Sponsors Link

Xanthelasma : Penyebab – Gejala – Diagnosis – Perawatan

Sponsors Link
Xanthelasma

Kondisi kesehatan mata memang harus diperhatikan termasuk untuk bagian dalam dan luar. Memang banyak orang mengabaikan kesehatan mata pada bagian luar tapi jika terlambat untuk merawat juga sangat berbahaya. Salah satunya adalah terjadinya plak berwarna kuning yang dijumpai pada bagian atas atau bawah kelopak mata yang disebut dengan xanthelasma.

ads

Biasanya paling sering terjadi pada bagian canthus atau sudut mata. Awalnya memang plak kuning ini memang kecil tapi seiring waktu memang bisa menjadi besar. Kondisi salah satu jenis jenis penyakit mata ini memang masuk dalam penyakit kulit di sekitar mata dan menyerang usia dewasa hingga lanjut usia. Agar semakin jelas, berikut kami berikan ulasan mengenai xanthelasma seperti pengertian, penyebab, gejala, diagnosis dan perawatan.

Xanthelasma memang bukan termasuk penyakit yang menjadi penyebab mata buta mendadak. Kondisi ini hanya menyebabkan munculnya bercak atau gumpalan berwarna kuning pada bagian kelopak atau sudut mata. Lapisan bercak ini sebenarnya adalah gumpalan lemak atau kolesterol yang ada dibagian bawah kulit. Biasanya memang muncul dalam ukuran yang kecil kemudian semakin melebar dan membesar.

Bagian mata yang sering terkena xanthelasma meliputi kelopak mata, bagian bawah mata dan sudut mata bagian dalam. Penyakit ini memang tidak berbahaya namun biasanya dianggap menganggu penampilan wajah dan mengurangi rasa percaya diri.

Pada tahap awal biasanya xanthelasma memang terbentuk dari gumpalan yang lembut, mengandung banyak kapur, dan sedikit padat. Kemudian biasanya setelah satu bagian sekitar mata terkena xanthelasma bisa menyebar ke bagian mata yang lain baik sisi kanan atau kiri. Meskipun penyakit ini tidak membutuhkan perhatian ekstra tapi penyakit ini bisa mengarah kepada gejala penyakit serius seperti serangan jantung, stroke, dan penyakit yang terkait dengan kolesterol tinggi.

Penyebab

  1. Kelainan enzim. Biasanya xanthelasma terjadi karena masalah kelainan enzim yang menyerang dan menumpuk pada lapisan kulit di bagian mata. Kondisi ini bisa terjadi karena masalah hiperlipidemia atau banyaknya kadar lemak yang tinggi dalam darah. Sehingga pada akhirnya kadar kolesterol terdorong dari lapisan kulit dan membentuk gumpalan kulit berwarna kuning. Kondisi medis ini tidak ada kaitannya dengan penyakit glaukoma.
  2. Orang dengan riwayat kesehatan tertentu juga bisa mengalami xanthelasma seperti tubuh yang memiliki kadar HDL rendah, pernah mengalami kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia.
  3. Sering terjadi pada orang yang menderita penyakit diabetes. Jadi ini termasuk bagian penyakit mata akibat diabetes jangka panjang yang tidak dikelola.
  4. Penderita tekanan darah tinggi juga bisa mengalami kondisi yang sama. Termasuk juga orang yang sudah menjadi perokok aktif dalam waktu lama.
  5. Penderita kerusakan saluran empedu hati juga mungkin mengalami xanthelasma.
  6. Pada dasarnya xanthelasma bisa terjadi pada orang-orang yang memiliki kandungan lemak tinggi dalam tubuh seperti penderita obesitas.

Gejala

Pada dasarnya xanthelasma diawali dengan munculnya bercak kuning pada area di sekitar mata baik untuk bagian atas, bawah dan sudut mata. Bercak ini kemudian menjadi gumpalan yang muncul pada kulit dan jika disentuh maka teksturnya sangat keras atau tidak normal seperti kulit di sekitar mata lainnya. Anehnya ketika disentuh biasanya xanthelasma tidak terasa sakit.

