Sponsors Link

Trauma Mata : Gejala – Penyebab – Cara Mengatasi

Sponsors Link

Mata menjadi salah satu indra yang perlu dijaga seumur hidup. Tapi terkadang mata terkena luka secara tidak terduga yang akan menyebabkan trauma mata. Kondisi trauma mata bisa terjadi akibat kecelakaan, terkena benda keras dan tumpul atau terkena bahan yang berbahaya. Ketika terjadi trauma mata maka bisa menyebabkan penglihatan ganda dan kabur akibat kerusakan pada beberapa jaringan mata seperti kelopak mata, bola mata, sistem syaraf mata, rongga orbital dan bagian dalam mata. Kerusakan ini tergantung dengan penyebab dan tingkat trauma mata. Berikut ini akan kami jelaskan mengenai trauma mata meliputi gejala , penyebab dan cara mengatasi.

ads

Gejala Sesuai Penyebab

  1. Terkena paparan bahan kimia. Ketika mata terkena trauma dari bahan kimia maka akan menyebabkan mata panas, sakit, perih, mata bengkak, merah, kelopak mata mulai bengkak dan merah serta pandangan kabur.
  2. Dampak pendarahan. Jika trauma terjadi karena pendarahan biasanya tidak menyebabkan rasa sakit dan tidak memberi efek pada penglihatan mata. Seperti luka pada sklera mata biasanya menyebabkan titik atau noda merah pada sklera mata. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah pada mata pecah. Kondisi ini biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu 5 sampai 10 hari. Tapi jika tidak berkurang maka segera periksa ke dokter.
  3. Dampak luka pada kornea. Jika terjadi trauma pada kornea maka bisa menyebabkan rasa sakit, perih, sensasi mengganjal dalam mata, robekan pada mata dan peka terhadap cahaya.
  4. Dampak iritasi. Jika trauma terjadi akibat iritasi maka akan menyebabkan mata perih, merah, dan peka terhadap cahaya. Kondisi ini sering menyebabkan pasien mengalami sakit pada bagian dalam mata dan terkadang ditemukan robekan pada bagian dalam mata.
  5. Trauma pada orbital. Jika trauma terjadi pada bagian dalam orbital maka menyebabkan rasa nyeri dan perih saat bola mata bergerak. Kemudian mata sakit saat berkedip, penglihatan ganda saat salah satu mata ditutup dan mata terus mengeluarkan cairan. Dalam waktu beberapa hari mata menjadi memar, bengkak dan ada darah pada bagian kelopak mata.
  6. Trauma pada konjungtiva. Luka pada bagian ini menyebabkan rasa nyeri, merah dan ada perasaan tidak nyaman pada bagian dalam mata.
  7. Akibat benda asing dalam kornea. Jika ada benda asing dalam kornea maka bisa menyebabkan penglihatan kabur dan peka terhadap cahaya. Jika benda asing berupa logam atau noda keras biasanya akan terlihat oleh kornea.
  8. Trauma benda asing dalam orbital. Kondisi ini menyebabkan mata nyeri, penglihatan ganda, dan menjadi penyebab mata cepat lelah. Terkadang trauma ini tidak menyebabkan gejala apapun.
  9. Trauma benda asing dalam intraokular. Jika bagian dalam mata dimasuki oleh benda asing dengan kecepatan tinggi maka risiko cedera intraokular bisa terjadi. Masalahnya kondisi ini sering tidak menyebabkan gejala.
  10. Trauma karena keratitis ultraviolet. Jika terjadi trauma ini maka menyebabkan rasa tidak nyaman, mata sakit, mata peka terhadap cahaya, merah dan mengganjal. Masalahnya trauma ini tidak terjadi dengan cepat tapi 4 sampai 5 jam setelah terkena paparan sinar ultraviolet.

Penyebab dan Perawatan

1. Luka Benda Tumpul

Ketika mata terkena benturan benda tumpul maka menyebabkan bagian mata terdorong secara paksa ke belakang. Kondisi ini yang menyebabkan beberapa struktur mata mengalami kerusakan termasuk untuk bagian kornea, lensa, kelopak mata, dan konjungtiva. Terkadang juga memicu kerusakan pada bagian belakang mata seperti sistem syaraf dan retina. Bahkan karena benturan yang keras bisa menyebabkan tulang di sekitar mata bisa patah.

