

  • Tanda-tanda terjadinya penyakit degenerasi makula ialah sebagai berikut:
  • Mata menjadi kabur dan tidak fokus dalam melihat.
  • Muncul garis gelombang ketika melihat.
  • Tidak dapat membedakan warna.
  • Butuh cahaya terang ketika membaca.
  • Tidak bisa mengenali wajah seseorang.
  • Sering halusinasi melihat warna dan gelombang cahaya.

Cara penanganan:

  • Rutin mengkonsumsi buah dan sayur yang mengandung antioksidan seperti brokoli, wortel, kacang, bayam, dan kangkung.
  • Rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat seperti ikan salmon, minyak zaitun, ikan tuna dan berbagai ikan yang mengandung omega 3.
  • Rutin mengkonsumsi biji-bijian.
  • Konsisten menjaga berat badan, sehingga terhindar dari obesitas.

Baca juga: Mata Bengkak pada Anak.

Sponsors Link

6. Retina

Penyakit mata Ablasio retina merupakan penyakit mata yang mana bagian retina mengalami penurunan sehingga terjadi gangguan pembuluh darah. Ablasi retina dapat mengakibatkan oksigen dan kebutaan.

Tanda-tanda terjadinya ablasi retina ialah sebagai berikut:

  • Muncul bintik-bintik kecil ketika melihat.
  • Mata seakan tertutup rambut padahal tidak.
  • Mata memberi respon berkedip cepat.

Cara penanganan dengan melakukan pemeriksaan rutin sehingga dapat menjaga kesehatan mata.

7. Penyakit Graves

Penyakit graves merupakan gangguan sistem kekebalan tubuh karena banyak hormon tiroid. Hormon tiroid ialah hormon yang dapat mempengaruhi sistem kesehatan tubuh. Penyakit graves ada tanda-tandanya sebagai berikut:

  • Kondisi mata menjadi menonjol.
  • Muncul tekanan kuat di area dalam mata.
  • Kondisi Mata menghasilkan pasir.
  • Bagian kelopak mata tertarik.
  • Terjadi peradangan mata sehingga mata merah.
  • Mata lebih sensitif pada cahaya.
  • Muncul pandangan ganda.
  • Tidak dapat melihat dengan jelas.
  • Terjadi mata juling.

Cara penanganan:

  • Rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi, vitamin dan mineral.
  • Emosi lebih terjaga dan tidak stress
  • Mata terlalu lelah sehingga butuh dikompres menggunakan air dingin.
  • Tidur menggunakan bantal yang posisinya tinggi.

Baca juga: Penyakit Mata Karena Radiasi Hp.

8. Strabismus atau Juling

Strabismus merupakan kondisi mata yang tidak dapat melihat dengan baik. Bola mata melihat ke arah kanan atau kiri sehingga pandangan mata lurus. Tanda-tanda mata juling ialah sebagai berikut:

  • Otak tidak dapat mengatur keseimbangan mata pada objek.
  • Kelainan mata menyebabkan rabun jauh atau rabun dekat dengan ukuran dan selisih yang jauh.
  • Saraf yang berfungsi untuk mengatur otot mata tidak berfungsi normal.

Cara Penanganan:

  • Pakai kacamata khusus sehingga visi mata sejajar.
  • Perawatan pada bagian otak yang mengatur saraf mata.
  • Rutin melakukan latihan mata sehingga penglihatan sejajar.

Baca juga: Alergi Mata pada Anak.

ads

9. Rabun Mata

Rabun mata ialah penyakit mata yang bisa diderita anak-anak hingga usia dewasa. Ada dua macam jenis rabun, yaitu sebagai berikut:

  • Rabun Dekat: Rabun dekat merupakan kelainan mata karena tidak dapat melihat benda dekat.
  • Rabun Jauh: Rabun jauh merupakan jenis kelainan mata karena tidak dapat melihat benda jauh.

Cara penanganan:

  • Memakai kacamata yang sesuai dengan gangguan mata rabun.
  • Rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A.