Setiap gejala yang timbul pada xanthelasma biasanya tidak menyebabkan gangguan pada fungsi mata. Hanya saja semakin tebal gumpalan xanthelasma yang menumpuk maka bisa menyebabkan mata sulit membuka, terutama jika terjadi pada kelopak mata atas. Untuk itu ketika sudah mengalami gejala maka lakukan tes darah untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh.  

Diagnosis

  1. Pemeriksaan fisik pada bagian mata yang dilakukan dengan mengamati, menekan, melihat warna dan mengukur jika ukuran xanthelasma terlalu besar.
  2. Pemeriksaan tekanan darah untuk mengetahui jika penderita memiliki riwayat tekanan darah tinggi.
  3. Tes darah. Untuk mengetahui jika kadar kolesterol darah cukup tinggi.
  4. Tes pemeriksaan jantung. Untuk mengetahui kondisi jantung yang bisa disebabkan karena kadar kolesterol yang sangat tinggi.

Perawatan

Sekali lagi ditegaskan bahwa xanthelasma memang tidak menyebabkan kondisi penyakit yang serius. Tapi untuk menghilangkan xanthelasma memang harus dilakukan secara medis. Dan munculnya atau berkembangkan xanthelasma menggambarkan kondisi kesehatan yang cukup buruk. Berikut ini perawatan yang bisa dilakukan.

Sponsors Link

  1. Obat. Jika penderita mengalami gangguan kolesterol tinggi maka obat penurun kolesterol bisa diberikan oleh dokter. Obat memang tidak akan menghilangkan xanthelasma tapi mencoba untuk mencegah perkembangan xanthelasma agar tidak terlalu besar.
  2. Cyrosurgery. Adalah tindakan medis yang dilakukan untuk mengecilkan atau menghilangkan xanthelasma dengan suhu dingin sehingga bisa menghancurkan xanthelasma secara perlahan.
  3. Electrodesiccation. Adalah prosedur medis untuk menghancurkan xanthelasma dengan menggunakan aliran listrik gelombang tinggi. Jaringan xanthelasma bisa langsung hilang namun masih bisa muncul ketika kolesterol tinggi.
  4. Prosedur laser. Terapi laser dilakukan dengan menggunakan jenis laser karbondioksida yang bisa menghilangkan xanthelasma secara langsung. Umumnya jaringan kulit di sekitar xanthelasma akan menjadi merah namun bisa hilang sendiri.
  5. Kauterisasi kimia. Adalah tindakan medis dengan menggunakan bahan cairan kimia khusus seperti asam dikloroasetat, asam monokloroasetat dan asam trikloroasetat. Biasanya prosedur ini lebih sering digunakan karena efek samping yang kecil dan biasanya tidak menyebabkan bekas pada kulit.
  6. Prosedur bedah. Jika ternyata xanthelasma sudah sangat parah dan tebal maka biasanya dokter melakukan prosedur bedah. Langkah ini menjadi cara yang terakhir karena bisa menyebabkan kerusakan jaringan kulit di sekitar mata dan munculnya bekas jaringan parut yang bisa mengurangi estetika wajah.

Cara Mencegah

  1. Ikuti gaya hidup sehat seperti mengurangi konsumsi makanan dengan lemak jenuh, makanan yang digoreng, makanan yang mengandung lemak jenuh hewani dan selalu memenuhi nutrisi tubuh seperti serat, vitamin, lemak sehat, mineral dan protein.
  2. Lakukan olahraga secara teratur untuk menjaga berat badan dan membakar kalori yang bisa menghindari penumpukan lemak.
  3. Hilangkan kebiasaan merokok yang berdampak buruk pada tubuh.
  4. Jika menderita kolesterol tinggi maka minum obat dan lakukan pemeriksaan secara teratur.

Itulah uraian mengenai mengenai xanthelasma seperti pengertian, penyebab, gejala, diagnosis dan perawatan. Karena penyakit ini bisa menyebabkan dampak serius untuk kesehatan tubuh selain mata maka perhatikan dan segera lakukan perawatan.

, , ,



Oleh :