Sponsors Link

Tingkatan Mata Minus : Penyebab, Pemeriksaan dan Penanganan

Sponsors Link

Mata minus atau biasa disebut miopi ialah gangguan penglihatan karena kesalahan bias umum yang membuat mata kurang fokus pada objek jauh. Penderita mata minus dapat melihat benda dekat dengan jelas, tapi benda yang jauh, mereka sulit melihat atau kabur.

ads

Gangguan mata minus timbul sejak usia dini atau usia remaja. Banyak sekali anak sekolah yang masih di bawah umur dan harus memakai kacamata karena terjadi miopi. Hal ini sangat disayangkan karena penglihatan itu sangat penting khususnya untuk anak usia sekolah yang memang memiliki tugas pokok belajar dan membaca buku. Beriku ini beberapa penyebab mata minus yang harus dihindari:

1. Kebiasaan Membaca Buku yang Buruk

Penyebab mata minus ialah kebiasaan membaca buku yang buruk. Kebiasaan membaca buku di tempat yang cahayanya kurang atau remang ialah kebiasaan yang harus dihindari. Kebiasaan membaca buku dengan tidur juga salah satu kebiasaan buruk yang tidak baik dan perlu dihindari. Kebiasaan membaca buku terlalu dekat jaraknya juga harus dihindari. Pastikan Anda membaca buku dalam posisi duduk dengan jarak 30 cm, agar mata Anda tetap sehat. Baca juga: Penyakit Mata Hipermetropi.

2. Faktor Keturunan atau Genetik

Faktor genetik atau keturunan ialah salah satu faktor yang berpengaruh terhadap gangguan mata minus. Mata minus sangat mudah terjadi pada kondisi kornea mata yang lebih pendek dan sumbu bola mata lebih panjang. Banyak orangtua yang memakai kacamata dan anaknya pun juga memakai kacamata. Hal ini bisa terjadi karena merupakan faktor keturunan.

3. Terlalu Lama di Depan Monitor

Komputer, laptop, gadget menjadi peralatan yang sangat vital bagi masyarakat modern. Menatap layar di depan laptop hingga berjam-jam karena urusan pekerjaan, menonton film, dan bermain game menjadi kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan. Padahal kebiasaan ini termasuk kebiasaan yang berdampak buruk pada mata. Sebaiknya beri waktu bagi mata untuk istirahat sehingga tidak jenuh, nyeri, dan berair. Pastikan untuk tidur yang cukup sebelum menatap layar monitor dalam waktu yang lama. Baca juga: Penyakit Mata Akibat Radiasi Hp.

4. Terlalu Banyak Kegiatan

Kesibukan menjadi salah satu faktor dalam kesehatan mata yang terganggu. Mata ialah pusat kita melakukan kegiatan, sehingga harus dijaga benar-benar jika sering melakukan kegiatan. Istirahatkan mata dan lakukan olahraga mata secara rutin. Baca juga: Jenis-Jenis Penyakit Mata.

5. Ekspresi Wajah

Ada banyak orang yang memiliki wajah dengan kebiasaan mengerutkan dahi, mengangkat alis, menyipitkan mata, dan sering memforsir diri menggunakan mata. Kebiasaan buruk ini juga bisa menyebabkan mata minus. Baca juga: Penyebab Iritasi Mata Merah.

6. Kurang Istirahat

Seorang dewasa idealnya ialah beristirahat sepanjang 8 jam sehari. Apabila seorang itu kurang istirahat tentu terasa pusing di daerah mata. Karena mata terus digunakan untuk kerja. Sehingga tidak baik jika dipaksakan untuk tidak beristirahat hingga penuh. Baca juga: Penyebab Kebutaan Mata.

Tingkatan Mata Minus dari Rendah Ke Tinggi

Tingkatan mata minus merupakan tingkatan yang dilihat dari gangguan mata yang terjadi dilihat dari segi parah atau tidaknya gangguan mata. Mata minus dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu masih termasuk rendah atau ringan, menengah atau sedang, dan tinggi atau berat. Tingkatan paling tinggi ini ialah tingkatan yang parah.