Risiko cedera ini bisa menyebabkan darah keluar sampai ke dalam kulit di bagian mata yang membuat area sekitar mata terkena memar. Biasanya ditandai dengan warna hitam dan merah. Lalu adanya ciri ciri pembuluh darah mata pecah bisa terjadi dalam waktu 24 jam. Biasanya pendarahan yang terjadi cukup ringan tapi jika trauma berat maka bisa menyebabkan pendarahan yang parah. Kerusakan yang mengenai bagian dalam mata harus diperhatikan karena bisa sangat parah. Cara perawatannya:

  • Kompres dingin untuk mengatasi mata bengkak dan nyeri luar mata.
  • Kompres hangat pada hari selanjutnya untuk membantu tubuh bisa menyerap darah yang menggumpal.
  • Jahitan pada kulit di sekitar mata jika terjadi robekan yang parah dan dalam.
  • Jika terjadi cedera pada bagian saluran mata maka dokter akan melakukan tindakan bedah.
  • Dokter bisa memberi obat pereda nyeri, obat untuk melebarkan pupil dan obat anti infeksi.
  • Pelindung mata untuk mencegah cedera lanjutan.
  • Berbaring atau istirahat total jika terjadi pendarahan bagian dalam dan dokter memberikan obat asetazolamid untuk mengatasi tekanan pada bagian dalam mata.
  • Obat asam aminokaproat jika terjadi pendarahan berat.

2. Benda Asing Masuk ke Mata

Jenis cedera mata yang menyerang bagian sklera, konjungtiva dan kornea adalah seperti kemasukan benda asing secara tidak sengaja. Biasanya cedera ini termasuk ringan tapi bisa juga berat ketika benda asing mengenai bagian dalam kornea sampai terjadi infeksi. Cedera ini paling sering terjadi pada orang yang menggunakan lensa kontak. Seperti kasus lensa yang dipasang tidak tepat dan lensa tidak dilepas saat tidur.

Sponsors Link

Sementara penyebab yang lain termasuk seperti terkena pecahan kaca, partikel logam, pecahan kayu dan benda asing lainnya. Kondisi cedera ini akan menyebabkan nyeri dan perasaan mengganjal dalam mata. Kemudian juga mata menjadi peka terhadap cahaya, pendarahan dan sakit. Cara perawatannya:

  • Dokter akan mengeluarkan benda asing baik dengan prosedur biasa atau tindakan bedah. Semua prosedur ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak melukai mata.
  • Dokter juga bisa membuang benda asing dengan kapas steril yang lembut.
  • Perawatan dengan salep antibiotik diperlukan jika luka mengenai kornea.
  • Juga diperlukan obat tetes mata antibiotik untuk melebarkan pupil.
  • Setelah benda asing dikeluarkan sebaiknya mata ditutup dengan penutup mata khusus yang steril.

3. Akibat Luka Bakar

Terkadang cedera mata juga disebabkan oleh luka bakar yang bisa mengenai bagian dalam mata dan kelopak mata. Kelopak mata yang terkena luka bakar biasanya menjadi sangat panas dan bengkak. Rasa nyeri akan berkembang selama beberapa hari dan terkadang mata mengeluarkan cairan terus menerus. Cara perawatannya:

  • Luka pada area mata dicuci dengan larutan steril lalu diberi salep khusus antibiotika.
  • Luka pada bagian mata akan dibungkus atau mata ditutup dengan kasa steril khusus.
  • Jika luka karena bahan kimia maka cairan netral diberikan mengucur pada mata, kemudian diberi obat tetes mata yang mengandung bius sehingga pupil mata terus melebar.
  • Obat antibiotik akan diberikan dalam bentuk salep, obat oral dan suntikan.

Itulah informasi lengkap mengenai trauma mata meliputi gejala , penyebab dan cara mengatasi. Perawatan trauma mata perlu dilakukan segera untuk mengurangi risiko keparahan yang bisa merusak atau menyebabkan kebutaan.

, , , ,



Oleh :