Sponsors Link

Tidur Mata Terbuka : Penyebab – Gejala – Cara Mengatasi

Sponsors Link

Mungkin bagi kalian pernah melihat teman atau keluarga yang tidur dengan mata terbuka. Atau bahkan kalian pernah merasakan bahwa diri kalian tidur dengan mata terbuka. Kondisi tidur mata terbuka mungkin bisa dialami siapa saja, bahkan hal ini bisa dijadikan lelucon. Mungkin terlihat aneh, tidur dengan mata terbuka bisa disebabkan oleh kelainan pada mata sehingga menyebabkan kalian tidur dengan mata terbuka.

ads

Tidak semua orang tertidur dengan mata tertutup. Bahkan sebagian orang ada yang tidur dengan kondisi mata terbuka. Ada orang yang tertidur nyenyak namun kondisi mata separuhnya terbuka. Tentunya kalian tidak akan menyadari bagaimana kalian tertidur, dengan mata terbukakah atau tertutup. Jika kalian menyadarinya, barangkali ada yang tidak beres dengan tubuh kalian. Dalam dunia medis, apabila kalian mengalami tidur dengan mata terbuka, maka itu artinya ada kondisi kesehatan kalian yang bermasalah.

Sebagian banyak orang menanggap bahwa tidur dengan mata terbuka adalah hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Pernahkah kalian menyadari bahwa kalian tertidur dengan mata terbuka? Lantas bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Mari simak penjelasan berikut ini.

Ketika kalian tidur, kalian tidak akan tahu bagaimana kita tertidur, dengan posisi bagaimana, mengigaukah atau kita tertidur dengan mata tertutup atau terbuka. Namun, apabila kalian ketika bangun tidur mata terasa gatal, kering dan lelah, kemungkinan besar kalian tertidur dengan mata terbuka pada saat itu.

Namun, apabila hal ini berlangsung setiap kali kalian tertidur, mungkin kalian memiliki gangguan mata. Contohnya seperti gangguan mata lagophyhalmos nocturnal atau kelelahan pada nocturnal. Selain itu, ada beberapa mitos mengejutkan apabila kalian tertidur dengan mata terbuka, biasanya orang menyeburnya memiliki banyak teman.

Lagophyhalmos nocturnal adalah kondisi dimana mata kalian tidak bisa menutup sempurna saat tertidur. Hal ini disebabkan karena adanya syaraf mata yang lemah. Syaraf mata yang lemah ini terletak di kelopak mata sehingga membuat mata kita yang seharusnya tertutup saat tidur justru malah terbuka.

Sebagian menganggap bahwa kondisi ini wajar dialami siapa saja. lantas bagaimana jika kondisi tersebut sudah berlarut-larut? Jika kebiasaan tersebut sudah dalam kondisi yang cukup parah, maka itu terjadi lagophyhalmos nocturnal. terjadinya lagophyhalmos nocturnal membuat selaput kornea mata menjadi kering sehingga menyebabkan kerusakan yang cukup berbahaya dalam kornea mata kalian.

Selain menyebabkan kerusakan mata, kondisi lagophyhalmos nocturnal ini bisa membuat mata si penderitanya menjadi sangat sensitif terhadap cahaya. Kondisi ini bisa memicu mata si penderitanya menjadi kemerahan dan dengan disertai oleh rasa nyeri.

Jika sudah dalam kondisi yang parah, orang yang menderita lagophyhalmos nocturnal harus ditangani lebih lanjut oleh dokter yang berpengalaman. Tidak menutup kemungkinan apabila akan dilakukan operasi pembedahan. Jika hal ini terjadi, bukanlah hal yang bisa dibilang santai atau tidak perlu khawatir. Jika sudah perlu dilakukan operasi maka lakukanlah, karena operasi tersebut bertujuan untuk membuat kelopak mata bisa menutup dengan sempurna saat tertidur. Jika masih dalam tahap ringan, maka bisa diobati dirumah dengan menggunakan obat tetes mata. Hal ini bertujuan agar mata si penderita tidak kering atau terluka.

Apabila kalian sering mengalami mata terbuka saat tertidur, maka perlu diketahui gejala apa saja yang menimpa kalian. Bisa jadi kalian mengalami kondisi lagophyhalmos nocturnal.  Apabila kalian mengalami lagophyhalmos nocturnal maka akan terjadi gejala-gejala sebagai berikut:

  • Mata berwarna merah
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Mata terasa perih dan panas
  • Mata jadi sensitif terhadap cahaya
  • Mata terasa seperti kemasukan benda asing

Lagophyhalmos nocturnal terjadi karena adanya kelumpuhan pada area wajah, yaitu pada bagian kelopak mata. Lagophyhalmos nocturnal bisa terjadi sementara namun bisa terjadi juga secara permanen. Penyebab terjadinya lagophyhalmos nocturnal adalah bekas operasi, infeksi, stroke, trauma, ataupun terjadinya kelemahan pada otot wajah.

Apabila saat tertidur kelopak mata tidak tertutup, maka saat tertidur mata akan terpapar oleh lingkungan sekitar dan membuat mata menjadi kering secara signifikan. Umumnya, pada pasien berusia muda, lagophyhalmos nocturnal tidak terlalu parah dibandingkan dengan pasien yang sudah dewasa. Selain itu, ada beberapa penyakit lain yang dapat menyebabkan mata terbuka saat tidur seperti penyakit lyme, cacar air, gondokan, kusta, difteri dan polio. Ada kelainan mata lain yang bernama exophthalmos yang bisa menyebabkan mata terbuka juga saat tertidur.

Sponsors Link

Amankah tidur mata terbuka?

Dari lansiran Verywell disebutkan bahwa kelopak mata memberi penghalang dan memberikan akses pada air mata untuk membasahi permukaan mata. Di air mata terdapat antibiotik alami yang berfungsi untuk membunuh virus dan bakteri yang ada di dalam mata. Selain itu, air mata juga berfungsi menjaga lingkungan sekitar mata agar tetap lembab sehingga sel-sel mata berfungsi dengan baik.

Apabila kelopak mata tidak tertutup saat tertidur, maka hal tersebut akan menyebabkan mata kering dan merah ketika bangun. Jika hal itu terus terjadi maka kemungkinan besar mata akan terkena iritasi dan dapat membahayakan si penderita, kemungkinan akan terjadi gangguan pada penglihatan kalian seperti contohnya kerusakan kornea atau fatalnya mengalami kebutaan.

Mata yang kering dan merah saat bangun tidur belum tentu adalah gejala lagophyhalmos nocturnal. Disamping itu, kalian tidak menyadari bagaimana anda tertidur, apakah mata anda terbuka atau tertutup. Apabila mata kering dan merah saat bangun tidur dan berlangsung lama, maka hendaknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter berpengalaman masalah mata dan ikuti beberapa pemeriksaan guna mendapat penanganan yang tepat.

Sebenarnya, tidur dengan mata yang terbuka bukanlah hal serius. Namun, apabila kalian bisa mengatasinya sendiri di rumah dengan obat tetes mata, maka kalian tidak perlu ke dokter. Namun apabila kondisi memburuk maka perlu penanganan lebih serius. Apabila kalian pernah merasa tertidur dengan mata terbuka, kalian masih bisa mencegahnya dengan membiasakan diri tidur menggunakan penutup mata.

Demikianlah pembahasan mengenai tidur mata terbuka mulai dari penyebabnya, gejala dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.

, , ,