Pengelompokan tingkatan mata minus dari rendah ke tinggi didasarkan dengan dioptri (D) yang dimiliki oleh pasien. Dioptri merupakan alat pengukuran oleh ahli medis untuk mengukur separah apa tingkatan minus atau gangguan rabun jauh yang dihadapi oleh seseorang. Dioptri merupakan sebuah perumusan resiprokal jarak fokus yang bisa diukur menggunakan satuan meter (yakni 1/meter).

Tingkatan minus dilihar dari segi tingkatan parah atau tidaknya penyakit mata minus, ialah sebagai berikut:

  1. Mata minus yang terukur 0.5 D – 3 D, merupakan mata minus yang termasuk pada gangguan minus atau rabun jauh. Mata minus jenis ini masih tergolong ringan atau rendah.
  2. Minus yang terukur dengan dioptri 3 D – 6 D merupakan mata minus dengan tingakatan tengah atau sedang.
  3. Mata minus yang sudah parah atau tinggi merupakan mata minus yang sudah tergolong berat. Mata minus ini memiliki ukuran dari 6+ D.

Penderita mata minus sebenarnya juga tidak bisa langsung menderita tingkatan tinggi. Gangguan mata minus selalu diawali pada tingkatan minus rendah. Mata minus yang sudah terjadi sekian lama dan tidak diantisipasi atau tidak dilakukan pencegahan secara baik maka bisa terjadi mata minus yang tingkatannya semakin tinggi.

Sponsors Link

Baca juga: Obat Sakit Mata di Apotik.

Banyak penderita mata minus yang tidak tahu berapa tingkatannya, sehingga ketidaktahuan tersebut menjadikan tingkatan mata minusnya semakin tinggi. Maka sangat penting sekali bagi para penderita minus untuk memeriksakan matanya kepada dokter sehingga mengetahui berapa tingkatan mata minus yang sudah dialami. Sehingga bisa mencegah sejak dini atau mata yang minus tidak semakin tinggi.

Baca juga:

Penanganan Mata Minus agar Tingkatannya Tidak Bertambah

Mata minus sebenarnya tidak dapat disembuhkan, tapi bisa diperlambat perkembangannya agar tidak terjadi kenaikan tingkatan keparahan. Cara menangani mata minus agar tingkatannya tidak bertambah ialah sebagai berikut:

1. Mengonsumsi Makanan Sehat

Satu hal paling penting menjaga kesehatan mata ialah mengkonsumsi makanan sehat. Kebiasaan mengonsumsi makanan sehat sangat baik untuk kesehatan organ tubuh termasuk kesehatan mata. Anda bisa memperbanyak untuk mengkonsumsi buah dan sayuran sehingga lebih bugar.

Ada baiknya mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A yaitu seperti anggur, apel, dan wortel. Bisa juga Anda mengkonsumsi kuning telur dan susu karena di dalamnya terkandung banyak vitamin A sehingga sangat sehat bagi mata. Ikan juga sangat banyak mengandung omega 3. Contohnya ialah seperti salmon, tuna, dan makarel.

Baca juga: Jus Buah untuk Kesehatan Mata.

2. Kurangi atau Hindari Rokok

Apabila Anda ingin memiliki mata yang sehat, sebaiknya Anda menghindari kebiasaan merokok karena sangat tidak baik bagi kesehatan. Bahkan kesehatan mata bisa terkikis secara pelan-pelan. Baca juga: Cara Mengobati Sakit Mata dengan Cepat.

3. Biasakan Gaya Hidup yang Baik

Ada baiknya Anda rutin menggunakan kacamata hitam yang terdapat UV protector untuk melindungi mata dari sengatan sinar matahari. Sebaiknya jangan biarkan mata tersengat sinar matahari secara langsung, karena selain membuat kulit di daerah mata menjadi lebih gelap, matahari juga bisa membuat kesehatan mata menjadi terganggu. Sebaiknya Anda memakai kacamata hitam dengan perlindungan sinar UV sehingga kesehatan mata bisa tetap terjaga.