Baca juga: Ciri-Ciri Mata Minus Pada AnakTingkatan Mata Minus.

10. Mata Bintitan

Mata bintitan merupakan penyakit yang mata yang mengganggu karena tidak berlangsung lama. Mata bintitan bisa dilihat dengan kondisi mirip bisul di area kelopak mata. Tanda-tanda mata bintitan ialah sebagai berikut:

  • Muncul bintitan ialah penyakit yang tumbuh di kelopak mata atas atau bawah.
  • Terasa perih dan nyeri di area mata.
  • Mata berwarna kemerahan atau kebiruan.

Cara penanganan:

  • Pakailah pelindung mata saat bekerja di area yang banyak polutan.
  • Hindari mengucek mata sehingga tidak ada debu yang masuk.
  • Cuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh area sekitar mata.
  • Rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A.

Baca juga: Penyakit Mata Astigmatisma.

11. Iridosiklitis Akut

Iridosiklitis akut merupakan penyakit mata yang muncul dari kuman gigi yang ke area mata. Tanda-tanda penyakit ini ialah sebagai berikut:

  • Mata tiba-tiba memerah dan mengeluarkan kotoran.
  • Pengelihatan muncul bintik-bintik hitam yang seakan terbang.
  • Semakin lama penglihatan menjadi rabun bisa terjadi buta.

Cara penanganan:

  • Melakukan pengobatan rutin dengan dokter mata.
  • Mengkonsumsi makanan yang bergizi dan sehat.
  • Tidak membiarkan mata terkena sinar matahari secara langsung dengan memakai kacamata.
  • Jangan biarkan mata dalam keadaan kotor, rutin lah cuci muka, dan usap mata dengan sapu tangan ketika gatal.
  • Jangan menggaruk menggunakan tangan karena bisa membuat penyakit mata semakin parah.

Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan Mata Secara Alami.

12. Presbiopi

Presbiopi merupakan kondisi dimana seseorang tidak bisa melihat benda dekat dan jauh hingga usia lanjut. Tanda-tandanya ialah:

  • Kesulitan melihat benda dekat dan jauh.
  • Tidak konsen saat membaca karena tidak jelas.
  • Mata cepat lelah.
  • Muncul kerutan di area kelopak mata karena penglihatan sudah tidak lagi jelas.

Cara penanganan dengan memakai kaca mata yang terdapat lensa plus dan lensa minus pada setiap bagiannya.

Baca juga: Manfaat Buah Bit untuk MataManfaat Buah Rimbang untuk Mata.

Berbagai macam penyakit mata bisa menimbulkan berbagai tanda-tanda sakit mata. Sehingga saat dirasakan tanda-tanda yang tidak nyaman, sebaiknya langsung di bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan rutin. Sebab jika tidak ditangani secara rutin, mata bisa lebih panas dan nyeri. Parahnya mata bisa terjadi kebutaan juga.

Mata merupakan panca indera yang paling utama untuk bekerja dan melakukan aktivitas sehari-hari. Sehingga kita harus menjaga kesehatan mata sejak dini dengan cara yang benar. Anak yang masih kecil hingga orangtua pun tetap harus mengkonsumsi makanan sehat yang banyak mengandung vitamin A sehingga tidak membuat sakit mata semakin parah.

Menjaga mata bisa dilakukan dengan konsumsi vitamin A, rutin mengistirahatkan mata jika sudah lelah, dan mengompres mata jika sakit. Bisa juga dilakukan dengan cara hidup yang baik seperti rutin memakai kacamata jika mengendarai sepeda motor di bawah terik sinar matahari. Jangan biarkan mata telanjang melihat matahari di tempat yang panas. Kemudian gaya membaca juga penting dalam mengupayakan mata selalu sehat dalam waktu yang lama. Sakit mata selalu diiringi dengan tanda-tanda yang tidak nyaman. Sehingga segera lah periksa ke dokter spesialis mata paling terdekat.

, , , ,