4. Istirahatkan Mata

Sebaiknya Anda mengistirahatkan mata setiap kali mata terasa lelah. Apabila Anda yang bekerja dengan komputer atau laptop. Sebaiknya sejenak lakukan olahraga tubuh dan olahraga mata secara ringan. Hindari kebiasaan membaca buku dalam jangka waktu yang sangat lama, istirahatkan mata secara berkala sehingga dapat melihat obyek dari kejauhan. Baca juga: Cara Merilekskan Mata.

ads

Cara Mengetahui Mata Minus

  • Kartu Snellen

Anda bisa mengetes apakah mata itu minus atau tidak ialah menggunakan kartu Snellen. Kartu Snellen mempunyai 3 variasi. Penjelasannya, Snellen Chart merupakan sebuah kartu yang memiliki tulisan huruf-huruf yang ukurannya berbeda-beda. Penggunaan kartu Snellen Chart pada orang dewasa yang dapat membaca E Chart pada kartu tulisannya huruf E menggunakan arah kaki berbeda-beda.

  • Pengetesan dengan Cincin Landolt

Cincin Landolt ialah pengetesan sebuah kartu yang gambarnya cincin dengan bentuk huruf C ke arah cincin yang berbeda-beda. Penggunaannya ialah untuk anak-anak atau orang yang bisa membaca. Kartu snellen dan cincin Landolt bisa diunduh di internet dan dibeli di apotek terdekat.

Baca juga: Penyakit Mata yang Menular.

Pencegahan Dini agar Mata Tidak Minus

1. Mendeteksi Mata Minus Sejak Awal

Deteksi anak apakah terjadi mata minus atau tidak sejak dini. Cobalah menyuruh anak untuk melihat obyek dengan jarak jauh sehingga bisa terdeteksi mata tersebut minus atau tidak. Apabila terjadi gejala pandangan mata kabur, kepala pusing, terasa mual atau ingin muntah dan merasakan hal yang tidak nyaman di area mata khususnya saat membaca. Sebaiknya segera saja periksakan mata ke dokter mata yang sudah ahli.

2. Perbaiki Kebiasaan dan Lingkungan yang Baik

  • Sebaiknya hindari kebiasaan membaca atau melihat televisi dari jarak dekat yang bisa membuat kerusakan lengkungan kornea atau mata minus.
  • Hindari menulis dengan jarak yang dekat sehingga merusak pandangan normal mata.
  • Istirahatkan mata setelah berlama berada di depan layar komputer, laptop, televisi dan gadget.
  • Biasakan membaca atau melakukan pekerjaan di ruangan dengan jumlah cahaya cukup sehingga lebih nyaman.
  • Pakailah kacamata pelindung cahaya matahari ketika siang hari.

Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan Mata Secara Alami.

3. Konsumsi Makanan yang Sehat

Sebaiknya konsumsi makanan sehat yang mengandung silica, kalsium, selenium, mangan, vitamin D, magnesium, bioflavonoid, dan vitamin C yang sangat baik bagi kesehatan mata yaitu sebagai berikut:

  • Ikan, konsumsilah ikan yang banyak mengandung omega-3 seperti tuna, salmon, makareal dan sarden. Karena sangat baik untuk menghindari mata dari katarak.
  • Sayuran Hijau, sayuran hijau mengandung lutein dan zeaxanthin yang bisa mencegah katarak dan penyakit mata lainnya, serta membentuk lapisan kornea mata.
  • Telur, telur merupakan sumber vitamin bagi kesehatan mata karena mengandung lutein.
  • Vitamin C, vitamin C sangat baik untuk menghindari mata minus. Karena banyak juga kasus yang terjadi kerusakan mata karena kurang nutrisi.
  • Kacang-kacangan, kacang-kacangan banyak mengandung asam lemak omega 3 yang dapat mencegah mata minus. Jenis kacang-kacangan yang bisa dikonsumsi ialah kacang pistachio, almond, mete, dan walnut.

Baca juga: Makanan untuk Menjaga Kesehatan Mata.

4. Jangan Biarkan Mata Tidak Nyaman

Mata minus tentunya tidak bisa bekerja normal sehingga bisa semakin parah jika tidak diobati. Kacamata dapat membantu bisa melihat pandangan objek secara lebih fokus yaitu dengan memaksa otot mata agar tetap normal. Pastikan Anda memiliki ruangan dengan cahaya yang baik sehingga bisa membuat mata terasa normal saat membaca.

Tingkatan mata minus sebenarnya bisa diperlambat sehingga keparahan minus tidak semakin tinggi. Pengobatan secara alami dan kebiasaan hidup sehat ialah solusi tepat bagi kesehatan mata dan penglihatan.

, , , , ,